Gubernur Sumut Minta Penanganan Limbah Covid-19 Diperhatikan

Gubernur Sumut Minta Penanganan Limbah Covid-19 Diperhatikan
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyapa wartawan usai memberikan keterangan pers terkait Covid-19 di Medan, Sumatera Utara, Senin (16/3/2020). (Foto: ANTARA FOTO / Septianda Perdana)
Arnold H Sianturi / LES Jumat, 3 April 2020 | 13:58 WIB

Medan, Beritasatu.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta pihak medis yang menangani pasien Covid-19 di rumah sakit supaya meningkatkan disiplin yang tinggi dalam melakukan pengobatan dan pencegahan penyebaran virus, termasuk memperhatikan masalah limbah penanganan Covid-19 tersebut.

"Sebagai ujung tombak penanganan Covid-19, pihak medis harus memiliki kedisiplinan yang tinggi. Selain melindungi diri agar tidak terjangkit, pihak medis juga diharapkan memperhatikan masalah limbah medis sehingga virus corona ini tidak menyebar dan menular ke orang lain," ujar Edy Rahmayadi, Jumat (3/4/2020).

Mantan Pangkostrad ini meyakini, pihak rumah sakit melalui tim medisnya sudah mengantisipasi masalah limbah untuk perawatan orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif corona. Limbah medis itu meliputi masker, sarung tangan, baju pelindung diri maupun lainnya.

"Limbah - limbah iti dikumpulkan dan dikemas secara tersendiri dalam sebuah wadah yang tertutup. Kemudian, limbah medis itu diangkut dan dimusnahkan di tempat pengolahan limbah B3. Untuk masyarakat, bisa menggunakan masker ulang yang bisa dicuci ulang. Masker sekali pakai sebaiknya digunting agar tidak diaalahgunakan orang lain," sebutnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com