Ada Warga Gugat Presiden, Istana Tegaskan Pemerintah Kerja Keras Tangani Corona
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ada Warga Gugat Presiden, Istana Tegaskan Pemerintah Kerja Keras Tangani Corona

Jumat, 3 April 2020 | 13:56 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / YS

Jakarta, Beritasatu.com – Adanya gugatan warga ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikarenakan lalai dalam mengantisipasi corona di Indonesia, Staf Khusus Presiden Dini Purwono menegaskan, justru pemerintah sudah bekerja keras dalam menangani virus corona atau Covid-19.

“Yang jelas pemerintah ada saat ini tengah bekerja keras untuk menangani wabah Covid-19 ini. Langkah-langkah mitigasi penyebaran sudah dilakukan, bantuan sosial juga sudah disiapkan, termasuk untuk UMKM. Kebutuhan kesehatan juga terus diupayakan,” kata Dini Purwono, Jumat (3/4/2020).

Meski demikian, ia menganggap suatu hal yang wajar bisa ada pihak yang merasa dirugikan kemudian mengajukan gugatan. Karena itu adalah hak konstitusional setiap warga negara. Dan akan ada proses pemeriksaan dan pembuktian di pengadilan hingga muncul putusan dari pengadilan terhadap gugatan tersebut.

Ia sendiri belum menerima detail gugatan tersebut, namun berdasarkan dari pemberitaan, pihak penggugat menilai Presiden Jokowi terlambat dalam mengambil tindakan terkait penanganan wabag Covid-19.

“Tapi kita tahu, bahwa urusan wabah ini adalah masuk kategori force majeure. Sesuatu yang diluar kendali manusia. Tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga negara-negara lain di dunia,” ujar Dini Purwono.

Sehingga tidak ada yang bisa tahu kapan dan bagaimana wabah corona ini akan terjadi di Indonesia atau di negara-negara lain. Bahkan kalau mau bicara kerugian, masih banyak negara-negara lain yang kondisinya lebih buruk dibanding Indonesia.

“Jadi kita harus melihat situasi ini secara objektif jangan hanya fokus kepada kepentingan diri sendiri,” tutur Dini Purwono.

Justru seharusnya, tambah Dini Purwono, sebagai warga negara yang baik, masyarakat Indonesia harus mendukung dan membantu pemerintah dalam berperang melawan virus corona. Dengan membantu menjaga penyebaran virus tidak semakin meluas.

“Jadi sebagai warga negara yang baik, harusnya mendukung dan membantu pemerintah berperang melawan wabah Covid-19. Bantu pemerintah untuk menjaga penyebaran, mengawal agar program-program pemerintah dalam hal ini terlaksana dengan baik di lapangan. Dar ipada alih-alih menambah beban gugatan di pengadilan di tengah situasi genting seperti ini,” tegas Dini Purwono.

Ironisnya, lanjut Dini Purwono, di saat Presiden Jokowi berpikir keras bagaimana bisa membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak Covid-19, namun ia malah digugat oleh pedagang UMKM.

“Ironis. Di setiap rapat terbatas berulang kali Presiden menyampaikan pesan agar UMKM dibantu ditengah situasi yang sulit karena wabah Covid-19 ini,” ungkapnya.

Seperti diketahui, gugatan terhadap Jokowi diajukan oleh Enggal Pamukty ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2020).

Gugatan yang diajukan Enggal telah teregister dengan nomor PN JKT.PST-042020DGB. Enggal mewakili kelompok pedagang eceran mengajukan gugatan class action kepada Presiden Jokowi karena menganggap orang nomor satu di Indonesia tersebut telah melakukan kelalaian fatal yang mengancam 260 juta nyawa rakyat Indonesia.

Total ada enam warga pelaku UMKM yang diwakili dalam gugatan class action. Mereka menuntut penggantian kerugian sebesar Rp 10 miliar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gubernur Minta Petugas Medis Perhatikan Penanganan Limbah Covid-19

Limbah medis itu meliputi masker, sarung tangan, alat pelindung diri (APD) dan lainnya.

NASIONAL | 3 April 2020

Gubernur Sumut Minta Penanganan Limbah Covid-19 Diperhatikan

Limbah - limbah iti dikumpulkan dan dikemas secara tersendiri dalam sebuah wadah yang tertutup. Kemudian, diangkut dan dimusnahkan di tempat pengolahan limbah.

NASIONAL | 3 April 2020

DPR Minta Presiden Prioritaskan UMKM

“Saat ini UMKM kita yang pertama kena imbas. Mereka tidak lagi hanya kesulitan memasarkan produknya, bahkan ada yang berhenti berproduksi."

NASIONAL | 3 April 2020

Presiden: Skor PISA RI Turun di Tiga Bidang Kompetensi

Penurunan skor yang paling besar ada di bidang membaca.

NASIONAL | 3 April 2020

Pemkot Medan Salurkan 1.000 Ton Beras pada 6 April

Penerima diwajibkan menunjukkan fotokopi kartu keluarga.

NASIONAL | 3 April 2020

YLBHI Tolak Pembebasan Cepat Koruptor

Seharusnya pemerintah terus berupaya memberikan efek jera kepada pelaku korupsi bukan justru memudahkan koruptor.

NASIONAL | 3 April 2020

Kesaksian Pasien Sembuh Covid-19: Miliki Keyakinan untuk Sembuh

Yang terpenting, katanya selalu berpikir positif dan punya keyakinan untuk sembuh.

NASIONAL | 3 April 2020

Firli: Usulan Kenaikan Gaji Pimpinan KPK Diajukan Agus Cs

"Jadi kalaupun ada usulan tentang hak keuangan pimpinan KPK, kami seluruh pimpinan meminta dibatalkan dan tidak dibahas."

NASIONAL | 3 April 2020

MUI Keluarkan Fatwa tentang Tidak Salat Jumat Tiga Kali Berturut-turut karena Corona

Perpanjangan dilakukan melihat penyebaran virus corona di Jakarta terus meningkat tajam. Dengan begitu, umat Muslim tidak salat Jumat 3x berturut-turut.

NASIONAL | 3 April 2020

Dampak Covid-19, Guru Besar Udayana Minta Pemerintah Putihkan Utang Jangka Pendek

Keringanan harga gas dan mempermudah masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang rendah.

NASIONAL | 3 April 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS