Pemprov DIY Fokuskan Distribusi APD ke RS Non-rujukan

Pemprov DIY Fokuskan Distribusi APD ke RS Non-rujukan
Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari pemerintah pusat sebanyak 30 koli atau setara dengan 1.500 buah dan masker surgery sebanyak 7,5 koli atau setara 7.500 buah sudah sampai ke DIY dan dibagikan kepada rumah sakit non rujukan serta Puskesman sebagai garda depan pencegahan penularan virus Corona. ( Foto: Beritasatu Photo / Fuska Sani )
Fuska Sani Evani / FER Jumat, 3 April 2020 | 23:03 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima bantuan alat pelindung diri (APD) dari pemerintah pusat sebanyak 30 koli atau setara dengan 1.500 buah dan masker surgery sebanyak 7,5 koli atau setara 7.500 buah.

Baca Juga: UKM Jateng Kebut APD, Produksi 10.000 Per Hari

Kepala BPBD DIY, Biworo Yuswantono menjelaskan, bantuan tersebut dikirim langsung dengan pesawat B-737/A-7305 dan diserahterimakan kepada Danlanud Adisutjipto Marsma (TNI) Bob Henry Panggabean didampingi Kadisops Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Feri Yunaldi Apron Baseops Lanud Adisutjipto.

Rencananya, mulai Jumat (3/4/2020) alat kesehatan tersebut mulai disalurkan melalui Dinas Kesehatan DIY ke rumah sakit (RS) non-rujukan Covid-19 dan Puskesmas yang ada di Kabupaten/Kota.

"Pendistribusian saat ini akan dilakukan ke rumah sakit non-rujukan Covid-19 dan juga puskesmas yang berada di Kabupaten/Kota," jelas Biworo Yuswantono.

Menurut Biworo, kiriman APD sebanyak 4.000 buah yang sebelumnya telah diterima oleh DIY, telah selesai didistribusikan. Sementara, kiriman kedua, akan diberikan kepada 12 RS non-rujukan dan 18 Puskesmas di Kota Yogya, 18 RS non-rujukan dan 25 Puskesmas di Sleman, 7 RS non-rujukan dan 21 Puskesmas di Kulonprogo, 4 RS non-rujukan dan 30 Puskesmas di Gunungkidul dan 13 RS non-rujukan dan 27 Puskesmas di Bantul.

Baca Juga: Sultan akan Fasilitasi Isolasi Pemudik

"Jumlah total fasilitas pelayanan kesehatan yang akan menerima alat kesehatan tersebut ada 54 RS dan 121 puskesmas. Setiap RS non-rujukan di Kabupaten/Kota akan menerima 15 APD sedangkan setiap puskesmas di Kabupaten/Kota akan menerima 10 APD,” ujarnya.

Sementara itu, Pemprov DIY baru menganggarkan Rp 26,9 miliar untuk percepatan pencegahan dan penanganan Covid-19. 
Dana tersebut merupakan re-design APBD DIY dalam rangka penanganan Covid-19.


Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, anggaran Rp 26,9 miliar tersebut termasuk belanja tidak terduga (BTT) senilai Rp 14,8 miliar.

Baca Juga: DIY Terapkan Isolasi dan Tes Kesehatan bagi Pemudik

"BTT ini sudah bisa diakses terlebih dahulu lantaran DIY sudah menetapkan status Tanggap Darurat pada 23 Maret lalu," kata Baskara Aji.

Pada tahap pertama, dikeluarkan Rp 9 miliar untuk memastikan ketersediaan disinfektan di DIY selama 2 bulan mendatang. Dana tersebut juga digunakan untuk penyediaan alat di rumah sakit.


Diketahui, dalam struktur APBD DIY 2020, target pendapatan daerah disepakati sebesar Rp 6,114 triliun sementara belanja daerah Rp 6,48 triliun.


Pendapatan Daerah tersebut terdiri Pendapatan Asli Daerah (PAD) sejumlah Rp 2,147 triliun, Dana Perimbangan Rp 2,573 triliun, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sejumlah Rp 1,392 triliun. Adapun Belanja dalam APBD 2020 dianggarkan sebesar Rp 6,480 triliun, dengan defisit sebesar Rp 366,294 miliar.



Sumber: BeritaSatu.com