Limbah Sawit, Kulit Udang, dan Kulit Kacang Jadi Hand Sanitizer
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Limbah Sawit, Kulit Udang, dan Kulit Kacang Jadi Hand Sanitizer

Minggu, 5 April 2020 | 11:33 WIB
Oleh : Heriyanto / HS

Jakarta, Beritasatu.com - Wabah virus corona (Covid-19) yang merebak seluruh dunia menyebabkan kebutuhan masker dan pembersih tangan (hand sanitizer) terus meningkat. Beberapa wilayah pun kesulitan pasokan hand sanitizer karena ketersediaannya yang sangat terbatas.

Sebenarnya ada berbagai cara memproduksi hand sanitizer dari sejumlah bahan baku seperti daun sirih, lidah buaya, alkohol, dan beberapa material tradisional lainnya. Belakangan, ada sejumlah penelitian dan memproduksi secara terbatas hand sanitizer dari berbagai limbah yang sudah dibuang.

Kajian itu dilakukan jauh sebelum hand sanitizer dibutuhkan banyak kalangan. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Kimia membuat hand sanitizer sendiri untuk keperluan internal di institusinya.
Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Agus Haryono di Jakarta, pada pertengahan Maret 2020 lalu, mengatakan pihaknya memproduksi dari formulasi senyawa alkohol, gliserin, ditambahkan ekstrak rempah pala dan cengkeh Indonesia yang sekaligus berfungsi sebagai pengharum, selain bersifat anti mikroba.

Pada Oktober 2019, pihaknya sudah melakukan uji coba produksi dari bioetanol generasi dua dengan bahan baku limbah tandan kosong kelapa sawit. Hasil bioetanol ini kemudian digunakan untuk membuat hand sanitizer. "Ternyata, bioetanol cocok dan bagus digunakan sebagai bahan baku hand sanitizer," terangnya.

Tidak hanya LIPI, sejumlah mahasiswa Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memproduksi bio hand sanitizer yang dikembangkan dari kulit udang. Melalui Program Technopreneurship, Anggun Sasmita bersama teman-teman Jurusan Kimia memproduksinya karena keterbatasan hand sanitizer akibat virus corona.

Menurut Anggun, seperti ditulis Gopos.id, bahan dasar hand sanitizer dari limbah kulit udang windu memiliki khasiat sebagai antibakteri. “Bahan dasar atau bahan utamanya adalah limbah kulit udang windu yang telah melalui beberapa tahapan (proses) kimia hingga menjadi kitosan,” ungkap Anggung, Selasa (17/3).

Anggun menjelaskan bio hand sanitizer kitosan ini telah diuji antibakterinya menggunakan bakteri e.coli dan sthapylococus aures.
Dekan FMIPA UNG yang juga pembimbing kajian itu, Prof. Astin mengungkapkan, bio hand sanitizer tersebut tergolong aman untuk digunakan karena bahan dasarnya adalah kitosan dari udang.

Sebelum diteliti UNG, pada Oktober 2018 lalu, tiga mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) juga sudah berhasil mengubah kulit udang menjadi hand sanitizer. Kajian ilmiah itu meraih juara II dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) PSP SCIPERTION (Sciencetific Paper Competition) di Universitas Hasanudin, Makassar. Mereka adalah Dwi Puspita Ria, Bunga Mega Aprilia, dan Ayi Warmia yang juga mahasiswa dari departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB.

Idenya ketika melihat hand sanitizer dari alkohol yang sudah ada namun masih memiliki kekurangan dan memiliki efek samping. Maka dibuatlah hand sanitizer liquid dari limbah kulit udang yang memiliki banyak keunggulan dibanding yang sudah ada.

“Karya tulis yang kita angkat itu mengenai kesehatan dan lingkungan. Lalu, kita mengangkat hand sanitizer liquid dari limbah kulit udang. Jika memakai kulit udang, lebih sehat dan tanpa efek samping,” kata Dwi Puspita Ria seperti ditulis Limbahnews.

Dikatakan, hand sanitizer limbah kulit udang ini ditujukan untuk masyarakat umum, namun lebih dikhususkan untuk masyarakat pesisir yang masih rendah tingkat kesehatannya. Selain itu masyarakat pesisir mudah mendapatkan bahan baku dan cara pembuatan yang relatif mudah serta aplikatif untuk skala rumah tangga.

Limbah Kulit Kacang

Selain peneliti dan mahasiswa, pelajar SMA Muhammadiyah 1 Babat (SMA MUH1BA), Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, juga mampu memproduksi hand sanitizer dari limbah kulit kacang. Adalah Kartika Merdeka Wati Mulyono, Salwa Asrofil, dan Nadhiro yang memunculkan ide kreatif membuat pembersih tangan karena melihat tumpukan limbah kulit kacang yang terbuang sia-sia.

“Kami melihat sekitaran babat, banyak limbah kulit kacang terbuang sia-sia,” kata Kartika pada Oktober 2017 lalu.

Limbah kulit kacang ternyata mengandung senyawa terpenoid, flavonoid, dan asam fenolik. Menurut Kartika, dari beberapa referensi diketahui apabila kulit kacang mengandung banyak senyawa yang memiliki aktivitas anti bakteri. Setelah tercetus membuat hand sanitizer dari kulit kacang, lalu mencari bahan pelengkap yang tak mengandung efek samping. Kulit kacang itu lalu dipadukan dengan lidah buaya, yang mengandung saponin dan kulit jeruk nipis yang mengandung minyak atsiri, yang sekaligus digunakan sebagai pewangi. Proses produksipun sangat sederhana dan tidak menggunakan mesin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Covid-19, Polri Antisipasi Rusuh dan Penjarahan

Antisipasi sejumlah kejahatan yang diprediksi terjadi selama masa pencegahan penyebaran Covid-19

NASIONAL | 5 April 2020

PSBB Berlaku, Angkutan Umum dan Kendaraan Pribadi Boleh Beroperasi

Dalam PSBB, Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 membolehkan angkutan umum dan kendaraan pribadi beroperasi.

NASIONAL | 5 April 2020

PSBB Diberlakukan, Ini 11 Bidang Usaha yang Tetap Boleh Beroperasi

Toko kebutuham pokok, bank, penyedia layananan telekomunikasi, pompa bensin, serta media cetak dan elektronik tetap boleh beroperasi selama PSBB.

NASIONAL | 5 April 2020

Satgas Virus Corona di Papua Distribusikan Rapid Test

Satgas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Provinsi Papua, sedang melakukan pendistribusian alat rapid test virus corona ke kabupaten/kota sepapua.

NASIONAL | 5 April 2020

Jumlah Pasien Virus Corona di Papua Bertambah Jadi 18

Hingga Sabtu (4/4/2020) malam terjadi penambahan dua kasus sehingga total saat ini menjadi 18 kasus positif virus corona.

NASIONAL | 5 April 2020

Ditolak Warga, Korban Virus Corona di Jatim Akan Dimakamkan di Lahan Perhutani

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan lahan untuk pasien virus corona (Covid-19( yang meninggal di lahan milik Perum Perhutani.

NASIONAL | 5 April 2020

Aplikasi WeKiddo Dukung Ujian Sekolah Online

WeKiddo mendukung ujian sekolah online sebagai alternatif pengurangan penyebaran virus corona atau Covid-19.

NASIONAL | 4 April 2020

Masyarakat Diimbau Tidak Tolak Pemakaman Korban Corona

Muhammadiyah dan NU mengajak masyarakat berempati terhadap keluarga jenazah Covid-19 dan tak menolak pemakaman jenazah yang sudah mengikuti prosedur kesehatan.

NASIONAL | 4 April 2020

Menag Dorong Percepatan Pembayaran dan Pendistribusian Zakat

Menag mendorong Badan Amil Zakat Nasional(Baznas) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk mempercepat pembayaran dan pendistribusian zakat harta ke masyarakat.

NASIONAL | 4 April 2020

Mahfud MD: Tidak Ada Pembebasan Bersyarat Napi Koruptor

Pemerintah tidak merencanakan mengubah atau merevisi PP Nomor 99/12.

NASIONAL | 4 April 2020


TAG POPULER

# Vaksinasi Covid-19


# Buruh Meninggal


# Puncak Covid-19


# STRP


# Pengusaha Sumbang Rp 2 Triliun



TERKINI

Interpol Bongkar Sindikat Global Perdagangan Manusia, 286 Tersangka Ditangkap

DUNIA | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS