Kasus Alih Fungsi Hutan, KPK Tahan Legal Manager Duta Palma Grup
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (0.01)   |   COMPOSITE 6338.51 (6.25)   |   DBX 1329.17 (0.85)   |   I-GRADE 184.48 (-0.03)   |   IDX30 515.715 (0.74)   |   IDX80 138.838 (0.01)   |   IDXBUMN20 409.612 (0.87)   |   IDXESGL 142.422 (-0.4)   |   IDXG30 145.816 (-0.46)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.59)   |   IDXQ30 147.765 (0.04)   |   IDXSMC-COM 298.595 (0.11)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-1.54)   |   IDXV30 136.758 (0.05)   |   INFOBANK15 1078.32 (-3.36)   |   Investor33 444.53 (0.3)   |   ISSI 183.756 (0.57)   |   JII 631.17 (0.3)   |   JII70 223.177 (-0.07)   |   KOMPAS100 1240.03 (-0.85)   |   LQ45 967.718 (0.17)   |   MBX 1724.61 (1.8)   |   MNC36 328.799 (-0.45)   |   PEFINDO25 328.487 (-2.68)   |   SMInfra18 313.342 (2.17)   |   SRI-KEHATI 378.358 (0.07)   |  

Kasus Alih Fungsi Hutan, KPK Tahan Legal Manager Duta Palma Grup

Minggu, 5 April 2020 | 14:09 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan menahan Suheri Terta selaku legal manager PT Duta Palma Grup. Suheri merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau tahun 2014.

"Setelah dilakukan serangkaian penyidikan, KPK melakukan penahanan pada tersangka STR (Suheri Terta) dalam dugaan korupsi alih fungsi hutan di Provinsi Riau tahun 2014 pada Kementerian Kehutanan," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Minggu (5/4/2020).

Ali mengatakan, tim penyidik menahan Suheri di Rutan Gedung KPK lama. Suheri bakal mendekam di sel tahanan setidaknya selama 20 hari ke depan. "Penahanan dilakukan untuk 20 hari ke depan terhitung sejak tanggal 5 April 2020 sampai dengan 24 April 2020. Tersangka ditahan di Rutan Cabang KPK di Gedung KPK Kavling C1," kata Ali.

Berita Acara Penahanan telah ditandatangani Suheri di Gedung KPK pada Jumat (3/5/2020) lalu. Penahanan ini dilakukan KPK setelah Suheri menjalani hukuman penjara selama setahun di Rutan Pekanbaru atas kasus kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan. Suheri yang sempat buron selama empat tahun itu mulai menjalani hukuman atas kasus kebakaran hutan pada 2019 dan hukumannya berakhir pada 5 April 2020. "Sejak Februari 2020 atas izin dari Dirjenpas penahanan dipindahkan ke Rutan KPK untuk memudahkan proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi oleh KPK," katanya.

Diketahui, KPK menetapkan anak usaha PT Duta Palma Group, PT Palma Satu sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau tahun 2014. Selain korporasi, KPK juga menetapkan pemilik PT Darmex Group/PT Duta Palma, Surya Darmadi dan Legal Manager PT Duta Palma Group, Suheri Terta. Penetapan tersangka terhadap ketiga pihak tersebut merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap alih fungsi hutan Riau yang sebelumnya menjerat Annas Maamun selaku Gubernur Riau dan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia, Gulat Medali Emas Manurung serta Wakil Bendahara DPD Partai Demokrat Riau Edison Marudut Marsadauli Siahaan. Surya Darmadi bersama-sama Suheri diduga menyuap Annas Maamun sebesar Rp 3 miliar melalui Gulat Manurung. Suap itu diberikan terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau kepada Kementerian Kehutanan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Warga Nantikan Update Pengukuran Suhu Tubuh Program 10 Rumah Aman

Aktivitas ini juga menjadi media komunikasi untuk membangkitkan semangat bergotong royong.

NASIONAL | 5 April 2020

Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia di Jayapura Dikubur Hari Ini

Pemakaman jenazah dilakukan di pekuburan Bumi Perkemahan Waena dan akan dilakukan sesuai dengan standar prosedur pemakaman terkait Covid-19.

NASIONAL | 5 April 2020

Gubernur Sumut Minta Rumah Sakit Jangan Tolak Pasien Covid-19

Pasien rujukan yang terindikasi Covid-19 harus dikomunikasikan dengan rumah sakit penerima rujukan.

NASIONAL | 5 April 2020

Gubernur Sumut Minta Masyarakat Tidak Mudik

Manfaatkan media sosial sebagai sarana bersilaturahmi kepada keluarga saat Lebaran nanti.

NASIONAL | 5 April 2020

Yasonna Laoly Lakukan Klarifikasi, 64 Koruptor Berpotensi Dibebaskan

Menteri Hukum Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly membantah bakal membebaskan narapidana kasus korupsi di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

NASIONAL | 5 April 2020

Limbah Sawit, Kulit Udang, dan Kulit Kacang Jadi Hand Sanitizer

Limbah kulit udang dan kulit kacang bisa jadi hand sanitizer.

NASIONAL | 5 April 2020

Covid-19, Polri Antisipasi Rusuh dan Penjarahan

Antisipasi sejumlah kejahatan yang diprediksi terjadi selama masa pencegahan penyebaran Covid-19

NASIONAL | 5 April 2020

PSBB Berlaku, Angkutan Umum dan Kendaraan Pribadi Boleh Beroperasi

Dalam PSBB, Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 membolehkan angkutan umum dan kendaraan pribadi beroperasi.

NASIONAL | 5 April 2020

PSBB Diberlakukan, Ini 11 Bidang Usaha yang Tetap Boleh Beroperasi

Toko kebutuham pokok, bank, penyedia layananan telekomunikasi, pompa bensin, serta media cetak dan elektronik tetap boleh beroperasi selama PSBB.

NASIONAL | 5 April 2020

Satgas Virus Corona di Papua Distribusikan Rapid Test

Satgas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Provinsi Papua, sedang melakukan pendistribusian alat rapid test virus corona ke kabupaten/kota sepapua.

NASIONAL | 5 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS