Pemprov Jateng Canangkan Gerakan 35 Juta Masker

Pemprov Jateng Canangkan Gerakan 35 Juta Masker
Ilustrasi produksi masker. ( Foto: Antara / Syaiful Arif )
Stefi Thenu / FER Senin, 6 April 2020 | 17:32 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Pemprov Jateng membuat gerakan 35 juta masker untuk Jateng. Hal itu agar semua warga Jateng wajib memakai masker untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan virus corona jenis baru atau Covid-19.

Baca Juga: Jateng Data Warga Miskin Baru

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengatakan, program 35 juta masker merupakan simbolisasi 35 kabupaten kota di Jateng serentak memproduksi masker besar-besaran.

Gerakan ini mengajak seluruh penjahit, pengusaha konveksi, balai latihan kerja, pedagang kain, dan desainer untuk membuat masker murah. Masker ini dibuat dari kain dengan desain yang beraneka ragam.

Baca Juga: Presiden: Keluar Rumah Harus Pakai Masker

"Coba kita hitung kalau membuat 35 juta masker, ekonomi Jateng akan bergerak. Berapa jumlah BLK di Jateng, jadi usaha ibu-ibu PKK, konveksi, maupun yang tidak memiliki usaha. Kita nanti akan melihat ketika keluar, semua orang memakai masker. Tapi tolong bisa ditaati, pakai masker buatan sendiri dari kain, yang N95 untuk tenaga medis," kata Ganjar usai memimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Covid-19, Senin (6/4/2020).

Gerakan ini juga untuk melawan para pedagang masker yang semena-mena menetapkan harga tinggi. Masker kain harganya lebih murah antara Rp 2.000 hingga Rp 3.000.

Baca Juga: UMKM Didorong Produksi Masker

"Apa sih prinsipnya dari aturan itu? Ya jaga jarak. Saya tambahkan, setiap masyarakat yang keluar rumah harus pakai masker, dengan cara itu maka bisa melindungi. Tolong ini dipatuhi," tegas Ganjar.

 



Sumber: BeritaSatu.com