Doni Monardo: 15 Juta Orang Gunakan Platform Kesehatan Online

Doni Monardo: 15 Juta Orang Gunakan Platform Kesehatan Online
Doni Monardo. (Foto: B1/Mohammad Defrizal)
Lenny Tristia Tambun / FER Senin, 6 April 2020 | 19:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat telah terdaftar 15 juta masyarakat yang menggunakan platform layanan kesehatan online (telemedicine). Kondisi ini menandakan, semakin banyak masyarakat yang sadar betul bahaya penularan corona sehingga mengurangi aktivitasnya di luar rumah.

Baca Juga: Masyarakat Bisa Gunakan Masker Kain

Adapun beberapa layanan startup kesehatan, yang digunakan oleh masyarakat antara lain Halodoc, Alodokter, SehatQ, Klikdokter, Yesdok, Doktersehat, Sehatpedia, dan Maudok,.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, dengan adanya 15 juta pelanggan telemedicine ini, telah sangat membantu berkurangnya jumlah pasien yang datang ke rumah sakit (RS).

"Kami juga berharap bahwa program dengan metode telemedicine bisa menjadi program prioritas nasional. Sehingga tidak banyak masyarakat yang berdatangan ke RS dengan cukup menghubungi beberapa platform yang sudah ada seperti halodoc, halodokter dan sebagainya,” kata Doni Monardo dalam telekonferensi pers usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (6/4/2020).

Baca Juga: 8.000 Spesimen Suspect Corona Negatif

Doni mengatakan, kegiatan berkonsultasi dengan dokter melalui daring (online) itu juga menjadi salah satu wujud pembatasan jarak antarindividu (physical distancing) untuk mengurangi tingkat penularan virus corona atau Covid-19.

Ditengah situasi pandemi Covid-19 ini, Doni Monardo mengharapkan warga yang sedang sakit atau mengalami gejala sakit ringan dapat berkonsultasi dulu melalui layakan kesehatan daring.

Dengan metode seperti ini, masyarakat mampu berobat secara online dan bisa mendapatkan jenis obat yang dibutuhkan sesuai dengan nasihat dokter. Termasuk juga mendapatkan saran dari dokter agar warga mampu melakukan isolasi mandiri.

Baca Juga: Begini Protokol Isolasi Mandiri

"Atas saran dan nasihat dari dokter, para warga mampu mengisolasi diri secara mandiri. Seperti halnya harus memakan makanan yang bergizi, cukup istirahat, pikirannya tidak boleh kalut, tidak boleh panik, hati harus gembira, harus optimis,” terang Doni Monardo

 



Sumber: BeritaSatu.com