Luhut Minta Pemda Tak Tutup Bandara hingga Pelabuhan

Luhut Minta Pemda Tak Tutup Bandara hingga Pelabuhan
Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Antara/Yudhi Mahatma)
Thresa Sandra Desfika / MPA Senin, 6 April 2020 | 15:20 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksana Tugas Menteri Perhubungan (Menhub) Luhut Binsar Pandjaitan meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian koordinasikan pemerintah daerah untuk tetap mendukung operasional prasarana transportasi, seperti bandara dan pelabuhan, di daerahnya masing-masing.

Permintaan tersebut disampaikan Luhut dalam surat yang diteken pada 6 April 2020. Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemhub) Adira Irawati membenarkan surat tersebut. Adita menjelaskan, maksud surat itu adalah Kemhub hendak mengajak stakeholders memastikan pergerakan logistik dan penumpang tetap berjalan sesuai protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

"Penutupan fasilitas transportasi, seperti bandara, pelabuhan, terminal, dan stasiun harus dikoordinasikan dengan pemerintah pusat agar tidak mengganggu distribusi logistik yang dibutuhkan masyarakat, dan di sisi yang lain, untuk angkutan penumpang dipastikan akan tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku sehingga dapat mencegah perluasan penyebaran Covid 19," kata Adita dalam keterangannya, Senin (6/4/2020).

Kemhub, terang Adita, mengajak stakeholders, antara lain Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), TNI, Polri, dan pemerintah daerah bersama mengawasi dan memastikan pelayanan transportasi tetap dapat berjalan dengan baik sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Adita melanjutkan, pemerintah telah melakukan peningkatan pengamanan dan pengawasan pergerakan transportasi baik untuk penumpang maupun barang. Hal tersebut dilakukan untuk menjamin lancarnya lalu lintas distribusi logistik yang masih sangat dibutuhkan masyarakat.

"Sementara, terkait dengan transportasi untuk mengangkut penumpang, Kemhub terus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudik dan akan menerapkan aturan yang ketat sesuai dengan protokol kesehatan bagi masyarakat yang tetap ingin mudik," ujar Adita.



Sumber: BeritaSatu.com