Cegah Penularan Covid-19, PSBB Batasi Mobilitas Sosial

Cegah Penularan Covid-19, PSBB Batasi Mobilitas Sosial
Ilustrasi pembatasan sosial berskala besar. ( Foto: Antara )
Ari Supriyanti Rikin / EAS Selasa, 7 April 2020 | 16:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mobilitas sosial harus dibatasi seiring diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta. Diharapkan, PSBB bisa melindungi masyarakat dan memutus rantai penularan virus Covid-19.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, Menteri Kesehatan sudah menyetujui PSBB di DKI Jakarta, ini artinya ada upaya berskala besar terkait imbauan pemerintah untuk belajar, bekerja dan beribadah dari rumah.

"Akan banyak manfaat dari PSBB. Kita cegah terjadinya berkumpulnya orang dengan alasan apapun seperti itu kesenian, budaya atau pertandingan olah raga. Harus kita pahami bersama, kita batasi mobilisasi dari setiap orang untuk memutus rantai penularan," katanya dalam telekonferensi di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Ia pun mengingatkan, penetapan untuk bekerja dari rumah masih berlaku khususnya di DKI Jakarta sampai 19 April 2020 dan untuk aparatur sipil negara hingga 21 April 2020.

Oleh karena itu, Yurianto mengingatkan agar semua elemen masyarakat mematuhi untuk tetap bekerja di rumah, menjaga jarak fisik saat berkomunikasi sosial, menggunakan masker saat keluar rumah dan menggunakan jasa kurir dan layanan online semaksimal mungkin.

Dengan diterapkannya PSBB di DKI Jakarta, ia berharap masyarakat secara bersama mematuhinya. Jika ada masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut terkait PSBB bisa mengunjungi laman Covid19.co.id, halo Kemkes di 1500567, whatapps di nomor 081133399000 dan beberapa aplikasi online serta layanan telemedis lainnya.



Sumber: BeritaSatu.com