DPR Dukung Pemanfaatan Aplikasi Cegah Pandemik Covid-19

DPR Dukung Pemanfaatan Aplikasi Cegah Pandemik Covid-19
Petugas medis saat melakukan rapid test di Unit Pelayanan Kesehatan DPR Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 6 April 2020. Rapid test yang diikuti sejumlah karyawan untuk pencegahan penyebaran virus corona atau COVID-19. ( Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono )
Markus Junianto Sihaloho / WM Selasa, 7 April 2020 | 20:31 WIB

 

 

Jakarta - Komisi I DPR mendukung pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berupa Aplikasi PeduliLindungi untuk pencegahan dan penanganan pandemik Covid-19 dengan tetap menjaga perlindungan data pribadi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal itu menjadi salah satu kesimpulan rapat kerja Komisi I DPR yang dilaksanakan secara virtual dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Selasa (7/4/2020).

"Sehubungan hal tersebut, Komisi I DPR RI mendesak Kementerian Kominfo untuk lebih meningkatkan sosialisasi pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi kepada Kementerian/Lembaga terkait untuk diteruskan kepada masyarakat," ungkap Wakil Ketua Komisi I DPR, Teuku Riefky Harsya yang memimpin rapat.

Selain itu, Komisi I DPR juga memberikan apresiasi atas langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Kementerian Kominfo terkait pengendalian informasi penanganan dan pencegahan Covid-19 sesuai tupoksi Kemkominfo.

Walau demikian, sehubungan dengan merebaknya wabah Covid-19, Komisi I DPR RI meminta Kementerian Kominfo untuk melakukan sejumlah hal. Yakni mengoptimalkan program diseminasi informasi non medis terkait penanganan Covid-19 baik offline maupun online secara masif.

"Dengan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan dengan baik dan dilakukan secara berkelanjutan dan merata ke seluruh lapisan masyarakat di Indonesia," kata Teuku.

Selanjutnya, menyampaikan informasi dari pemerintah terkait data, program, informasi yang simetris dan konsisten dengan narasi yang positif terkait penanganan Covid-19 untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Komisi I juga meminta Kementerian Kominfo mendeteksi berita hoaks dengan cepat sehingga tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat. .

"Dan memantau secara intensif kinerja layanan telekomunikasi dan internet sehingga kualitas layanan tetap terjaga dengan baik selama masa darurat Covid-19 di wilayah permukiman dan secara khusus meningkatkan layanan di wilayah tertinggal, terluar dan terdepan di seluruh Indonesia," kata Teuku.

 



Sumber: BeritaSatu.com