Masyarakat Dilarang Mudik, Traffic Seluler Diprediksi Naik 40% Saat Lebaran

Masyarakat Dilarang Mudik, Traffic Seluler Diprediksi Naik 40% Saat Lebaran
Johnny G Plate. ( Foto: Antara )
Dina Fitri Anisa / IDS Rabu, 8 April 2020 | 16:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan informatika (Kemkominfo) memprediksi bakal terjadi kenaikan traffic seluler atau lalu lintas data saat Lebaran hingga 40%. Hal itu diperkuat dengan adanya imbauan larangan mudik yang diambil pemerintah kepada masyarakat sebagai upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Saat ini kami sedang bekerja bersama-sama dengan operator seluler untuk mengantisipasi kenaikan trafik yang besar di bulan Ramadan dan hari raya Idulfitri. Kemungkinan kenaikan trafik antara 30% sampai 40%," ujar Menteri Kominfo Johnny G. Plate dalam telekonferensi, Rabu (8/4/2020).

Apabila dianalisa lebih lanjut, kenaikan tersebut meningkat 10% dari Hari Raya Lebaran saat tidak adanya wabah Covid-19. Meski begitu, Menkominfo memastikan bahwa ketersediaan bandwidth dari operator seluler masih cukup sehingga pemerintah belum memikirkan untuk menambah ketersediaan broadband atau jangkauan frekuensi di Indonesia.

"Kami juga bersama operator seluler memastikan terjaganya bandwidth yang cukup hingga saat ini Bandwidth. Kita belum ada kenaikan yang terlalu luar biasa, masih di dalam kendali dan kapasitas broadband yang tersedia," jelas Menkominfo.

Di samping meminta operator menjaga jaringan, pemerintah juga mengingatkan pada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan internet. Salah satu yang paling ditekankannya yakni tidak menyebar atau memproduksi hoax.

"Kami juga menyampaikan dan berharap pada masyarakat agar menggunakan ruang digital kita secara sehat, secara cerdas, dan secara bermanfaat," pinta Menkominfo Johnny.

Sebelumnya dalam rapat virtual dengan Komisi I DPR, Selasa (7/4/2020), Kemkominfo menyatakan peningkatan arus lalu lintas selama periode bekerja di rumah masih berada dalam kapasitas penyedia operator seluler. Adapun peningkatan selama periode ini terjadi kenaikan 5% hingga 10% dan itu pun jauh dari kenaikan lalu lintas data pada saat Lebaran tahun lalu yang mencapai 20% hingga 30%.



Sumber: BeritaSatu.com