Pemprov Jatim Matangkan Sasaran Penerima Bantuan Covid-19

Pemprov Jatim Matangkan Sasaran Penerima Bantuan Covid-19
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak. ( Foto: Beritasatu Photo / Teguh L Rahmadi )
Teguh L Rahmadi / FER Kamis, 9 April 2020 | 23:39 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim), mematangkan penanganan dampak sosial dan ekonomi masyarakat akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Apalagi kebutuhan anggaran senilai Rp2,3 triliun telah disepakati pimpinan DPRD Jatim.

Baca: Dampak Corona, Khofifah Bebaskan Biaya Sewa Rusunawa

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dan bersinergi dengan Kementerian Sosial (Kemsos) terkait warga masyarakat yang perlu mendapat bantuan yang bersifat komplementer dari Pemprov Jatim.

Pasalnya, saat ini terdapat 15,2 juta warga Jatim yang sudah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) penerima bantuan dari pemerintah pusat melalui program Bantuan Penerima Non Tunai (BPNT) sebesar Rp 150.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) perbulan.

"Informasi terbaru yang kami dapat, pemerintah pusat menambah sasaran penerima BPNT sebanyak 4,8 juta se-Indonesia. Sedangkan khusus Jatim mendapat tambahan 1,042 juta penerima," kata Emil Dardak, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (9/4/2020) malam.

Baca: Pasien Positif Corona di Jatim Melambat

Emil mengatakan, estimasi awal jumlah warga terdampak pandemi Covid-19 di Jatim mencapai 3,88 juta orang. Artinya, dari DTKS warga Jatim yang belum ter-cover program BPNT tinggal 840.000 KK (Kepala Keluarga).

"Sebanyak 840.000  KK inilah yang akan menjadi fokus sasaran program penanganan dampak sosial ekonomi yang akan di-handle Pemprov Jatim dan kabupaten/kota di Jatim," kata Emil.

Emil mengakui, warga perkotaan yang terdampak pandemi Covid-19 bebannya lebih berat dibanding warga yang tinggal di pedesaan. "Alasannya, warga di pedesaan masih memiliki akses sektor pertanian sehingga masih bisa produksi," tegasnya.

Baca: Estimasi Anggaran Penanganan Covid-19 di Jatim Rp 2,384 T

Mantan Bupati Trenggalek ini menambahkan, penentuan kriteria warga masyarakat yang akan mendapat bantuan tambahan dari Pemprov Jatim ini perlu gerak cepat karena ada keterbatasan waktu supaya segera dilaksanakan.



Sumber: BeritaSatu.com