Tangani Dampak Covid-19

Pertamina EP Asset 4 Poleng Field Bantu 20 Tempat Cuci Tangan

Pertamina EP Asset 4 Poleng Field Bantu 20 Tempat Cuci Tangan
PT Pertamina EP Asset 4 Field Poleng menyalurkan bantuan 20 unit peralatan cuci tangan portable kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Amrozi Amenan / FER Kamis, 9 April 2020 | 23:59 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - PT Pertamina EP Asset 4 Field Poleng menyalurkan bantuan 20 unit peralatan cuci tangan portable kepada masyarakat di sekitar operasinya untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran virus corona jenis baru atau Covid-19.

Poleng Field Manager, Rachmad Dwi Laksono mengatakan, dari 20 unit peralatan cuci tangan portabel itu, diantaranya 8 unit peralatan cuci tangan berukuran 350 liter di tempatkan di sekitar perusahaan. Yakni, 7 unit di wilayah Kecamatan Wonocolo, Surabaya yang ditempatkan di titik-titik keramaian yang berada di Kelurahan Jemurwonosari, Kelurahan Sidosermo, Kelurahan Bendul Merisi, dan Polsek Wonocolo. Dan satu unit peralatan cuci tangan diserahkan ke Sekopaska TNI-AL yang merupakan stakeholder perusahaan.

"Kami juga menyediakan 1 unit peralatan cuci tangan di depan kantor untuk masyarakat agar tetap bisa mencuci tangan dimanapun,” kata Rachmad, Kamis (9/4/2020).

Selanjutnya, 6 unit lainnya ditempatkan di Desa Doudo, Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Gresik serta 5 unit ditempatkan di Desa Lembung Paseser, Kecamatan Sepulu di Kabupaten Bangkalan.

"Bantuan peralatan cuci tangan ini merupakan bantuan tahap pertama, selanjutnya kami juga akan support bagi kebutuhan tenaga medis sebagai garda terdepan di wilayah Gresik dan Bangkalan seperti masker, APD, sarung tangan, dan hand sanitizer,” ungkap Rachmad.

Rahmad berharap, dengan bantuan ini masyarakat semakin sadar akan pentingnya hidup sehat yang dimulai dengan perilaku cuci tangan untuk memutus penyebaran virus Covid-19.

"Kami mengajak masyarakat melawan Covid-19 dengan melakukan pola hidup sehat, jangan stres berlebihan karena itu dapat menurunkan daya tahan tubuh, dan gunakan masker jika perlu keluar rumah,” ujarnya.

Rachmad menambahkan, dalam operasinya PEP Poleng Field tetap menerapkan secara ketat berbagai prosedur pencegahan terhadap seluruh pekerja dan mitra kerja.

"Seperti melakukan medical screening, penyemprotan disintekfan di seluruh ruang kantor dan operasional, aturan penggunaan masker di lingkungan kantor, physical distancing dengan menerapkan video conference di saat rapat, dan pengaturan mobilisasi pekerja selama masa tanggap darurat,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com