2 Lagi Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia di Kota Jayapura

2 Lagi Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia di Kota Jayapura
Pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Jayapura, Papua, meninggal dunia pada Sabtu malam, 4 April 2020. (Foto: Istimewa)
Robert Isidorus / JEM Jumat, 10 April 2020 | 14:00 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Dua pasien positif Covid-19 di Kota Jayapura, Papua, meninggal dunia Jumat (10//4/2020) dini hari sekitar pukul 3.00 WIT. 

Satu pasien jenis kelamin laki-laki  usia 78 tahun, meninggal dunia di RSUD Abepura sekitar pukul 03.00 WIT. Sementara satu pasien lainnya jenis kelamin perempuan usia 53 tahun, meninggal dunia di RS Dian Harapan Waena sekitar pukul 03.15 WIT.

Tentang meninggalnya kedua pasien tersebut, dibenarkan Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano. “Satu pasien positif meninggal di RS Abepura usia 78 tahun dan satu pasien lainnya terdata sebagai warga Kabupaten Jayapura meninggal dunia di RS Dian Harapan,” kata Benhur Tomi Mano melalui WhatsApp kepada para jurnalis di Jayapura, Jumat.

Pasien dari Kabupaten Jayapura merupakan kematian pertama pasien Covid-19 di wilayah tersebut, sementara pasien laki-laki 78 tahun merupakan pasien ketiga di Kota Jayapura yang meninggal dunia.

Secara keseluruhan di Papua, pasien Covid-19 yang meninggal dunia ada 7 orang tersebar di Kota Jayapura (3 orang), Mimika (3 orang), dan Kabupaten Jayapura (1 orang).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Khairul Lie menjelaskan, pasien yang meninggal di RS Dian Harapan merupakan warga Kabupaten Jayapura berdomisili di Pasar Lama Sentani.

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jayapura belum mengetahui riwayat pasien tersebut sehingga bisa terjangkit virus corona karena dia langsung datang ke rumah sakit untuk berobat.

‘’Kita belum tahu pasien ini masuk klaster mana, nanti masih akan ditelusuri karena pasien itu langsung ke rumah sakit untuk berobat,’’ jelasnya.

Sedangkan pasien laki laki usia 78 tahun yang meninggal dunia diduga tertular saat menghadiri pemakanan anaknya di Jakarta yang juga terinfeksi Covid-19 pada Maret  lalu.

Lie juga membantah jika pasien itu tenaga medis seperti isu yang beredar. ‘’Pasien ini penduduk biasa bukan tenaga medis, dia tinggal di Pasar Lama Sentani,’’ ujarnya.

Pemakaman kedua jenazah pasien covid-19 akan dilakukan di wilayah Kota Jayapura meskipun salah satunya bukan warga Kota Jayapura. 

 



Sumber: BeritaSatu.com