Mendagri Perintahkan Pemda Bagi Hibah dan Bansos ke Masyarakat

Mendagri Perintahkan Pemda Bagi Hibah dan Bansos ke Masyarakat
Mendagri Tito Karnavian (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Robertus Wardy / RSAT Jumat, 10 April 2020 | 15:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksikan seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk memberikan hibah atau bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat. Hibah dan Bansos diberikan terhadap masyarakat yang tidak menerima bantuan dari pemerintah pusat.

"Hibah dan Bansos diberikan selama masa pandemi wabah Covid 19 atau virus corona," kata Tito di Jakarta, Jumat B(10/4/2020).

Tito meminta agar pemberian Bansos dan Hibah harus tepat sasaran. Penyaluran harus sesuai kondisi geografis wilayah masing-masing daerah.

Mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) ini meminta para Kepala Daerah agar membuat kanal pengaduan bagi masyarakat. Kanal harus tersosialisasikan dengan baik pada masyarakat.

Tito menegaskan selama masa pandemi Covid 19, pemerintah pusat telah menyiapkan program jaring pengaman sosial (JPS). Salah satunya adalah lewat Program Keluarga Harapan (PKH). Pemerintah juga menambah jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dari 9,2 juta keluarga menjadi 10 juta keluarga. Keluarga Penerima Manfaat program Sembako (Sembilan Bahan Pokok) juga naik, dari 15,2 juta menjadi 20 juta keluarga.

Tito menambahkan bantuan lain untuk meringankan beban masyarakat adalah keringanan pembayaran listrik. Pemerintah menggratiskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan listrik 450 VA selama tiga bulan. Sementara 7 juta pelanggan listrik dengan daya 900 VA akan diberikan diskon sebesar 50 persen. Diskon listrik ini akan diberikan selama 3 bulan.

"Program JPS lainnya berupa Program Kartu Pra Kerja untuk 5,6 juta orang. Bahkan anggaran untuk program ini telah dinaikkan menjadi Rp 20 triliun. Pemerintah juga menyiapkan Rp 25 triliun untuk operasi pasar dan logistik," tutup Tito.

 



Sumber: BeritaSatu.com