85 RS Rujukan di Jatim Siap Tangani Pasien Covid-19

85 RS Rujukan di Jatim Siap Tangani Pasien Covid-19
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (10/4/2020) malam. ( Foto: Beritasatu Photo / Teguh L Rahmadi )
Teguh L Rahmadi / FER Jumat, 10 April 2020 | 23:24 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Rumah sakit (RS) rujukan untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jawa Timur (Jatim) kembali bertambah. Hingga hari ini, Jumat (10/4/2020), ada sebanyak 85 rumah sakit rujukan yang siap menangani pasien Covid-19.

Baca: Total Pasien Sembuh Covid-19 di Jatim Terus Bertambah

Penambahan RS rujukan ini turut menambah jumlah layanan tempat tidur pasien, ruang isolasi, dan juga ruang observasi pasien Covid-19.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, tambahan 10 rumah sakit yang mengajukan diri untuk menjadi rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 ini tersebar di banyak daerah.

"Sampai dengan hari ini, ada tambahan 10 rumah sakit rujukan. Jadi sekarang totalnya di Jatim ada 85 rumah sakit rujukan. Dari 85 rumah sakit rujukan ini, per hari ini ada 2.499 total ruang isolasi dan ruang observasi di rumah sakit,” jelas Khofifah.

Sebanyak 2.499 ruang isolasi rumah sakit tersebut terinci atas 61 ruang isolasi bertekanan negatif dengan ventilator. Kemudian juga sebanyak 256 ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator, lalu sebanyak 533 ruang isolasi tanpa tekanan negatif, sebanyak 699 ruang pengembangan ruang isolasi tekanan negatif, serta 950 ruang observasi.

Baca: 8 Pasien Positif Corona di Jatim Sembuh

"Dengan begitu, total kapasitas tempat tidur kita baik yang isolasi, maupun non isolasi di 85 rumah sakit rujukan kita ada sebanyak 13.957 bed," jelas Khofifah.

Dengan bertambahnya jumlah RS rujukan, secara otomatis bertambah juga jumlah tenaga medis yang siap melayani masyarakat yang mengalami gejala Covid-19.

Tak kurang, sebanyak 1.275 orang dokter umum, 191 dokter spesialis paru, 372 dokter penyakit dalam, 227 orang dokter anastesi dan 1.862 total relawan mahasiswa tenaga kesehatan siap melayani pasien Covid-19.

Mereka juga dibantu 19.400 orang perawat. Diharapkan dengan sumber daya manusia ini mampu memberikan pelayanan terbaik demi kesembuhan pasien Covid-19.

"Ketersediaan layanan rumah sakit rujukan akan menambah kekuatan kita dalam melawan Covid-19. Saya tetap berharap badai Covid-19 ini bisa segera berakhir dan masyarakat kembali hidup sehat dan aman," pungkas Khofifah.



Sumber: BeritaSatu.com