Pemprov Bengkulu Bagikan Bantuan Beras ke Warga Terdampak Covid-19

Pemprov Bengkulu Bagikan Bantuan Beras  ke Warga Terdampak Covid-19
Ilustrasi beras Bulog. (Foto: Antara / Oky Lukmansyah)
Usmin / LES Minggu, 12 April 2020 | 12:14 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Pemprov Bengkulu, mulai membagikan bantuan beras kepada warga kalangan ekonomi menengah kebawah yang terdampak langsung akibat wabah Covid-19 yang melanda daerah ini.

Setiap keluarga mendapat bantuan beras dari Pemprov Bengkulu sebanyak 10 kg. Bantuan beras ini pertama kali disalurkan Pemprov Bengkulu untuk warga Kota Bengkulu.

Bantuan beras ini secara simbolis diserahkan langsung oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah kepada perwakilan tukang ojek, nelayan, tukang sapu jalan, tukang parkir dan sopir angkot, bertempat di kawasan pertokoaan Soeprapto, Bengkulu, Minnggu (12/4/2020).

Ia mengatakan, bantuan beras ini sebagai wujud kepedulian dari pemerintah, khususnya Pemprov Bengkulu, terhadap warga masyarakat kurang mampu yang terdampak langsung dari penyebaran Covid-19 di daerah ini.

Sebab, sejak virus corona menyebar di Tanah Air, termasuk di Bengkulu berbagai usaha masyarakat jadi teranggu, sehingga secara tidak langsung pendapatan warga juga menurun. Bahkan, ada warga yang terkena PHK akibat virus korona tersebut, sehingga tidak memiliki lagi penghasilan tetap.

Menyikapi masalah ini, kata Rohidin Mersyah, Pemprov Bengkulu meberikan bantuan sosial (bansos) berupa beras kepada warga agar kebutuhan beras di rumah warga dapat teratasi dengan baik selama berlangsung wabah virus corona di Tanah Air.

Gubernur menambahkan, untuk menyalurkan bansos kepada warga terdampak corona di daerah ini, pihaknya telah menyiapkan besar sebanyak 200 ton. Beras ini sebagian besar akan dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu.

Sedangkan sebagian lagi akan dijadikan beras cadangan untuk keperluan bencana alam dan kebutuhan lainnya. "Beras ini kita titipkan di gudang Bulog Bengkulu dan jika dibutuhkan langsung kita keluarkan," ujarnya.

Terkait penyaluran bantuan beras warga di 9 kabupaten di Bengkulu, Gubernur Rohidin mengatakan, masih dikoordinasikan dengan pemkab masing-masing dalam jumlah penerima bantuan dan mekanisme penyalurannya.

"Jika data penerima bantuan sudah siap dan mekanisme menyaluran sudah diatur, maka beras bansos ini segera kita salurkan ke warga yang ada di 9 kabupaten tersebut. Soalnya jumlah bantuan beras yang akan diterima sama dengan warga Kota Bengkulu sebanyak 10 kg," ujarnya.

Untuk menangani dampak virus corona di Bengkulu, pemprov setempat tekah menyiapkan dana APBD 2020 sebesar Rp 30 miliar. Dana APBD sebanyak ini akan diperuntukan untuk kegiatan pengadaan alat medis, seperti APD, masker, rapid test dan kebutuhan alat kesehatan lainnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com