24 Anggota Jamaah Tabligh Diizinkan Tinggalkan Bengkulu Usai Jalani Isolasi
Logo BeritaSatu

24 Anggota Jamaah Tabligh Diizinkan Tinggalkan Bengkulu Usai Jalani Isolasi

Senin, 13 April 2020 | 17:03 WIB
Oleh : Usmin / JAS

Bengkulu, Beritasatu.com - Sebanyak 24 orang Jamaah Tabligh asal Provinsi Lampung yang menjalani isolasi di Masjid At Taqwa, Kota Bengkulu, diizinkan kembali ke daerahnya setelah mereka menuntaskan masa karantina selama 14 hari.

Selain itu, para anggota Jamaah Tabligh ini setelah menjalani rapid test sebanyak 2 kali hasilnya negatif Covid-19. Anggota Jamaah Tabligh ini dikarantina karena salah seorang rekan mereka meninggal akibat positif terpapar Covid-19 pada akhir Maret lalu.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada anggota Jamaah Tabligh yang telah menjalani isolasi sesuai standar operasi prosedur (SOP) dan hasilnya mereka negatif terjangkit dari virus corona," kata Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, di Bengkulu, Senin (13/4/2020).

Ia mengatakan, Pemkot Bengkulu terus berusaha untuk mencegah penyebaran virus corona di daerah ini, salah satunya melakukan isolasi bagi warga yang berinteraksi langsung dengan orang yang terpasar positif Covid-19, seperti yang dilakukan oleh anggota Jamaah Tabligh asal Lampung yang menjalani karantina di Masjid At Taqwa selama 14 hari.

"Alhamdulillah mereka semuanya sehat dan dua kali menjalani rapid test oleh Dinkes Kota Bengkulu hasilnya negatif. Jadi, mereka kita persilakan untuk kembali ke daerah asalnya di Lampung," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Susilawati mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengecekan kesehatan terhadap 24 anggota Jamaah Tabligh tersebut, saat menjalani isolasi selama 14 hari.

"Semua Jamaah Tabligh asal Lampung ini, sudah menjalani prosedur isolasi mandiri dalam pengawasan petugas Dinkes Bengkulu dan mereka juga telah menjalani rapid test sudah 2 kali dan hasilnya negatif," ujarnya.

Dengan demikian, anggota Jamaah Tabligh asal Lampung ini, kondisi kesehatan benar-benar baik dan tidak terjangkit virus corona, sehingga mereka diperkenankan kembali ke daerah asalnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tangani Covid-19, Pemprov Banten Bantu Kabupaten/Kota Rp 440 Miliar

Dana untuk bantuan khusus penanganan Covid-19 tersebut merupakan hasil pergeseran kegiatan yang telah dianggarkan pada APBD Banten 2020.

NASIONAL | 13 April 2020

Penerbangan Sepi, Aliansi Ground Handling Harapkan Insentif

Aliansi "Ground Handling" Indonesia (AGHI) mengharapkan keringanan dan insentif di tengah lesunya industri penerbangan akibat pandemi Covid-19.

NASIONAL | 13 April 2020

Miris Banyak Penolakan Pemakaman Jenazah Corona, Tenaga Medis Tangerang Pakai Pita Hitam

DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia merasa prihatin akibat banyaknya masyarakat yang menolak pemakaman akibat kasus corona.

NASIONAL | 13 April 2020

Pandemi Covid-19, Lampung Belum Ajukan PSBB

Provinsi Lampung belum mengajukan PSBB karena wilayah tersebut belum dinyatakan zona merah oleh Kementerian Kesehatan.

NASIONAL | 13 April 2020

Perangi Covid-19, Gugus Tugas Minta Masyarakat Teladani Warga Cimahi

Jokowi memuji masyarakat di Cimahi, Jawa Barat karena mereka telah melaksanakan gotong royong dalam menghadapi pandemi corona di kampungnya.

NASIONAL | 13 April 2020

Wakapolda Yogyakarta Disebut Jadi Deputi Penindakan KPK

Karyoto dikabarkan menyingkirkan Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Brigjen Rudi Setiawan dan Kadiklat Reserse Lemdiklat Polri Brigjen Agus Nugroho.

NASIONAL | 13 April 2020

Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, IRT Jadi Pengupas Bawang

Belasan ibu rumah tangga (IRT) bertahan hidup di tengah pandemi virus corona (Covid-19) dengan menjadi pengupas bawang merah.

NASIONAL | 13 April 2020

Pelni Karantina Kapal KM Lambelu

Langkah ini diambil Pelni berdasarkan hasil pemeriksaan adanya indikasi terpapar tanpa gejala pada 24 orang petugas KM Lambelu.

NASIONAL | 13 April 2020

Puluhan Ribu Desa Bentuk Tim Relawan Tanggap Covid-19

Sekitar 20.708 desa telah membentuk relawan desa lawan Covid-19. Para relawan ini bertugas untuk melakukan sosialisasi pencegahan hingga pendataan penduduk.

NASIONAL | 13 April 2020

Wali Kota Tanjungpinang Positif Covid-19

Syahrul dirawat di ruang isolasi di RSUP Kepri. Kondisi Wali Kota Tanjungpinang Syahrul relatif stabil, meski tubuhnya sudah dipasang ventilator.

NASIONAL | 13 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS