DPR: Tertibkan Pasukan yang Tak Patuh Komando
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.19)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.98)   |   DBX 1207.48 (-6.95)   |   I-GRADE 186.044 (-1.8)   |   IDX30 536.499 (-4.06)   |   IDX80 144.214 (-1.63)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.84)   |   IDXESGL 149.259 (-0.62)   |   IDXG30 145.988 (-1.78)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-3.45)   |   IDXQ30 152.642 (-1.01)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-4.87)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-7.32)   |   IDXV30 148.997 (-3.22)   |   INFOBANK15 1075.9 (-4.86)   |   Investor33 460.647 (-2.84)   |   ISSI 189.211 (-2.58)   |   JII 668.85 (-10.91)   |   JII70 234.095 (-3.95)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.11)   |   LQ45 998.257 (-9.21)   |   MBX 1767.88 (-20.12)   |   MNC36 340.661 (-2.42)   |   PEFINDO25 338.558 (0.19)   |   SMInfra18 329.085 (-4.86)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.17)   |  

DPR: Tertibkan Pasukan yang Tak Patuh Komando

Rabu, 15 April 2020 | 17:46 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota DPR Dapil Provinsi Papua, Komaruddin Watubun mendesak pimpinan TNI/Polri segera menertibkan dan mengonsolidasikan kembali penempatan pasukan yang ditugaskan di Papua agar berada di bawah satu komando pimpinannya di daerah.

Hal itu disampaikan Komarudin menanggapi dua peristiwa penembakan yang mengakibatkan tewasnya tiga anggota polisi di Mamberamo Raya, Minggu (12/4/2020 pagi), dan dua warga sipil di Timika, Senin (13/4/2020) malam.

Politikus PDI Perjuangan itu menyatakan, dirinya merasakan duka mendalam atas kejadian tersebut. Karenanya, dirinyapun mencoba melakukan penelusuran ke lapangan. Hasilnya, dia menemukan bahwa ada dugaan kuat bahwa pasukan yang diturunkan di Papua tak sepenuhnya mengikuti komando dari komandan militer maupun Kepolisian di sana.

"Karena setahu saya ada pasukan di Papua yang dikendalikan diluar kendali Pangdam dan Kapolda, sehingga menyulitkan Pangdam dan Kapolda dalam melaksanakan tugas-tugasnya," kata Komaruddin, Rabu (15/4/2020).

Dikatakan dia, saat ini Pangdam XVII Cenderawasih dan Kapolda Papua adalah putera-putera Papua. Namun ada pasukan di luar kendali Pangdam dan Kapolda sehingga menyulitkan posisi kedua komandan itu.

Karena itulah, lanjut dia, pimpinan institusi TNI dan Polri di tingkat pusat seharusnya memberikan dukungan penuh kepada Pangdam dan Kapolda Papua. Agar Pangdam dan Kapolda dapat bertindak secara terbuka dan profesional untuk mengungkapkan dua kejadian tersebut.

Komaruddin juga mengingatkan pemerintah pusat untuk serius menyelesaikan dua peristiwa ini.

“Karena, apabila masalah ini dibiarkan, dan tidak diusut tuntas, saya khawatir bisa memicu masalah politik lebih besar yang akan menyulitkan kita semua," imbuhnya.

Untuk diketahui, ada dua peristiwa penembakan yang menelan korban nyawa. Peristiwa pertama terjadi pada Minggu (12/4/2020) pagi, tatkala sejumlah anggota Polres Mamberamo Raya di Kasonaweya, terlibat bentrok dengan sejumlah oknum anggota TNI yang juga sedang bertugas di Mamberamo Raya.

Akibatnya, tiga anggota Polres Mamberamo Raya, masing-masing Briptu Marcelino Rumaikewi, Bripda Yosias Dibangga, dan Briptu Alexander Ndun, meninggal dunia. Sementara dua kolega ketiga almarhum, yaitu Bripka Alva Titaley dan Brigpol Robert Marien kini menjalani perawatan.

Peristiwa kedua, terjadi Senin (13/4/2020) malam di Timika, tepatnya di Mile 34, ketika dua pemuda yaitu Eden Armando Bebari (20) dan Ronny Wandik (23) tewas tertembak oleh aparat TNI yang tengah bertugas di kawasan tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ahmad Sahroni Soroti Tumpang Tindih Pelaksanaan PSBB

Ahmad Sahroni menilai tumpang tindih pelaksanaan PSBB antara pusat dan daerah seharusnya tidak terjadi apabila kedua melaksanakan ketentuan secara konsekuen.

NASIONAL | 15 April 2020

Bulan Ini, Produksi Beras di Purwakarta Surplus 12.000 Ton

Pemkab Purwakarta mampu mempertahankan produktivitas beras di tengah ancaman wabah virus "corona" (Covid-19).

NASIONAL | 15 April 2020

Ketua Komisi VIII: Tak Ada Dana Ibadah Haji Digunakan untuk Penanganan Covid-19

Yandri Susanto meminta agar masyarakat tak mempercayai isu dana iuran haji mereka telah digunakan oleh pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19.

NASIONAL | 15 April 2020

Pencanangan Pembangunan Bandara Kediri Dilakukan Secara Virtual

Luhut Binsar Pandjaitan meresmikan secara virtual pencanangan pembangunan Bandara Internasional Kediri di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Rabu (15/4/2020).

NASIONAL | 15 April 2020

Jadi Kepala BP2MI, Benny Rhamdani Akan Fokus Urus Kepulangan TKI Terkait Covid-19

Dilantik menjadi Kepala BP2MI Benny Rhamdani akan fokus untuk mengurus kepulangan TKI ke Indonesia terkait terjadinya pandemi global Covid-19.

NASIONAL | 15 April 2020

Fadli Zon: Saya Sudah Larang Orang Minang Mudik, Pemerintah Masih Mencla-Mencle

Sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Minangkabau, dirinya telah meminta agar orang-orang Minang di perantauan menunda mudik tahun ini, sampai situasi kondusif.

NASIONAL | 15 April 2020

Butuh 1 juta APD, Jateng Gandeng UKM dan Industri Rumahan

Sampai saat ini, baru sekitar 356.978 alat pelindung diri (APD) yang tersedia di seluruh rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di Jawa Tengah.

NASIONAL | 15 April 2020

Keppres Jokowi Permudah Gerak BNPB Tanggulangi Covid-19

Keppres Nomor 12 Tahun 2020 dinilai penting karena mempermudah gerak Badan Nasional Penanggulangan (BNPB) dalam menangani pandemi Covid-19

NASIONAL | 15 April 2020

Selama Pandemi Covid-19, Penggunaan Dana BOS Lebih Fleksibel

Mendikbud Nadiem Makarim merevisi petunjuk teknis pengunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) lebih fleksibel.

NASIONAL | 15 April 2020

Pengisian Jabatan Struktural KPK Dinilai Abaikan Aspek Integritas

KPK harus terbuka rekrut pejabat struktural di KPK.

NASIONAL | 15 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS