DIY Belum Penuhi Syarat Terapkan PSBB
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

DIY Belum Penuhi Syarat Terapkan PSBB

Jumat, 17 April 2020 | 12:39 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / JEM

Yogyakarta, Beritasatu.com - Pemerintah DI Yogyakarta dinilai belum perlu menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait penanganan pandemi Covid-19, karena beberapa indikator belum terpenuhi, salah satunya adalah transmisi lokal.

Wakil Sekertariat Gugus Tugas, penanganan Covid-19 DIY, Biwara Yuswantana mengatakan, saat ini DIY berfokus mengantisipasi mobilitas masyarakat yang kembali memenuhi tempat-tempat umum.

"Sudah mulai tampak mobilitas masyarakat karena itu fokus kami pada keramaian, PSBB belum bisa diterapkan,” katanya Kamis (16/04/2020).

Dikatakan, masyarakat sudah mulai resah dengan pembatasan sosial yang sudah berlangsung. Namun, justru satu-satunya cara untuk menekan penularan virus menjadi kacau.

Karena itu, melalui Satpol-PP, Polri, dan TNI, pihaknya mulai menyisir tempat-tempat yang biasa menjadi titik kumpul masyarakat dan membubarkan dengan cara persuasif.

Meski belum ada payung hukum untuk menindak masyarakat yang tetap keluar rumah, Pemda DIY hanya berlakukan edukasi dan penindakan di tempat, ketika menjumpai masyarakat yang masih bergerombol di tempat umum.

“Rampung tidaknya penyebaran virus corona, sangat tergantung dari kesadaran dan kesanggupan masyarakat. Itulah, makanya kami membalikan ke masyarakat, jika bertanya kapan Corona akan berakhir. Saya akan balik tanya, lah maumu kapan? Karena penekanan wabah ini tergantung kedisiplinan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, DIY belum memenuhi syarat penerapan PSBB karena belum ada data penularan corona melalui transmisi lokal secara masif. Meski begitu, Sekda mengaku belum bisa melakukan klaim bahwa tidak akan ada transmisi lokal penyebaran Covid-19 di DIY.

“Hasil lab belum semua keluar, sebetulnya transmisi lokal maupun impor, tetap harus ditangani dengan cermat, bahkan ada pasien dari luar DIY, orang datang lalu membawa sakit. Kita akan pastikan itu. Sekarang saya mengatakan tidak ada lokal transmisi, tapi besok ketika ada hasil (PDP) keluar bisa beda lagi," ujarnya.

Aji menambahkan bahwa sekarang dengan beroperasinya 3 lab yang ada di DIY, hasil positif dan negatif dari PDP sudah bisa lebih cepat.

Hal itu terpantau dengan munculnya beberapa hasil positif yang sebenarnya berasal dari PDP yang telah dirawat
Dengan penambahan kapasitas pemeriksaan, yakni selain BBTKLPP Yogyakarta yang mampu melakukan uji sampai 150 sehari, Lab Mikrobiologi UGM (RS UGM) dan RSUP Dr Sardjito sekitar 100, tetap terkendala oleh perkara teknis yakni reagen.

"Memang saat ini Reagen masih cukup. Namun reagen yang dikirim, selalu berganti sehingga membuat asal pengiriman, sehingga perlu mengkalibrasi alat dan dilakukan uji coba. Jadi tetap butuh waktu satu dua hari,”ujarnya.
Jatah Hidup

, pembagian bantuan bagi masyakarat miskin terdampak, Biwara menyatakan akan segera disalurkan akhir April.
Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan kepada 76.260 kepala keluarga (KK) yang ada di DIY dengan besaran Rp 625 ribu dalam bentuk sembako.

Sementara untuk perkembangan Covid-19 di DIY, Biwara merinci total paien dalam pengawasan (PDP) hingga saat ini mencapai 581 orang.

Untuk data orang dalam pemantauan ODP) mencapai 3.652 orang. Dari jumlah PDP yang tertera, 158 orang diantaranya jalani rawat inap, 393 rawat jalan dan selesai pengawasan.

Sedangkan 30 orang dinyatakan meninggal. Sementara yang sedang dalam proses laboratorium 244 orang negatif dengan 10 diantaranya dinyatakan meninggal.

Untuk 62 orang sudah dinyatakan positif dengan rincian 34 dalam perawatan, 22 orang sembuh dan 6 orang meninggal.
"Sementara 275 orang masih menunggu hasil lab," tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 

BERITA LAINNYA

Mahfud MD: Penasihat Saber Pungli Jadi Sasaran Pungli

Mahfud MD menuturkan, Penasihat Satgas Saber Pungli Prof Imam Prasodjo menjadi sasaran pungli saat memagari lahan miliknya

NASIONAL | 24 September 2021

KPK Ingatkan Azis Syamsuddin untuk Kooperatif

KPK mengingatkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin untuk kooperatif dan memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik terkait kasus dugaan suap penanganan perkara.

NASIONAL | 24 September 2021

BMKG Bantu Wujudkan Indonesia Jadi Poros Maritim Dunia

BMKG berkomitmen mendukung dan membantu usaha pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

NASIONAL | 24 September 2021

Wamenag: Mahasiswa Harus Jadi Katalisator dan Dinamisator Agama

Mahasiswa diharapkan bisa menjadi katalisator dan dinamisator dalam penguatan moderasi beragama.

NASIONAL | 24 September 2021

Dukung Kaum Disabilitas Berprestasi, Megawati: Kalian Harus Percaya Diri

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri meminta kelompok disabilitas percaya diri dan meraih prestasi demi mengharumkan nama bangsa.

NASIONAL | 24 September 2021

Kekompakan di DPP PDIP Saat Memberikan Apresiasi kepada Atlet Paralimpiade

PDI Perjuangan memberikan apresiasi kepada para atlet dan pengurus Paralimpiade Tokyo 2020 di Kantor DPP PDIP Perjuangan Jakarta, Jumat (24/9/2021).

NASIONAL | 24 September 2021

KPK Setor Rp 500 Juta ke Kas Negara dari Pembayaran Denda Eks Mensos Juliari

KPK menyetor uang Rp 500 juta yang merupakan pembayaran denda dari mantan Mensos, Juliari P Batubara yang divonis bersalah atas kasus suap bansos Covid-19.

NASIONAL | 24 September 2021

Kemendikbudristek: 222 Guru dan 156 Siswa Positif Covid-19

Terdapat 378 kasus aktif di satuan pendidikan yang terdiri dari 222 guru dan 156 siswa positif Covid-19.

NASIONAL | 24 September 2021

Uji Coba Aplikasi PeduliLindungi Dilakukan di Sekolah

Guna mengantisipasi sekolah menjadi klaster Covid-19, saat PTM terbatas dilakukan uji coba aplikasi PeduliLindungi.

NASIONAL | 24 September 2021

Presiden Minta Jangan Ragu Usut Mafia Tanah, Polri: Instruksi Dilaksanakan

Polri menyatakan akan menjalankan instruksi Presiden Jokowi terkait pemberantasan mafia tanah sehingga dapat memberikan kepastian hukum kepada masyarakat

NASIONAL | 24 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Langkah Satukan Organisasi Kepemudaan KNPI Diapresiasi

Langkah Satukan Organisasi Kepemudaan KNPI Diapresiasi

POLITIK | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings