50.0000 Reagen PCR dan 1 Juta APD dari Korsel Tiba di Indonesia
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

50.0000 Reagen PCR dan 1 Juta APD dari Korsel Tiba di Indonesia

Senin, 20 April 2020 | 18:58 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk percepatan penanganan wabah virus Covid-19, pemerintah mendatangkan 50.000 reagen atau pereaksi kimia polymerase chain reaction (PCR) dari Korea Selatan (Korsel). Tidak hanya itu, pemerintah juga membeli satu juta bahan baku alat pelindung diri (APD) dari Korsel. APD tersebut didistribusikan untuk dokter dan tenaga medis.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengakui salah satu kendala yang dihadapi dalam percepatan penanganan virus Covid-19 adalah sulitnya mendapatkan reagen PCR. Indonesia harus berjuang keras untuk mendapatkan reagen dari negara ginseng ini. Harus berebut dengan beberapa negara untuk mendapatkannya.

"Saat ini salah satu kendala yang sedang kita hadapi adalah rebutan reagen PCR test dari beberapa negara," kata Doni Monardo seusai mengikuti ratas bersama Presiden Joko Widodo, Senin (20/4/2020).

Namun berkat bantuan dari Kementerian BUMD, Kedutaan Besar RI di Korsel dan maskapai Garuda Indonesia, akhirnya 50.000 reagen bisa dibawa ke Indonesia dalam waktu kurang dari 24 jam.

"Sehingga kurang dari 24 jam reagen PCR yang berasal dari Korea Selatan itu bisa di Tanah Air. Semua kesulitan itu bisa diatasi berkat kerja keras dari unsur lapangan. Termasuk juga upaya-upaya yang dilakukan oleh Kedutaan Besar kita di Korea Selatan. Dan Bapak Dubes langsung mengutus satu orang tenaga stafnya untuk mengawal reagen tersebut tiba di Jakarta," jelas Doni Monardo.

Saat ini, reagen PCR tersebut sudah didistribusikan ke seluruh laboratorium di Jakarta dan beberapa provinsi lainnya.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah telah mendatangkan satu juta bahan baku APD dari Korea Selatan. Namun, nantinya Indonesia berkewajiban mengembalikan bahan baku ini dalam bentuk APD siap pakai atau produk jadi kepada negeri ginseng itu.

"Sejauh ini Gugus Tugas bersama Kementerian Kesehatan telah membeli sekitar satu juta APD yang bahan bakunya 100% berasal dari Korea Selatan. Kemudian kompensasinya kita wajib memberikan dukungan untuk mengembalikan bahan baku ini dalam bentuk produk jadi kepada Korea Selatan," terangnya.

Doni Monardo meminta keinginan Korsel tersebut dipahami. Karena tidak semua negara mampu memproduksi sendiri kebutuhan APD. Karena itu, dibutuhkan kerja sama dan kompromi dengan negara lain.

Disatu sisi pemerintah tidak ingin mengambil risiko besar kekurangan APD di dalam negeri. Tetapi di sisi lain, pemerintah juga harus melakukan timbal balik kepada negara yang sudah mendatangkan bahan baku APD untuk Indonesia.

"Oleh karenanya mohon dimaklumi bahwa tidak ada satupun negara yang mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Dibutuhkan kompromi, dibutuhkan kerja sama dan dibutuhkan sebuah kesepakatan," jelas Doni Monardo.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Minta MA Terbitkan Pedoman Pemidanaan Perkara Korupsi

Pedoman pemidanaan yang diterbitkan MA dapat menjadi standar majelis hakim dalam memutus perkara korupsi.

NASIONAL | 20 April 2020

Longgar, Aturan PSBB Diminta Lebih Ketat

Pelaksanaan PSBB dinilai belum optimal karena aturan yang diterapkan masih longgar.

NASIONAL | 20 April 2020

Pandemi Covid-19, Kemhub Sebut Larangan Mudik Menguat

Larangan untuk mudik atau pulang kampung terkait pandemi corona (Covid-19) disebut semakin menguat.

NASIONAL | 20 April 2020

PSBB di Tangerang Raya, Tim Gabungan OPD Banten Diinstruksikan Pantau Lapangan

Physical distancing sudah dilakukan dengan diberikannya tulisan dan garis batas di lantai kereta, serta pemakaian masker oleh para petugas dan penumpang.

NASIONAL | 20 April 2020

Hari Ketiga PSBB di Tangerang Raya, Warga Mulai Sadar Gunakan Masker

Gubernur Wahidin ingin memastikan bahwa petugas di stasiun melakukan penjagaan ketat untuk penerapan social distancing sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

NASIONAL | 20 April 2020

Hellofit Donasikan APD ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta

Penyerahan bantuan APD dan peralatan medis lainnya ini diterima langsung oleh Direktur Utama RSUP Dr Sardjito dr Rukmono Siswishanto.

NASIONAL | 20 April 2020

Doni Monardo Tegaskan Informasi dan Data Covid-19 Tidak Ada yang Disembunyikan

Doni Monardo mengatakan masalah keterbukaan informasi dan data Covid-19 di seluruh daerah telah disampaikan kepada publik dan tidak ada yang disembunyikan.

NASIONAL | 20 April 2020

Pandemi Covid-19, Polri Sebut Kejahatan Pencurian dengan Kekerasan Naik

Di tengah pandemi Covid-19, Polri menyatakan bahwa angka kejahatan dengan kekerasan serta kejahatan jalanan naik lebih dari 10 persen.

NASIONAL | 20 April 2020

Ini Cara Pebulutangkis Apriyani Rahayu Jalani PSBB

Selain berlatih, pebulutangkis Apriani Rahayu menghabiskan waktunya dengan bermain sepak bola dan mencuci di tengah pandemi corona.

NASIONAL | 20 April 2020

Pemkot Denpasar Gulirkan Program Duplikasi Kartu Prakerja

Pemkot Denpasar membuat program serupa kartu prakerja yang diberi nama Kartu Kerja Sewaka Guna Karya.

NASIONAL | 20 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS