Hindari Penularan Covid-19, Jateng Buat Gerakan Berbasis Desa
Logo BeritaSatu

Hindari Penularan Covid-19, Jateng Buat Gerakan Berbasis Desa

Selasa, 21 April 2020 | 13:13 WIB
Oleh : Stefi Thenu / JEM

Semarang, Beritasatu.com - Selain mengedepankan langkah-langkah preventif dan promotif, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo juga bakal melakukan gerakan berbasis desa. Langkah tersebut dinilai efektif untuk menekan angka penularan dan menaikkan jumlah pasien Covid-19 yang sembuh.

Per 21 April 2020 ini jumlah kasus Covid-19 terkonfirmasi di Jawa Tengah merupakan terbanyak kelima di Tanah Air. Terdapat 373 pasien positif, 50 di antaranya telah dinyatakan sembuh. Agar kasus penularan bisa ditekan, Menurut Ganjar, langkah utamanya adalah menerapkan langkah preventif dan promotif.

"Kalau treatment menurut saya yang paling penting itu tetap preventif, tidak bisa tidak, preventif promotif itu penting, pakai masker, dibawa ke mana mana, kemudian jaga jarak itu rumus paling utama, cuci tangan, bersih, hidup sehat itu utama, butuh kesadaran bersama," kata Ganjar, Selasa (21/4/2020).

Ganjar mengatakan, saat ini dirinya intens komunikasi dengan para pasien terkonfirmasi. Selain menanyakan bagaimana kondisinya, juga untuk menyemangati karena kalau mental dan semangatnya membaja luar biasa menurut Ganjar akan semakin mempermudah untuk sembuh.

"Langkah berikutnya tentu dari sisi kedokteran, kita meyerahkan pada tim medis pada lab-lab agar mereka bersama mencari solusi. Saya berharap ada lembaga riset apakah perguruan tinggi, meneliti betul cari semacam vaksin, jadi ada sebagian dari negara ini untuk memikirkan soal itu. sehingga respon kita bisa lebih cepat untuk menangani pasien yang ada," katanya.

Selain itu menurut Ganjar, prinsip kesembuhan sebenarnya berada pada diri sendiri. Maka itulah pentingnya pencegahan, kelompok rentan diproteksi dulu sehingga yang sehat-sehat ini persiapkan untuk melawan dia kuat. Bahkan Ganjar mengatakan akan memperketat langkah-langkah tersebut, yakni preventif dan promotif, termasuk di pedesaan.

"Kita coba merapikan lagi ketika kemarin kita mencoba imbauan pada desa, desa respon bagus, kemudian kita lihat bahwa masyarakat desa mulai paham menjaga bersama, menjaga mencatat orang keluar-masuk. Ini ikhtiar yang mucul dari literasi yang makin baik," kata Ganjar.

Namun demikian, beban kawan-kawan desa, kata Ganjar terus mengalami peningkatan dalam menangani Covid-19 ini. Maka perlu diawasi dan mesti kita bantu. Ganjar ingin ada pengawalan pada pemerintah desa agar mereka tidak dilepas sendirian.

"Kecamatan membantu, kabupaten, propinsi, perguruan tinggi, kelompok masyarakat semua bantu dong," katanya.

Kenapa desa? Menurut Ganjar, karena desa memiliki basis yang bagus. Bahkan dirinya sudah menyiapkan skenario aksi yang akan diterapkan lebih kenceng agar ada supervisi baik dan monev (monitoring dan evaluasi) baik.

Pemerintah desa hari ini, kata Ganjar, tidak hanya dihadapkan mencatat warganya yang dari luar kota l, tapi mdmenuhi kebutuhan pangan, termasuk mengantisipasi tindak kriminal yang mulai muncul.

"Ini penting, mereka mulai ronda bersama, gereget ini warming up yang baik. Harapan kita sistem pengendalian atau respon pandemi ini dengan berbasis masyarakat di desa," katanya.

Langkah Ganjar menerapkan sistem pencegahan berbasis desa tersebut diapresiasi oleh Tanto Sastroredja. Peraih doktor matematika Universitas Jacop Bremen Jerman tersebut mengatakan sistem yang sudah mengakar di desa bisa jadi jaring ampuh untuk mengamankan sisi ekonomi maupun sosial.

"Sistem-sistem yang sudah dimiliki di desa kita hidupkan dan gencarkan, lumbung pangan, gugur gunung atau gotong royong kalau perlu bisa kita terapkan sistem barter agar kehidupan masyarakat desa tetap menggeliat," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mudik Resmi Dilarang, Polri Siapkan Sekat

Kabupaten juga akan ada penyekatan seperti di Bekasi dan Karawang.

NASIONAL | 21 April 2020

Pekan Depan, Pemprov Bengkulu Salurkan Bansos ke Warga Terdampak Covid-19

Pemprov Bengkulu dan setiap kabupaten/kota mengalokasikan 5 ton beras untuk 5.000 rumah tangga sasaran yang tidak mendapat bantuan BLT dan PKH dari APBN.

NASIONAL | 21 April 2020

26 Peserta Ijtima Ulama Gowa asal Jateng Positif Covid-19, Ganjar Minta yang Lain Lapor

"Yang dari Gowa tolong lapor lewat medsos, SMS atau WA kepada RT RW lurah camat dinas rumah sakit. Agar kita bisa bantu panjenengan," kata Ganjar.

NASIONAL | 21 April 2020

PRIA 2020, Humas Kempora Raih Penghargaan Kategori Medsos

Humas Kementerian Pemuda dan Olahraga berhasil meraih penghargaan Bronze Winner pada sub-kategori media sosial di ajang PRIA 2020.

NASIONAL | 21 April 2020

Ini Alasan Presiden Larang Mudik Masyarakat

Pemerintah akan melakukan langkah-langkah antisipatif untuk mempersiapkan yang berkaitan dengan larangan mudik.

NASIONAL | 21 April 2020

Jokowi Larang Mudik

Jokowi memutuskan untuk melakukan pelarangan mudik bagi seluruh warga negara Indonesia (WNI) pada saat Ramadan maupun hari raya IdulfItri.

NASIONAL | 21 April 2020

Cegah Covid-19, Baznas Larang Antrian Saat Salurkan Bantuan

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat menegaskan lagi imbauan kepada seluruh Baznas daerah di seluruh Indonesia, baik Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk melarang pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak krisis Covid-19 dengan membuat antrian

NASIONAL | 21 April 2020

DPD Sayangkan Dana Desa Baru Cair 32 Persen

Padahal dana desa sangat dibutuhkan dalam pandemi Covid 19 seperti sekarang ini.

NASIONAL | 20 April 2020

Pemkab Gianyar Siapkan Lokasi Karantina Pekerja Migran

Langkah yang diambil Pemkab Gianyar ini merupakan antisipasi membeludaknya kedatangan PMI.

NASIONAL | 20 April 2020

Pengamat Minta Program Asimilasi Narapidana Dilanjutkan

Tindak kejahatan yang selama ini terjadi tidak bisa dikaitkan dengan pembebasan 30.000 narapidana

NASIONAL | 21 April 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS