Polda Banten Beri Teguran Simpatik kepada Pelanggar PSBB

Polda Banten  Beri Teguran Simpatik  kepada Pelanggar PSBB
Jajaran Polda Banten bersama TNI, mendirikan dapur umum di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, untuk membagikan nasi bungkus kepada warga terdampak Covid-19, Jumat (17/4/2020). (Foto: Istimewa)
Laurens Dami / EHD Rabu, 22 April 2020 | 11:11 WIB

Serang, Beritasatu.com - Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang saat ini memasuki hari kelima Rabu (22/4/2020).

Dalam evaluasi yang dilakukan Polda Banten, selama tiga hari pertama pemberlakuan PSBB di wilayah Kabupaten Tangerang yang merupakan wilayah hukum Polda Banten didapat data bahwa jumlah masyarakat yang diberi teguran simpatik berjumlah 1.190 serta jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Tangerang 122.380 unit.

Kepala Bidang Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi kepada awak media menyampaikan hasil evaluasi kegiatan PSBB di Kabupaten Tangerang selama tiga hari untuk volume kendaraan yang masuk melalui enam check point rata -rata berjumlah 40.793 unit.

“Pelanggar yang diberikan teguran simpatik karena melakukan pelanggaran terkait aturan atau ketentuan yang berlaku dalam penerapan pelaksanaan PSBB. Pelangaran yang ditemukan saat pelaksanaan PSBB yang dilakukan warga adalah, tidak memakai masker, konfigurasi jumlah dan posisi orang dalam kendaraan mobil, serta pengendara sepeda motor yang berboncengan berbeda domisili," kata Edy Sumardi, Rabu (22/4/2020).

Bagi masyarakat yang melanggar dan tidak mengindahkan aturan yang tercantum dalam pelaksanaan PSBB kata Edy Sumardi, pihaknya akan memberikan teguran atau sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada, baik itu KUHP maupun peraturan perundang-undangan yang lain. [149]

 



Sumber: BeritaSatu.com