Masyarakat Perantau di Bengkulu Diimbau Tak Mudik

Masyarakat Perantau di Bengkulu Diimbau Tak Mudik
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. (Foto: Dok Pemprov Bengkulu)
Usmin / LES Kamis, 23 April 2020 | 09:21 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Masyarakat yang ada di Bengkulu diimbau tidak mudik pada Lebaran 1441 Hijriyah mendatang tetkait wabah penyebaran Covid-19 di Tanah Air.

"Saya mengimbau warga Bengkulu tidak mudik dan cukup merayakan Idul Fitri bersama keluarga di daerah ini saja," kata Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, di Bengkulu, Rabu (22/4/2020).

Ia mengatakan warga yang tidak mudik berarti ikut membantu pemerintah dalam mengatasi penyebaran virus corona di Tanah Air. Mereka yang tidak mudik juga ikut menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari anaman terjangkit virus corona. Karena itu, pemprov mengimbau warga Bengkulu tidak mudik.

"Adik sanak yang mematuhi imbauan pemerintah tidak mudik sangat kita apresiasi karena telah ikut berpartisipasi dalam memutus mata rantai pemyebaran Covid-19 di Tanah Air, termasuk di Bengkulu," ujar Rohidin.

Batal
Sementara itu, Sumardi warga asal Jawa Timur (Jatim) mengatakan, tahun ini dia membatalkan rencanakan mudik ke Jawa karena terkait imbauan pemerintah tidak mudik terkait wabah virus corona.

"Saya dan keluarga tahun ini terpaksa membatallkan mudik dulu karena ada imbauan pemerintah agar jangan mudik guna mencegah Covid-19 ," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Sukardi (35) warga asal Solo, Jawa Tengah (Jateng) mengatakan, tahun ini dirinya sekeluarga merayakan Idul Fitri 1441Hijriyah di Bengkulu karena ada imbauan pemerintah untuk tidak mudik.

"Saya dan keluarga tahun berlebaran di Bengkulu saja karena diimbau pemerintah tidak Kebetulan kini tidak ada duit karena pendapatan usaha lagi tidak baik akibat korona, " ujar pedagang bakso ini.

Ungkapan serupa juga disampaikan Syarif (45). Warga perantau asal Padang, Sumbar ini mengatakan, tahun ini terpaksa membatalkan mudik ke kampung karena virus corona.

Sebagai warga negara yang baik kita mematuhi imbauan pemerintah agar tidak mudik pada lebaran sebagai salah satu upayan menekan penyebaran Covid-19. Sebab, dengan tidak mudik bukan hanya menyelamatkan diri sendiri tapi juga keluarga.

Padahal, katanya tahun ini berencana mudik ke Padang, tapi ada imbauan pemerintah agar tidak mudik untuk menghindari terjangkit wabah virus corona. Dengan demikian, ia terpaksa membatalkan rencana tersebut. "Jika wabah corona sudah redah baru kita mudik ke kampung di Padang," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com