Walau Apresiasi Rencana Trump Bantu Ventilator, PAN Minta Indonesia Tetap Cari ke Produsen Lain

Walau Apresiasi Rencana Trump Bantu Ventilator, PAN Minta Indonesia Tetap Cari ke Produsen Lain
Politisi PAN, Saleh Partaonan Daulay. (Foto: PAN)
Markus Junianto Sihaloho / JAS Minggu, 26 April 2020 | 13:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay, menyatakan pihaknya sangat mengapresiasi tawaran bantuan ventilator yang dijanjikan Presiden AS Donald Trump buat Indonesia.

Hanya saja, disadari sepenuhnya bahwa AS juga masih membutuhkan peralatan itu. Maka Indonesia tak perlu ragu untuk membeli dari negara lain demi secepatnya memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Menurut Saleh, perlu diperhatikan dan dicermati bahwa AS sendiri sangat memerlukan ventilator di negaranya. Sebab sampai saat ini, John Hopkins University melaporkan bahwa penyebaran virus corona di AS sudah mencapai 938.154 orang. Sementara itu, korban meninggal sudah mencapai 53.755 orang atau seperempat dari total jumlah meninggal di seluruh dunia.

“Amerika saat ini menghadapi persoalan serius dengan virus corona. Ada banyak masalah yang perlu diselesaikan dan menjadi skala prioritas yang harus mereka tangani. Tentu salah satunya adalah soal pengadaan alat kesehatan dan salah satu yang sangat penting adalah ventilator," kata Saleh, Minggu (26/4/2020).

Pada awal April, kata Saleh, Presiden Trump meminta enam perusahaan besar untuk memproduksi ventilator. Keenam perusahaan itu adalah General Electric Co, Hill-Rom Holdings Inc, Medtronic Plc, Resmed Inc, Royal Philips NV, dan Vyaire Medical Inc.

Walau demikian, Saleh membaca bahwa beberapa waktu lalu, Presiden Trump sempat mengkritik manager salah satu produsen yang dinilainya sangat lambat memproduksi ventilator. Selain itu, produksinya di bawah dari jumlah yang dipesan.

Dalam konteks situasi demikian, Saleh mengatakan tak masalah bila Indonesia meminta bantuan AS. Namun berdasarkan gambaran di atas, Indonesia tidak boleh berhenti dengan hanya berharap kepada AS.

"Sebaiknya, Indonesia juga berupaya untuk mencari ventilator dari negara lain. Sebab, sampai hari ini, banyak negara yang membutuhkan dan sedang mencari ventilator," tandasnya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan bahwa dia telah bicara dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta bantuan ventilator atau mesin pernapasan untuk pasien Covid-19 di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Trump melalui akun Twitter resminya, @realDonaldTrump.

“Baru saja bicara dengan teman saya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. [Dia] minta ventilator, yang akan kami sediakan. Kerja sama bagus di antara kami!” tulis Trump Jumat (24/4/2020) malam WIB.



Sumber: BeritaSatu.com