KPAI:Beri Pelatihan PJJ untuk Guru Selama Pandemi Covid-19

KPAI:Beri Pelatihan PJJ untuk Guru Selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi guru mengajar. (Foto: ANTARA FOTO)
Maria Fatima Bona / EAS Selasa, 28 April 2020 | 23:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisioner KPAI bidang Pendidikan, Retno Listyarti, memberikan masukan agar pemerintah daerah (Pemda) melakukan pelatihan guru demi tercapainya proses pendidikan jarak jauh (PJJ) yang bermakna dan berorientasi kepada siswa.

Pelatihan dapat berbasis komunitas guru seperti musyawarah guru mata pelajaran (MGMP), kelompok kerja guru, organisasi profesi, komunitas guru termasuk partisipasi dari swasta.

Selain itu, KPAI mendorong para guru, kepala sekolah, pengawas, dan dinas pendidikan daerah agar mengutamakan kualitas proses pembelajaran, ketimbang mengejar ketercapaian kurikulum. Pasalnya, pada situasi darurat ini guru dan kepala sekolah jangan berorientasi untuk mengejar ketuntasan materi pelajaran atau kompetensi dasar di Semester II ini.

“Fleksibel dan kelonggaran dalam standar proses dan standar peniliaian mutlak diberikan kepada guru. Tidak hanya meringankan beban siswa dan orang tua, tetapi juga membantu guru mengurangi beban administrasi pembelajaran,” ujar Retno.

Retno menyebutkan, Pemda juga harus memetakan daerah dan/atau orang tua siswa mana saja yang tidak memiliki akses penuh terhadap gawai/laptop/komputer/kuota internet, termasuk daerah yang belum terlayani aliran listrik.

"Keluarga yang tidak mampu diberikan akses mendapatkan pendidikan dalam masa PJJ. Kami mengapresiasi kebijakan realokasi dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk menyubsidi guru dan siswa tak mampu,” ujarnya.

Untuk itu, Retno kembali menuturkan untuk mengisi kekosongan pembelajaran enam bulan ke depan bisa diisi dengan kegiatan-kegiatan edukatif. Maka, sangat diperlukan adanya kurikulum darurat khususnya untuk Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen).

"Kurikulum ini berfungsi untuk mengantisipasi pada semua situasi darurat yang akan datang di jangka pendek dan panjang,” kata Retno. 

Sebelumnya, KPAI juga sempat mendesak pemerintah untuk segera membuat kurikulum darurat selama pandemi Covid-19. Sebab, selama satu bulan pelaksanaan PJJ, banyak guru, siswa, dan orang tua yang mengeluh. 



Sumber: BeritaSatu.com