LSI Denny JA: 99% Kasus Covid-19 Tuntas Sebelum Vaksin Ditemukan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

LSI Denny JA: 99% Kasus Covid-19 Tuntas Sebelum Vaksin Ditemukan

Rabu, 29 April 2020 | 19:14 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Jakarta, Beritasatu.com – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyimpulkan, 99 persen kasus Covid-19 selesai sebelum vaksin untuk virus itu ditemukan. Pada Juli hingga September 2020 adalah rentang waktu di mana virus corona tidak lagi menjadi masalah bagi dunia.

Di era itu, yang terpapar virus corona tentu tetap ada. Namun, jumlah kasus baru terpapar grafiknya menurun signifikan. Puncak pandemik sudah dilewati.

Itu merupakan salah satu dari tiga kesimpulan yang diambil LSI Denny JA setelah mengolah data dunia yang ada plus referensi riset lain.

Dalam keterangan tertulis yang diterima SP, Rabu (29/4/2020) disebutkan, kesimpulan kedua, Indonesia termasuk negara menengah (Kategori B) dari sisi kecepatan menyelesaikan kasus Covid-19 untuk mencapai level 99 persen tuntas. Tercapainya level 99 persen itu untuk kasus Indonesia diperkirakan pada Juni 2020.

Tentu ini dengan asumsi aneka protokol kesehatan yang digariskan WHO dan Pemerintah RI dipatuhi. Antara lain social distancing, work from home, larangan mudik, dan sebagainya.

Kesimpulan ketiga, 100 persen Indonesia dan dunia bebas dari virus corona ketika vaksin atas virus itu ditemukan. Rentang waktu penemuan virus sekitar Mei hingga Juli 2021.

“Ketika vaksin ditemukan, virus corona berubah efeknya hanya seperti penyakit biasa yang tak lagi mematikan,” demikian LSI Denny JA.

Berbeda dengan umumnya riset LSI Denny JA, riset kali ini bertujuan mengolah data sekunder. Ia bukan survei opini publik. Yang digali bukanlah persepsi publik atas Covid-19.

Kali ini riset ingin membaca tren data dunia dan Indonesia atas kasus Covid-19. Riset ini ingin menjawab apakah dan kapankah puncak pandemik terlampaui. Bisakah kita prediksi kapan pandemik berakhir? Kesimpulan untuk pertanyaan itu diolah LSI Denny JA dari tiga sumber data dan informasi yakni Worldometer data dunia Covid-19, Singapore University of Technology and Design, serta berbagai hasil riset lainnya

Disebutkan, ditemukannya vaksin kekebalan untuk virus corona adalah satu-satunya penjamin virus corona bisa ditangani.

Ketika vaksin ditemukan, virus corona hanya menjadi flu biasa yang tak lagi mematikan. Namun sebelum vaksin ditemukan berbagai protokol kesehatan diberlakukan dibanyak negara. Antara lain menjaga jarak fisik (social distancing, physical distancing), lock-down wilayah dengan segala istilah yang berbeda, work form home, online learning, penggunaan masker, sesering mungkin mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer), dan sebagainya

Data dari worldometer menunjukkan, protokol kesehatan itu efektif bekerja untuk rata rata dunia. Sebelumnya, penambahan kasus baru yang terpapar grafiknya menanjak signifikan. Tapi sejak 1 April 2020, penambahan kasus baru terpapar mulai menunjukkan grafik yang landai.

Riset ini menyertakan kasus empat negara: Jerman, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru. Terbaca di grafik itu, betapa kasus baru harian yang terpapar menurun secara signifikan. Pada empat negara itu, grafik menunjukkan puncak pandemik sudah terlampaui.

Singapore University of Technology and design mengembangkan model prediksi lebih jauh. Tren data dunia itu dibaca dengan menggunakan artificial inteligence. Dari berbagai negara dunia, model itu menyimpulkan 99 persen kasus dunia selesai di pada Agustus 2020.

Memperkaya riset Singapore University dengan aneka prediksi yang dikembangkan banyak lembaga, LSI Denny JA lebih menyimpulkan rentang waktu Juli-September 2020 sebagai rentang waktu selesainya 99 persen kasus Covid-19.

Kesimpulan ini katakanlah prediksi yang lebih aman karena menggunakan plus minus satu bulan sebagai margin of error dibandingkan yang dinyatakan Singapore University.

Berdasarkan data Singapore University pula, dalam menangani Covid-19 untuk mencapai tuntas 99 persen, LSI Denny JA membagi tiga kategori.

Kategori A (penanganan cepat), Kategori B (penanganan menengah), dan Kategori C (penanganan lambat). Disebut cepat jika 99 persen tuntas itu terjadi paling telat di akhir Mei 2020. Disebut sedang jika 99 persen tuntas Juni 2020. Disebut lambat jika 99 persen tuntas terjadi setelah Juni 2020.

Indonesia termasuk negara kategori B: menangani virus corona dengan kecepatan menengah. Diprediksi Juni 2020, virus corona tak lagi menjadi isu besar. Kehidupan hampir normal kembali, walau social distancing tetap harus dijaga karena vaksin belum ditemukan.

Bersama Indoenesia dalam kategori B (kecepatan menengah) adalah antara lain seperti Singapura, India, Kanada, Iran, dan Denmark

Negara kategori A (Penanganan Cepat) antara lain Tiongkok, Korea Selatan, Jerman, Inggris, Malaysia, dan Amerika Serikat. Negara ini tergolong paling cepat di dunia, di luar Tiongkok yang menuntaskan Covid-19 sebesar 99 persen.

Negara Kategori C (Penanganan Lambat) antara lain negara Kolumbia, Bahrain, Argentina, dan Qatar.

"Kategori cepat lambat itu tak seluruhnya berarti tingkat kemampuan negara menangani virus corona. Ia juga ditentukan oleh lebih awal atau lebih belakangan virus corona menyebar ke negara itu," demikian LSI Denny JA.

Disebutkan, yang dimaksud dengan 99 persen tuntas adalah situasi di mana penambahan kasus baru hari per hari menunjukkan grafik yang konsisten menurun. Tidak berarti tak ada lagi korban baru yang terpapar virus. Namun, jumlahnya dilihat dari grafik sudah sangat menurun. Klaim 100 persen virus corona dianggap tuntas hanya dilakukan ketika vaksin ditemukan.

University of Singapore memprediksi 100 persen tercapai pada Desember 2020. Hanya dua negara yang 100 persen tuntas pada Februari hingga April 2021. Namun, prediksi itu dilakukan semata berdasarkan proyeksi data.

Berbeda dengan Univesity of Singapore, LSI Denny JA mendasarkan 100 persen tuntas itu pada penemuan vaksin. Khusus 100 persen tuntas itu tidak dikembangkan dari model proyeksi data.

LSI Denny JA mengelaborasi banyak negara dan perusahan besar yang berlomba menemukan vaksin untuk Covid-19. Diprediksi vaksin pertama yang bisa dipakai luas terjadi sekitar Mei- Juli 2021. Saat itulah 100 persen virus corona tidak menjadi masalah bagi manusia.

Walau prediksi yang dibuat LSI Denny JA berdasarkan metode ilmiah yang bisa dipertanggung jawabkan, namun model itu dibangun dengan aneka asumsi. Dengan sendirinya jika asumsi itu dilanggar, prediksi tak terjadi.

Asumsi yang utama adalah protokol kesehatan yang ditetapkan WHO, aneka pemerintahan, termasuk pemerintah Indonesia, dipatuhi. Protokol kesehatan itu antara lain social distancing, physical distancing, menggunakan masker, mencuci tangan, dan lain sebagainya. Asumsi lain, vaksin ditemukan pertengahan tahun depan jika kecepatan penelitian labolatorium sama seperti yang sekarang terjadi.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemparekraf Pastikan Relokasi Anggaran Terkait Covid-19 Tepat Sasaran

Berbagai program untuk terus merangsang kreativitas dan pengembangan produk yang berkaitan dengan sektor pariwisata juga terus digerakan oleh Kemparekraf.

NASIONAL | 29 April 2020

Jasa Marga Siapkan Tiga Check Point di Ruas Pandaan-Malang

Jasa Marga menyiapkan tiga lokasi check point di Malang Raya yang berhubungan dengan lalu lintas Jalan Tol Pandaan-Malang.

NASIONAL | 29 April 2020

Ombudsman Buka Posko Pengaduan Daring Covid-19

Ombudsman membuka posko pengaduan daring bagi masyarakat terdampak bencana nasional Covid-19 melalui tautan bit.ly/covid19ombudsman.

NASIONAL | 29 April 2020

Pemprov Jateng Atur Jarak Penumpang di Angkutan Umum

Ganjar berharap masyarakat tidak ngeyel (protes) dan langsung menyesuaikan diri.

NASIONAL | 29 April 2020

Ombudsman Buka Posko Aduan Pelayanan Penanganan Covid-19

Ombudsman Republik Indonesia membuka posko pengaduan bagi publik yang ingin mengadukan pelayanan publik terkait dengan penanganan Covid-19.

NASIONAL | 29 April 2020

JK Paparkan Langkah PMI Tangani Covid-19

Dalam menangani Covid-19 di Indonesia, PMI fokus pada 3 hal yakni edukasi pencegahan, mitigasi untuk mengurangi dampak, dan dukungan sosial kesehatan.

NASIONAL | 29 April 2020

Polri: Tidak Ada Penimbunan Stok Pangan

Mabes Polri menegaskan bahwa tidak terjadi penimbunan selama masa pandemi virus corona dan bulan Ramadan 1441 Hijriah.

NASIONAL | 29 April 2020

Zoom Dianggap Rawan, Polri Pakai Vicon Internal

Polri tidak menggunakan aplikasi Zoom dalam rapat jarak jauh mereka, tetapi memakai aplikasi internal yang kualitas dan kerahasiaannya terjamin.

NASIONAL | 29 April 2020

Puluhan Kendaraan Angkut Pemudik di Bengkulu Diperintahkan Putar Balik

Puluhan kendaraan pemudik dari Bengkulu tujuan ke beberapa kota di Jawa diminta petugas kepolisian putar balik ke daerah asal, terkait larangan mudik.

NASIONAL | 29 April 2020

Mendag Agus Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto memastikan harga-harga bahan pokok stabil dan terkendali.

NASIONAL | 29 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS