Polda Banten Distribusikan Insentif untuk 350 Tukang Becak

Polda Banten Distribusikan Insentif untuk 350 Tukang Becak
Sebanyak 350 anggota paguyuban tukang becak di Kota Serang, menerima bantuan insentif Program Keselamatan 2020 dari Polda Banten. Insentif tersebut sebesar Rp 600.000 per bulan, yang diberikan selama tiga bulan. Tampak pada gambar seorang tukang becak menerima buku rekening BRI dari Polda Banten, Kamis, 30 April 2020. (Foto: Istimewa)
Laurens Dami / JEM Kamis, 30 April 2020 | 15:58 WIB

Serang, Beritasatu.com - Polda Banten melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) yang dipimpin Kasubbid Kamsel Ditlantas Polda Banten Kompol Juaningsih, membagikan buku rekening tabungan BRI kepada 350 tukang becak penerima insentif Korlantas Polri dalam Program Keselamatan 2020.

Penerima bantuan dari Program Keselamatan 2020 yaitu mitra lalu lintas yang memiliki dampak ekonomi yang drastis akibat Covid-19 ini, seperti pengemudi bus, taksi, truk, angkot, ojek konvensional, andong, becak, kernet, bajaj atau bemo.

Kapolda Banten Irjen Pol Agung Sabar Santoso melalui Direktur Lalu Lintas Polda Banten Kombes Pol Wibowo kepada awak media menyampaikan bahwa program keselamatan ini merupakan program dari Korlantas Polri yang bekerjasama dengan Bank BRI untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat khususnya yang terdampak Covid-19

"Sebanyak 350 orang dari paguyuban tukang becak di wilayah Kota Serang yang telah diberikan bantuan sosial berupa uang sebesar Rp 600.000 setiap bulan per orang melalui buku rekening tabungan Britama, selama tiga bulan ke depan terhitung bulan April, Mei dan Juni," ujarnya di Serang, Kamis (30/4/2020).

Selain bantuan sosial, lanjut Wibowo, penerima insentif juga akan diberikan pelatihan untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

"Kegiatan pelatihan itu akan berlangsung selama tiga bulan dengan memberikan materi yang berbeda-beda. Dalam pelaksanaannya dilakukan berdasarkan imbauan aspek pencegahan Covid-19 seperti jaga jarak aman dan membatasi peserta setiap pelatihan," ujarnya.

Wibowo berharap semoga program ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta bisa membantu meringankan beban masyarakat yang khususnya terdampak Covid-19.



Sumber: BeritaSatu.com