Mutasi Polri, IPW Ingatkan agar Polri Benar-benar jadi Prometer
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Mutasi Polri, IPW Ingatkan agar Polri Benar-benar jadi Prometer

Jumat, 1 Mei 2020 | 16:20 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Mutasi besar-besaran yang dilakukan Polri adalah hal biasa untuk penyegaran organisasi di kepolisian. Namun menurut Indonesia Police Watch (IPW), mutasi kali ini ada tiga gerbong besar yang bergerak, yakni naiknya orangnya Jokowi menjadi Kapolda Jawa Tengah, naiknya orang-orang Idham Azis di antaranya menjadi Kapolda Kalimantan Tengah dan Kapolda Jawa Timur, serta naiknya orang Budi Gunawan menjadi jenderal bintang tiga

Hal itu diungkapkan Ketua Presidium IPW Neta S Pane kepada Beritasatu.com, Jumat (1/5/2020) sore.

Menurut Neta, naiknya orangnya Jokowi menjadi Kapolda Jateng ini cukup fenomenal bagi dinamika Polri. Sebab yang bersangkutan bukanlah alumni akademi kepolisian (Akpol). Jika melihat cepatnya karir mereka melesat setelah menjadi panitia pengamanan pernikahan putri Jokowi di Solo Jawa Tengah, sepertinya yang bersangkutan dipersiapkan Jokowi untuk menjadi calon Kapolri ke depan.

“Bisa jadi akan dipersiapkan menggantikan Idham Azis,” ujar Neta.

Sebab dari mutasi besar kali ini yang paling fenomenal dalam penilaian IPW adalah naiknya Wakapolda Jateng menjadi Kapolda. Sekaligus hal ini menandai untuk pertama kalinya figur non Akpol tampil menjadi Kapolda Jateng.

Fenomena lain adalah naiknya mantan ajudan Presiden SBY menjadi jenderal bintang tiga dan menjabat posisi strategis, yakni Kabaintelkam. Biasanya posisi Kabaintelkam selama ini dipegang oleh figur yang dekat dengan kekuasaan karena menyangkut kemampuan analisa keamanan dan cipta kondisi bagi situasi Kamtibmas dan kelanggengan kekuasaan.

IPW belum mendapat info A, kenapa mantan ajudan Presiden SBY bisa tampil menjadi Kabaintelkam Polri di era Presiden Jokowi.

Fenomena yang tak kalah menarik adalah digesernya Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan ke posisi Wakil Kepala Pendidikan Latihan (Wakalemdikpol). Padahal di masa Pilpres 2019, Jatim sangat aman dan kondusif serta memberikan suara kemenangan yang signifikan bagi kemenangan Jokowi dalam perolehan suara. Jadi pertanyaan kenapa Kapolda Jatim tergeser ke Wakalemdikpol, sementara ada Kapolda yang "tidak berdarah-darah" di Pllpres 2019 dinaikkan jadi bintang tiga.

“Fenomena ini sangat ironis, jika dilihat lagi bahwa Pangdam Brawijaya belum lama ini naik posisi menjadi jenderal bintang tiga,” tuturnya.

Mutasi kali ini juga membawa sejumlah teman-teman satu Angkatan Akpol dengan Idham Azis bergeser ke tempat strategis. Begitu juga beberapa alumni Densus 88 bergeser ke tempat strategis. Di sisi lain ada beberapa orangnya Tito Karnavian tergeser, dan ada yang masih bertahan di posisi strategis.

IPW hanya mengingatkan mutasi ini harus bisa menjadikan Polri benar-benar promoter, karena tantangan Polri ke depan makin berat.

Dampak pandemi Covid 19 telah membuat banyak pihak terpuruk ekonominya, ancaman PHK di depan mata, berbagai industri makin terkapar, dan kesulitan ekonomi makin parah jika wabah Covid 19 tidak berkesudahan. Artinya, ke depan Polri tidak sekadar menghadapi tingkah pola para kriminal tapi ancaman konflik sosial sebagai dampak pamdemi Covid 19, patut dicermati.

Apalagi menurut Neta saat ini sudah ada pihak yg menamakan dirinya Anarko yang memprovokasi massa untuk membuat kerusuhan. Sehingga intelijen kepolisian dituntut bekerja keras untuk melakukan antisipasi dan deteksi dini.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gunakan Kapal Perang, Pemprov Jatim Kirim 4.000 Sembako ke Pulau Kecil Madura

Bantuan Pemprov Jatim dikirimkan dengan menggunakan Kapal Perang KRI Teluk Ende-517 yang diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

NASIONAL | 1 Mei 2020

Pengamat: Larang Mudik Saat Pandemi sebagai Bentuk Kehadiran Negara

Masyarakat harus diberikan informasi dan data yang benar dan akurat terkait pandemi Covid-19 agar memahami mengapa mudik dilarang dan mengapa PSBB dilakukan.

NASIONAL | 1 Mei 2020

Sumut Miniatur Nusantara, RE Nainggolan Ingatkan Masyarakat Jangan Mau Diprovokasi

"Wajah Sumut yang sejuk harus kita pertahankan sampai kapan pun," kata RE Nainggolan.

NASIONAL | 1 Mei 2020

12.000 Warga Bengkulu Ikut Program Kartu Prakerja

Warga Bengkulu yang mendaftar dan lulus sebagai peserta program kartu prakerja berasal dari berbagai kalangan.

NASIONAL | 1 Mei 2020

Lewati Jalur Tidak Resmi dari Malaysia, 372 Orang TKI Diamankan

Para TKI tersebut kembali ke Indonesia dari Malaysia melalui jalur tidak resmi dengan tujuan pelabuhan tikus di Tanjung Balai Asahan dan lainnya.

NASIONAL | 1 Mei 2020

Peringati May Day, Polda Bengkulu Bagikan 500 Paket Sembako kepada Buruh

Polda Bengkul bagi sembako kepada buruh peringati May Day.

NASIONAL | 1 Mei 2020

55.000 Buruh di Jateng Kena PHK

Ganjar meminta agar pihak perusahaan untuk tetap memberi perhatian kepada para buruhnya.

NASIONAL | 1 Mei 2020

Kualitas Investasi Rendah, DPR: Sebenarnya Hendak Dibenahi Lewat RUU Cipta Kerja

RUU Ciptaker perbaiki kualitas investasi Indonesia.

NASIONAL | 1 Mei 2020

Pemerintah Diminta Permudah Seleksi Kartu Prakerja

Seharusnya penetapan dilakukan sesuai Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

NASIONAL | 1 Mei 2020

Peringati May Day, Puluhan Buruh Demo di Medan

Selain menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja, para buruh juga meminta pemerintah menghapus upah minimum kabupaten/kota dan menetapkan upah minimum provinsi.

NASIONAL | 1 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS