Pemkot Surabaya Bantah Terlambat Merespons Covid-19 di PR HM Sampoena
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemkot Surabaya Bantah Terlambat Merespons Covid-19 di PR HM Sampoena

Minggu, 3 Mei 2020 | 18:34 WIB
Oleh : Aries Sudiono / EHD

Surabaya, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membantah pernyataan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa yang menilai penanganan Covid-19 di pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk., di kawasan Rungkut Industri, Kota Surabaya sebagai lambat, kendati pihak perusahaan sudah melaporkan ke Pemkot per tanggal 16 April 2020.

Namun menurut Khofifah, laporan dari perusahaan itu ke Pemkot Surabaya baru sampai ke Pemprov Jatim, 27 April 2020 setelah pihak manajemen perusahaan menutup kegiatan pabrik.

“Itu (pernyataan Khofifah) sebagai tidak benar. Sebab, kasus Covid-19 di pabrik rokok tersebut justru diketahui kali pertama oleh Tim Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Surabaya. Langsung ditangani dan kemudian dteruskan dengan penelusuran (tracing). Jadi diketahuinya di pabrik rokok itu ada Covid-19 setelah kita melakukan rapid test,” ujar Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser yang dihubungi, Minggu (3/5/2020).

Menurut dia, Pemkot Surabaya selalu serius dan cepat dalam mendapatkan informasi terkait penyebaran Covid-19, terlebih kasus Covid-19 yang melanda karyawan PT HM Sampoerna Tbk, Rungkut Surabaya.

“Pemerintah kota tidak pernah terlambat. Karenanya, tudingan Ibu Gubenur Jatim, yang menyatakan Pemkot Surabaya terlambat melakukan penanganan sebagai tidak benar,” ujar M Fikser.

Ia kemudian menceriterakan, awal mulanya pada tanggal 2 April ada pekerja pabrik rokok itu sakit dan berobat ke klinik perusahaan. Pada 9 April 2020 pasien dirujuk di rumah sakit karena penyakitnya tidak kunjung sembuh.

Pada tanggal 13 April pasien melakukan pemeriksaan test swab di rumah sakit yang berbeda di Surabaya. Sejak saat itu Pemkot Surabaya mulai melakukan tracing, dengan penyelidikan epidemologi di setiap rumah sakit.

Bahkan setiap hari, petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya melakukan pendataan dan pemantauan di setiap rumah sakit terkait perkembangan pasien Covid-19.

“Begitu kita ketahui, tanggal 16 April 2020, Dinkes Pemkot Surabaya memanggil manajemen PR HM Sampoerna. Jadi bukan perusahan yang melapor, tapi kami yang memanggil. Kita yang menemukan,” tandas M Fikser sambil menambahkan, bahwa dari tanggal itu hingga diambil sikap agar PR di Rungkut ditutup sementara, Dinkes Kota Surabaya bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya melakukan tracing, penelusuran riwayat ‘masuknya’ virus corona ke pabrik itu.

Selanjutnya pada 27 April, pihaknya kembali bertemu dengan pihak manajemen PR Sampoerna dan Pemkot minta agar perusahaan tutup sementara. Selain itu juga meminta data nama karyawan untuk dilakukan tracing kembali. “Kita minta datanya by name by address agar bisa cepat melakukan tracing dan intervensi,” tandasnya.

Sementara itu Koordinator Bidang Pencegahan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita menambahkan, bahwa saat bertemu PT HM Sampoerna, pihaknya juga meminta dilakukan rapid test dan isolasi mandiri bagi sekitar 506 orang karyawan yang ada di PR Sampoerna Rungkut Industri.

“Saat itu Puskesmas melakukan tracing dan ditemukan terdapat data kontak erat dengan karyawan. Begitu tahu satu orang sakit, langsung kita cari siapa orang dalam pemantauan (ODP) mana dan pasien dengan pengawasan (PDP) nya,” katanya.

Sebagaimana diberitakan, Jumat (1/5) baru lalu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut Pemkot Surabaya terlambat dalam merespons kasus corona di PR Sampoerna di Rungkut Industri.

“Agak terlambat responsnya. Mungkin, barangkali tidak detail informasinya (dari Dinkes Surabaya). Kalau informasinya detail, pasti saya rasa melakukan quick response,” ujar Khofifah yang kemudian membuat Pemkot Surabaya meluruskannya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Soal Bansos, Ganjar Pranowo Meminta Pemerintah Pusat Tidak Kaku

Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak kaku dalam program penyaluran bantuan sosial (bansos).

NASIONAL | 3 Mei 2020

Kakorlantas: Warga yang Nekat Mudik Semakin Menurun

Kakorlantas berharap tidak ada lagi yang berminat mudik untuk mencegah penularan Covid-19.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Rhenald Kasali Memetik Pelajaran dari Pandemi Covid-19

Rhenald Kasali mengatakan pelaksanaan pendidikan jarak jauh (PJJ) pada masa pandemi Covid-19 tidak mudah.

NASIONAL | 3 Mei 2020

XL Axiata dan Kemag Luncurkan Akademi Madrasah Digital

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemag) bersama XL Axiata meluncurkan program terbaru bernama Akademi Madrasah Digital (AMD) 2020.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Satgas Sebut Covid-19 Jadi Bencana Nasional Karena Dampaknya Luas

Pandemi virus corona (Covid-19) menjadi bencana nasional karena tidak hanya berdampak pada kesehatan tetapi lebih luas.

NASIONAL | 3 Mei 2020

6 Tenaga Medis di Bantul Terpapar Covid-19

Enam tenaga medis di Bantul terpapar virus corona. Dari jumlah itu, satu dinyatakan positif berdasarkan tes swab.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Pergantian Kasal dan Kasau Perlu Perhatikan Tantangan Global

Kasal Laksamana Siwi Sukma Adji akan memasuki masa pensiun pada Mei 2020, sementara Kasau Marsekal Yuyu Sutisna memasuki masa pensiun pada Juni 2020.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Sungai Batanghari Meluap, Ratusan Rumah di Kota Jambi Terkepung Banjir

Sedikitnya 100 unit rumah warga di Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi terkepung banjir menyusul meluapnya Sungai Batanghari di Kota Jambi.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Golkar Siapkan 1 Juta Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Gerakan Golkar Peduli sudah mendistribusikan sebanyak 543.000 dari 1 juta paket sembako untuk 22 provinsi terdampak wabah Covid-19.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Lakukan Tracing Covid-19, Petugas Medis Akui Sering Dimaki Warga

Petugas medis di Kota Surabaya, Jawa Timur, mengaku sering dimarah-marahi hingga dicaci maki saat melakukan penyelidikan epidemiologi Covid-19.

NASIONAL | 3 Mei 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS