Legislator Asal Nasdem, PKS, dan PD Ingin Pemerintah Perbaiki Dulu Program Kartu Prakerja
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Legislator Asal Nasdem, PKS, dan PD Ingin Pemerintah Perbaiki Dulu Program Kartu Prakerja

Minggu, 3 Mei 2020 | 19:02 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah legislator lintas fraksi menyampaikan permintaan agar pemerintah benar-benar mempertimbangkan untuk menghentikan program Kartu Prakerja. Jika dukungan terhadap program itu datang dari legislator Golkar, permintaan evaluasi datang dari legislator Nasdem, PKS, dan Partai Demokrat (PD).

Hillary Brigitta Lasut, Anggota DPR Fraksi NasDem, menyatakan kartu prakerja secara nyata dilihat tidak tepat sasaran. Baginya, program itu seakan ditumpangi kepentingan di tengah wabah Covid-19, dan ini malah merusak citra Presiden Jokowi.

Dia mengaku mengerti bahwa ini adalah program yang merupakan janji politik Presiden Jokowi di masa kampanye. Tetapi, baginya rakyat tak suka karena negara membayar mahal untuk video pelatihan yang substansinya bisa didapatkan gratis lewat youtube.

"Saya memahami ini karena saya sudah mendirikan HBL institute, sebuah Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris bagi masyarakat disekitar kampung halaman saya supaya mereka bisa bersaing didunia global dan itu saya berikan gratis," kata Brigitta, Minggu (3/5/2020).

Karena itu, dia mendesak pemerintah meninjau kembali program ini dan merubah peruntukan anggarannya untuk hal lain yang lebih mendesak dan menyentuh langsung ke masyarakat.

"Yang utama, Presiden Jokowi tidak boleh menjadi korban atas program dan niat baiknya sendiri. Segera cabut program tersebut, karena program tersebut bisa diaplikasikan di kemudian hari pada saat situasi negara dalam kondisi lebih baik dan dengan metode yang jauh lebih efektif dan efisien," pungkasnya.

Legislator Partai Demokrat (PD), Didik Mukrianto, menyatakan pihaknya meminta evaluasi program Kartu Prakerja karena biaya triliunan yang dialokasikan negara, namun proses eksekusi tak transparan serta akuntabel. Bahkan ada beberapa pihak melihat potensi KKN dan perdagangan pengaruh.

"Saya berharap agar kartu pra kerja ini tak hanya membuai harapan sesaat. Setelah mereka (peserta, red) mengikuti segala prosesnya, pada akhirnya lapangan pekerjaan tidak teralokasi untuk menampung para peserta kartu prakerja," katanya.

Wakil Ketua Fraksi PKS, Sukamta, menyatakan sudah banyak bukti bahwa pelaksanaan program Kartu Prakerja tidak tepat sasaran. Jika yang diutamakan adalah para buruh yang di PHK, nyatanya banyak anggota masyarakat yang ingin sekedar mengetes program itu bisa lolos menjadi peserta.

Karenanya, PKS meminta agar Pemerintah memperbaiki dulu konsep Kartu Prakerja dan saat ini sebaiknya fokus mengatasi penyebaran COVID-19 serta mengatasi dampaknya secara sosial-ekonomi.
"Stop Program Kartu Prakerja, fokus untuk atasi Covid-19 secepatnya," kata Sukamta.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Indonesia Tak Alergi TKA, Wakil Ketua MPR: Waktunya Tidak Tepat

Belum waktu TKA masuk ke Indonesia.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Pasien PDP Yang Meninggal di Banten Dimakamkan Sesuai Prosedur Covid-19

Semua yang meninggal dunia di Banten dimakamkan sesuai protokol Covid-19.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Telur Dijuluki Wonderful Food karena Bisa Meningkatkan Antibody

Tankal Covid-19 dengan tingkatkan antibody.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Pemkot Surabaya Bantah Terlambat Merespons Covid-19 di PR HM Sampoena

Pemkot Surabaya bantah penanganan Covid-19 di pabrik rokok HM Sampoerna terlambat.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Soal Bansos, Ganjar Pranowo Meminta Pemerintah Pusat Tidak Kaku

Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak kaku dalam program penyaluran bantuan sosial (bansos).

NASIONAL | 3 Mei 2020

Kakorlantas: Warga yang Nekat Mudik Semakin Menurun

Kakorlantas berharap tidak ada lagi yang berminat mudik untuk mencegah penularan Covid-19.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Rhenald Kasali Memetik Pelajaran dari Pandemi Covid-19

Rhenald Kasali mengatakan pelaksanaan pendidikan jarak jauh (PJJ) pada masa pandemi Covid-19 tidak mudah.

NASIONAL | 3 Mei 2020

XL Axiata dan Kemag Luncurkan Akademi Madrasah Digital

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemag) bersama XL Axiata meluncurkan program terbaru bernama Akademi Madrasah Digital (AMD) 2020.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Satgas Sebut Covid-19 Jadi Bencana Nasional Karena Dampaknya Luas

Pandemi virus corona (Covid-19) menjadi bencana nasional karena tidak hanya berdampak pada kesehatan tetapi lebih luas.

NASIONAL | 3 Mei 2020

6 Tenaga Medis di Bantul Terpapar Covid-19

Enam tenaga medis di Bantul terpapar virus corona. Dari jumlah itu, satu dinyatakan positif berdasarkan tes swab.

NASIONAL | 3 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS