Ini Aneka Modus Pemudik Kelabuhi Larangan Mudik di Jalan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Aneka Modus Pemudik Kelabuhi Larangan Mudik di Jalan

Minggu, 3 Mei 2020 | 18:40 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com -Beragam cara atau modus dilakukan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman, di tengah larangan mudik dalam rangka menekan penyebaran virus corona (Covid-19). Polisi telah mempelajarinya dan meningkatkan pengawasan guna mengantisipasi "lolosnya" pemudik di pos penyekatan wilayah perbatasan.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo mengatakan, banyak modus yang dilakukan pemudik, semisal menumpang truk barang atau naik travel gelap.

"Satu mereka pakai travel gelap sudah ketangkap. Kemudian mereka pakai mobil sewaan. Kemudian ada juga yang pakai bus, tapi seolah-olah busnya kosong, padahal itu busnya isi penumpang. Kemudian juga ada yang pakai truk seolah-olah mengangkut barang, padahal di dalam truk ada penumpangnya," ujar Sambodo kepada Beritasatu.com, Minggu (3/5/2020).

Dikatakan Sambodo, kebanyakan modus yang dilakukan adalah menggunakan mobil pribadi. "Ya rata-rata karena mereka menggunakan pribadi, ya mereka untung-untungan. Kendaraan pribadi lebih banyak," ungkapnya.

Sambodo menyampaikan, polisi meningkatkan pengawasan terhadap pemudik yang melakukan berbagai macam modus untuk melewati pos penyekatan maupun jalan alternatif atau jalur tikus.

"Ya tentu kita meningkatkan pengawasan. Kemudian juga karena modus-modusnya sudah kita ketahui, ada yang pakai travel segala macam, itu sudah kita investigasi, kemudian bisa kita amankan. Termasuk pengetatan pemeriksaan terhadap truk-truk yang diduga mengangkut orang itu juga sudah kita laksanakan," katanya.

Sambodo menuturkan, saat ini pelanggaran aturan larangan mudik di jalan tol mengalami penurunan, sementara di jalan arteri justru meningkat. "Tapi memang trennya di tol menurun, justru yang semakin meningkat ini upaya-upaya untuk melalui jalur arteri," tandasnya.

Diketahui, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mengamankan 15 travel gelap berisi 113 penumpang yang hendak menuju Sumenep, Yogyakarta, Purwodadi, Brebes, dan daerah lainnya di Jawa Tengah, sekitar pukul 21.00 hingga 23.00 WIB, di Pos Pengamanan Terpadu Tol Cikarang Barat, Jumat (1/5/2020) kemarin.

Modus para pengemudi, menawarkan jasa mengantarkan orang yang mau mudik dengan tarif sekitar Rp 300 hingga 500 ribu, di jejaring sosial Facebook. Penumpang kemudian dijemput di titik tertentu, semisal Pondok Labu, Palmerah, Tanjung Priok, kemudian diantar keluar wilayah Jakarta dan seterusnya melalui Tol Cikarang Barat.

Polisi memberikan sanksi tilang kepada 15 pengemudi travel gelap itu, karena melanggar Pasal 308 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Barang, terkait tidak memiliki izin menyelenggarakan angkutan orang dalam trayek, dengan ancaman hukuman penjara 2 tahun atau denda Rp 500 ribu.

Pada hari yang sama, polisi juga menyetop satu truk berwarna kuning yang mengangkut sekitar enam orang -satu sopir, satu kernet dan empat penumpang-, yang hendak menuju ke Brebes, di Tol Cikarang Barat, Bekasi.

Berdasarkan rekaman video berdurasi 59 detik, terlihat anggota polisi menyetop truk itu ketika melakukan penyekatan, di Jalan Tol Cikarang Barat. Lalu petugas memerintahkan sopir serta kernet truk turun, dan meminta membuka pintu bak belakang untuk dilakukan pemeriksaan.

Ketika pintu dibuka, polisi menemukan empat orang penumpang duduk beralaskan karpet atau terpal warna hitam di dalam bak truk. Sejurus kemudian, polisi meminta mereka turun dan dimintai keterangan. Setelah diberikan imbauan dan teguran, polisi mengarahkan pengemudi untuk putar balik kendaraan.

Sebelumnya, polisi juga mengamankan dua mobil travel gelap yang mengangkut dan hendak mengantarkan penumpang, ke daerah Jawa Tengah, di Pos Pengamanan Terpadu Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, Rabu (29/4/2020) malam.

Kendaraan pertama berisi lima penumpang dan satu sopir, sementara kendaraan kedua mengangkut tiga penumpang serta satu pengemudi. Total ada 10 orang di dalam dua mobil itu.

Pemilik kendaraan mencari penumpang dengan memposting pesan yang berisi dapat mengantarkan orang mudik ke Jawa Tengah, dengan biaya Rp 300 hingga Rp 500 ribu, di media sosial.

Petugas kemudian menjerat pengemudi dengan Pasal 308 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Barang, terkait tidak memiliki izin menyelenggarakan angkutan orang dalam trayek, dengan ancaman hukuman penjara 2 tahun atau denda Rp 500 ribu.

Selain itu, polisi juga menyetop Bus Syifa Putra H 7018 OE dari Jakarta tujuan Semarang, Jawa Tengah, sekitar pukul 22.00 WIB, Rabu (29/4/2020) lalu. Ketika melintas di pos penyekatan Kedung Waringin, sang sopir mengakali petugas dengan mematikan lampu kabin dan penumpang diminta tidur rebahan di bangku.

Petugas kemudian memberikan sanksi teguran kepada pengemudi bus bernama Parjo, dan memintanya untuk putar balik ke arah Jakarta.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Legislator Asal Nasdem, PKS, dan PD Ingin Pemerintah Perbaiki Dulu Program Kartu Prakerja

Pemerintah diminta hentikan program Kartu Prakerja.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Indonesia Tak Alergi TKA, Wakil Ketua MPR: Waktunya Tidak Tepat

Belum waktu TKA masuk ke Indonesia.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Pasien PDP Yang Meninggal di Banten Dimakamkan Sesuai Prosedur Covid-19

Semua yang meninggal dunia di Banten dimakamkan sesuai protokol Covid-19.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Telur Dijuluki Wonderful Food karena Bisa Meningkatkan Antibody

Tankal Covid-19 dengan tingkatkan antibody.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Pemkot Surabaya Bantah Terlambat Merespons Covid-19 di PR HM Sampoena

Pemkot Surabaya bantah penanganan Covid-19 di pabrik rokok HM Sampoerna terlambat.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Soal Bansos, Ganjar Pranowo Meminta Pemerintah Pusat Tidak Kaku

Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak kaku dalam program penyaluran bantuan sosial (bansos).

NASIONAL | 3 Mei 2020

Kakorlantas: Warga yang Nekat Mudik Semakin Menurun

Kakorlantas berharap tidak ada lagi yang berminat mudik untuk mencegah penularan Covid-19.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Rhenald Kasali Memetik Pelajaran dari Pandemi Covid-19

Rhenald Kasali mengatakan pelaksanaan pendidikan jarak jauh (PJJ) pada masa pandemi Covid-19 tidak mudah.

NASIONAL | 3 Mei 2020

XL Axiata dan Kemag Luncurkan Akademi Madrasah Digital

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemag) bersama XL Axiata meluncurkan program terbaru bernama Akademi Madrasah Digital (AMD) 2020.

NASIONAL | 3 Mei 2020

Satgas Sebut Covid-19 Jadi Bencana Nasional Karena Dampaknya Luas

Pandemi virus corona (Covid-19) menjadi bencana nasional karena tidak hanya berdampak pada kesehatan tetapi lebih luas.

NASIONAL | 3 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS