Akibat Kesalahan Sistem Rujukan, Bayi Diduga Covid-19 Meninggal Dunia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akibat Kesalahan Sistem Rujukan, Bayi Diduga Covid-19 Meninggal Dunia

Senin, 4 Mei 2020 | 07:06 WIB
Oleh : FMB

Padang, Beritasatu.com - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil Padang mengklarifikasi terkait dengan meninggalnya bayi asal daerah Kota Pariaman, Sumatera Barat, berinisial IS yang diduga ditelantarkan oleh tenaga medis rumah sakit tersebut, Rabu (29/4/2020).

"Pertama-tama atas nama pimpinan rumah sakit kami mengucapkan duka atas meninggalnya bayi Ridha Afrila Dina Putri, semoga arwahnya diterima di sisi Allah Swt.," kata Direktur Utama RSUP M. Djamil Padang Yusirwan Yusuf di Padang, Senin (4/5/2020). Menurut Yusirwan, terdapat beberapa permasalahan, terutama soal lemahnya sistem rujukan dari rumah sakit jejaring dengan rumah sakit rujukan.

Yusirwan Yusuf mengemukakan hal itu ketika merespons beredarnya postingan di media sosial terkait dengan penyebaran video pada hari Jumat (1/5) pukul 11.32 WIB yang kemudian membagikannya ke ratusan akun FB lainnya.

"Dari penelusuran kami, video direkam pada 29 April 2020. Untuk itu kami perlu mengklarifikasi tulisan yang beredar dan menjelaskan kronologis terhadap kejadian tersebut," katanya.

Terkait dengan pengiriman pasien dari RS Aisyiah Pariaman ke RSUP M. Djamil Padang tidak sesuai dengan prosedur melalui Sisrute, dia mengatakan bahwa berdasarkan kesepakatan rumah sakit di Sumbar, merujuk pasien dari RS ke RSUP M. Djamil harus melalui Sisrute yang sebelumnya memperlihatkan foto rontgen dan hasil laboratorium.

"Jika pasien sudah dinyatakan teridentifikasi dan diduga PDP, pasien baru boleh dikirim ke RSUP M. Djamil dan dapat menyiapkan penerimaan pasien di rumah sakit ini," katanya menerangkan.

Sebelumnya, kata dia, terdapat seorang pasien bayi perempuan berusia 1 bulan yang merupakan rujukan dari RS Aisyiyah Pariaman dengan ambulans dan perawat diagnosis Respiratory Syndrom ec.Bronkopneumonia, tanpa mengirimkan sistem rujukan terintegrasi (Sisrute).

"Pasien datang dengan oksigen nasal 2L/menit, kemudian diterima oleh dokter jaga IGD," katanya menjelaskan.

Sebelumnya, kata dia, Sisrute telah dikirim oleh RS Aisyiyah pada pukul 13.34 WIB. Akan tetapi, data yang diperoleh tidak lengkap sehingga pihaknya meminta RS Aisyiyah Pariaman untuk mengirimkan data lengkap tentang anamnesis, pemeriksaan fisik, laboratorium darah, dan rontgen thorax.

"Namun, RS Aisyiyah tidak mengirimkan Sisrute dan langsung mengirim pasien tanpa mengonfirmasi ke RSUP M. Djamil Padang," katanya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap pasien di atas ambulans dengan APD Lv 2. Kondisi pasien saat itu dalam keadaan sadar, sesak napas, dan terpasang infus. Laju napas sebanyak 50x/menit, terlihat retraksi epigastrium. Pada saat diperiksa dalam ambulans, bayi digendong ayahnya.

Setelah melakukan pemeriksaan, dr. Wildan menemui dr. Linda untuk memberitahukan kondisi pasien yang berada di ambulans.

"Dokter Triase menyatakan pasien PDP," katanya menambahkan.

Salah seorang dokter menginformasikan kepada DPJP Covid-19 anak bahwa ada pasien bayi perempuan usia 1 bulan rujukan RS Aisyiyah dengan Respiratory Syndrom ec. Bronkopneumonia.

Data laboratorium darah dan rontgen thorax belum dilakukan dari RS rujukan. Pasien direncanakan screening Covid-19 di Triase Isolasi Covid-19 paru. Pasien diantar ke Isolasi Covid-19 paru dengan ambulans RS Aisyiyah setelah melakukan registrasi di IGD.

Selanjutnya, dr. Linda menginformasikan kepada dr. Lander sebagai residen anak yang bertugas di Isolasi Covid-19 paru bahwa terdapat pasien bayi perempuan usia 1 bulan akan dilakukan screening, dr. Lander sudah di ruang bangsal Covid-19 untuk mempersiapkan APD, ruangan, dan pengambilan darah pasien.

Akan tetapi, menurut dia, keluarga malah menolak melakukan pemeriksaan di Triase Isolasi Covid-19 paru dengan alasan pasien bukan penderita Covid-19. Petugas ketua tim (Katim) lantas memberikan edukasi tentang alur penerimaan pasien dengan sesak dan tindakan selama screening. Namun, keluarga tetap menolak.

Setelah itu, ibu pasien keluar RSUP Dr. M. Djamil Padang dengan menggunakan ambulans RS Aisyiyah serta membawa rekam medis pasien.

"Tim medis RSUP M. Djamil Padang menginformasikan bahwa pasien sudah kabur dengan ambulans," katanya.

Sekitar pukul 16.20 WIB perawat isolasi Covid-19 paru menyebutkan ada pasien bayi perempuan usia 1 bulan berada di Triase. Seorang tim medis lantas masuk untuk memeriksa pasien dan pengambilan sampel darah. Ketika diperiksa, pasien sudah alami penurunan kesadaran (E3M3V2).

"Setelah dilakukan pemeriksaan berikutnya, tampak napas pasien megap-megap, pasien sudah tidak responsif terhadap rangsangan, tiba-tiba terjadi APNU, tidak teraba denyut nadi karotis pasien, dan dilakukan resutasi," katanya.

Setelah dilakukan kompresi dada tanpa VTP, pasien tetap tidak merespons. Kendati demikian, tetap dilakukan resusitasi, pernapasan pasien spontan, nadi tidak teraba, pupil mata sudah dilatasi 4mm/4mm, tidak ada respons cahaya, dan pasien dinyatakan meninggal dunia.

"Dokter pun menyampaikan bahwa pasien telah meninggal dunia dan penyelenggaraan mayatnya sesuai dengan standar Covid-19. Keluarga lantas marah-marah. Keluarga juga menolak untuk dilakukan swap," katanya.

Pihak keluarga pasien memaksa membawa keluar ruangan isolasi. Di depan IGD, keluarga pasien marah-marah seperti video yang beredar. Selanjutnya, jenazah dibawa paksa oleh pihak keluarga.

"Untuk itu, Direktur Utama RSUP M. Djamil Padang beserta jajaran memintakan maaf kepada seluruh pihak, terutama kepada keluarga pasien bayi Ridha Afrila Dina Putri yang tidak puas atas kondisi yang terjadi," ucapnya.

Menurut dia, sebetulnya terdapat beberapa permasalahan, terutama soal lemahnya sistem rujukan dari rumah sakit jejaring dengan rumah sakit rujukan, dalam hal ini RSUP M. Djamil Padang.

“Selama ini kami sudah menyepakati, mekanisme rujukan pasien ke rumah sakit ini, aturan itu sudah disepakati terkait dengan pasien Covid-19, baik itu yang berstatus ODP, PDP, maupun kondisi lainnya, mesti disertakan data pendahulu sebelum pasien dirujuk," katanya menjelaskan.

Ia menyebutkan adanya beberapa syarat yang mesti dikirimkan. Dalam hal ini RS jejaring harus mempersiapkannya.

Jika hal itu tidak terpenuhi dan pasien sudah di rumah sakit rujukan, lanjut dia, tentunya ada serangkaian pemeriksaan dan dapat menetapkan status pasien.

Dalam hal kejadian yang membuat viral tersebut, nyatanya data Sistem Rujukan Terintegrasi (Sisrute) tidak lengkap sehingga pasien seakan terabaikan karena menunggu ditetapkan status pasien. Di samping itu, juga terjadi miskomunikasi pihak keluarga dengan petugas rumah sakit.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA LAINNYA

Nadiem: Lebih dari 100.000 Sekolah Telah Gelar PTM Terbatas

Nadiem Anwar Makarim mengatakan, lebih dari 100.000 sekolah di Indonesia sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas

NASIONAL | 18 September 2021

Polisi di Mandailing Natal Dipukul 2 Pengedar Ganja

Kedua tersangka itu juga mencoba merampas senjata petugas tersebut.

NASIONAL | 18 September 2021

Polresta Denpasar Tahan Selebgram Atas Dugaan Pornografi

Polresta Denpasar, Bali menahan seorang selebgram berinisial RR atas dugaan kasus pornografi yang dilakukannya melalui salah satu aplikasi Mango.

NASIONAL | 18 September 2021

Bocah Kebon dari Deli Kupas Perjalanan Hidup Hakim Agung Supandi

Peluncuran buku perjalanan hidup Hakim Agung Prof Supandi, "Bocah Kebon dari Deli" yang digelar Jumat (17/9/2021) berlangsung meriah.

NASIONAL | 18 September 2021

Yayasan Al Muslim Luncurkan STMIK Al Muslim⁣ ⁣

Yayasan Al Muslim mengembangkan sayap melakukan perubahannya menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Al Muslim

NASIONAL | 18 September 2021

Ini Rekam Jejak Pimpinan MIT Poso Ali Kalora

Pimpinan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora bersama anggotanya Jaka Ramadhan tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Madago Raya

NASIONAL | 18 September 2021

Mabes Polri Terima Laporan Tewasnya Pimpinan Teroris Ali Kalora

Mabes Polri telah menerima informasi tewasnya pimpinan teroris Poso, Ali Ahmad alias Ali Kalora dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya di Kabupaten Parigi.

NASIONAL | 18 September 2021

Dewan Pengawas KPK Tolak Laporkan Lili Pintauli Secara Pidana

Dewan Pengawas (Dewas) KPK menolak untuk melaporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli secara pidana atas pelanggaran kode etik yang dilakukannya.

NASIONAL | 18 September 2021

BNPT Kutuk Serangan KKB Terhadap Nakes di Papua

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengutuk keras serangan KKB Papua pimpinan Lamek Taplo terhadap tenaga kesehatan di Distrik Kiwirok, Papua.

NASIONAL | 18 September 2021

Diduga Aniaya M Kece, Ini Jejak Irjen Napoleon Bonaparte di Skandal Djoko Tjandra

Nama Irjen Napoleon, terdakwa perkara suap skandal Djoko Tjandra kembali mencuat lantaran diduga menganiaya Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Bundesliga: Bayern Muenchen Hancurkan Bochum 7-0

Bundesliga: Bayern Muenchen Hancurkan Bochum 7-0

BOLA | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings