Petugas Security Diduga Aktor Penembakan di Kuala Kencana

Petugas Security Diduga Aktor Penembakan di Kuala Kencana
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw. (Foto: Suara Pembaruan / Robert Isidorus)
Robert Isidorus / LES Rabu, 6 Mei 2020 | 09:22 WIB

Jayapura, Beritasatu.com – Polda Papua hingga saat ini masih terus berupaya menindak tegas kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang mengganggu stabilitas keamanan di Papua. Polisi juga mulai mengungkap kasus penembakan yang dilakukan KKB di kantor PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua, pada 30 Maret lalu.

Akibat peristiwa ini, seorang warga asing tewas tertembak, dua WNI terluka.

“Kita tidak akan membiarkan mereka lepas begitu saja, kita ini adalah alat negara, dan negara tidak boleh lemah dengan kepentingan satu, dua pihak, jadi aparat keamanan TNI-Polri akan melakukan upaya sedemikian rupa untuk melakukan upaya penegakan hukum di negara ini,”ujar Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Rabu (6/5/2020) pagi.

Kapolda mengungkapkan, pelaku yang diduga ikut serta dan merancang atau menjadi aktor dibalik kejadian pada tanggal 30 Maret 2020 yang lalu, yang menewaskan WNA Selandia Baru Graeme Thomas Weal saat ini sudah ditangkap.

“Kita cukup terkejut, nampaknya dia bukan orang yang biasa, dia merupakan pengatur beberapa kejadian yang ada di Timika, termasuk di duga juga melakukan penembakan yang terjadi di Kabupaten Mimika. Kita sedang menggali terus, mudah-mudahan akan terkuak semua dengan pihak-pihak yang melatar belakangi mereka ini. Karena statusnya ada mereka sebagai security (Petugas keamanan) tapi aktifitasnya itu diluar dari itu, yang jauh bersinergi dengan kelompok-kelompok ini,”ujarnya.

Dikatakan, pelaku yang jadi security di PT Freeport mengaku, sudah lama bergabungan dengan KKB. Pada Tahun 2004 menjadi karyawan di PT Freeport, dan pada tahun 2009 dia bergabung bersama kelompok ini kemudian pada tahun 2014 dilantik menjadi koordinator.

 



Sumber: BeritaSatu.com