2.200 TKI dari Malaysia Bakal Masuk Sumut Lagi

2.200 TKI dari Malaysia Bakal Masuk Sumut Lagi
Puluhan TKI dari Malaysia pulang kampung ke Tanjung Balai pada masa pandemi Covid-19. (Foto: istimewa)
Arnold H Sianturi / JEM Rabu, 6 Mei 2020 | 13:48 WIB

Medan, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara, Asahan, dan Kota Tanjung Balai, supaya menyiapkan penanganan protokol kesehatan atas pemulangan 2.200 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia.

"Pemulangan TKI ini menggunakan transportasi laut melalui pantai timur Sumut. Selain melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh pekerja migran, proses karantina dilakukan," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumut, Sabrina di Medan, Rabu (6/5/2020).

Sabrina mengatakan, penanganan terhadap seluruh TKI yang akan dipulangkan itu harus ditangani dengan baik dan benar. Sehingga, kedatangan TKI ini tidak menimbulkan persoalan baru di tengah mewabahnya virus corona (Covid-19) di Indonesia, khususnya di Sumut.

"TKI yang dipulangkan dari Malaysia ini bukan seluruhnya warga asal Sumut. Ada warga dari Pulau Jawa, Kalimantan, Aceh dan lainnya. Pemprov Sumut meminta pemerintah kabupaten maupun kota supaya memberikan pelayanan yang baik dalam menangani seluruh TKI tersebut," katanya.

Menurutnya, pemerintah kabupaten maupun kota yang menerima kedatangan TKI itu sebaiknya melakukan pemeriksaan kesehatan. Bila dalam pemeriksaan itu ada yang dinyatakan positif Covid-19, meski tidak dalam kondisi sakit, maka sebaiknya segera dilarikan ke rumah sakit.

"Semoga seluruh TKI yang dipulangkan dari Malaysia ini dalam kondisi sehat dan tidak terinfeksi Covid-19. Kemudian, bus sebagai transportasi yang akan mengangkut TKI dari pelabuhan menuju gedung karantina, juga harus steril dengan disemprot cairan disinfektan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumut, Harianto Butarbutar menyampaikan, jumlah TKI yang sudah tiba di Sumut setelah dipulangkan dari Malaysia, ada sebanyak 3.100 orang. Jumlah ini belum termasuk 2.200 TKI yang akan tiba lewat perairan di pantai timur Sumut.

"Ribuan TKI itu masuk melalui jalur laut di Kabupaten Langkat, Batubara, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Asahan dan Tanjung Balai. Berdasarkan jumlah 3.100 orang tersebut, sebanyak 800 orang di antaranya merupakan warga asal luar Sumut," sebutnya.  



Sumber: BeritaSatu.com