Mensos: Presiden Perintahkan Bansos Sembako dan Tunai Selesai Sebelum Idulfitri

Mensos: Presiden Perintahkan Bansos Sembako dan Tunai Selesai Sebelum Idulfitri
Menteri Sosial Juliari P Batubara mengunjungi permukiman padat penduduk di Jalan Rawa Badak Barat, RW 05 dan 11, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (4/5/2020). (Foto: Suara Pembaruan / Carlos Roy Barus)
Lenny Tristia Tambun / YUD Jumat, 8 Mei 2020 | 16:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan seluruh program jaring pengaman sosial, baik yang berbentuk bantuan sosial (bansos) paket sembako maupun bantuan langsung tunai (BLT) harus sudah selesai didistribusikan ke warga terdampak pandemi virus corona (Covid-19) sebelum Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah.

Demikian disampaikan Menteri Sosial Juliari Batubara saat konferensi pers yang dilaksanakan secara live streaming di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (8/5/2020).

“Perintah Presiden agar tahapan ketiga untuk penyalran bansos tunai dan bansos sembako bisa selesai sebelum Hari Raya Idulfitri,” kata Juliari Batubara.

Kemsos Baru Dapatkan Data 7,8 Juta Penerima BLT Covid-19

Untuk itu, lanjutnya, diperkukan adanya koordinasi yang baik dengan daerah dalam pendistribusian bansos sembako dan BLT tersebut. Terutama dalam pendataan warga yang sangat membutuhkan kedua bansos tersebut.

“Satu hal yang mungkin kami sampaikan, kami tentunya sangat berkepentingan berkoordinasi dengan daerah, baik dalam rangka pendataan yang akurat. Sehingga penyaluran, baik bansos sembako maupun bansos tunai ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Juliari Batubara.

Paket Sembako Bantuan Presiden Tiba di Makassar

Sebelumnya, Juliari Batubara meminta pemkab dan pemkot segera mengirimkan data calon penerima BLT corona. Sebab, hingga per hari ini, Kemsos baru mengantongi 7,8 juta Kepala Keluarga (KK) dari target 9 juta KK yang berhak menerima bantuan.

"Kami belum dapat 100 persen (data) 9 juta KK dari daerah. Yang sudah didapat (data) 7,8 juta KK sehingga masih ada daerah belum mengirimkan data jumlahnya sekitar 1,2 juta KK yang masih kami tunggu dari daerah,” ungkap Juliari Batubara.

Menko PMK: Kasus Covid-19 di Indonesia Turun Tetapi Tidak Drastis

Dijelaskannya, pada tahap pertama, pemerintah menargetkan bisa menyalurkan bantuan kepada 2,6 juta KK hingga 9 Mei 2020.

Hingga hari ini, penyaluran BLT melalui rekening bank Himbara baru Rp 471,2 miliar kepada 785 ribu KK atau kurang dari 9 persen dari pagu anggaran. Lalu melalui kantor pos, PT Pos Indonesia, (penyaluran) per hari ini sedang berjalan untuk 1,8 juta KK.

[youtube] paste url Youtube disini " frameborder="0" allowfullscreen>



Sumber: BeritaSatu.com