Minim Penumpang, Maskapai Batalkan Penerbangan dari Bengkulu ke Jakarta

Minim Penumpang, Maskapai Batalkan Penerbangan dari Bengkulu ke Jakarta
Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu terlihat sepi seperti tidak berfungsi karena tidak ada aktivitas penerbangan di bandara tersebut sejak pemerintah menutup penerbangan domestik terkait pencegahan wabah Covid-19. Sampai Jumat (8/5/2020), aktivitas di Bandara Fatmawati Soekarno masih sepi karena tidak ada maskapai yang mendarat bandara tersebut. (Foto: Beritasatu Photo / Usmin)
Usmin / IDS Minggu, 10 Mei 2020 | 14:42 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Diberlakukannya pengetatan persyaratan penumpang pesawat udara menyebabkan jumlah penumpang pesawat udara dari dan ke Bengkulu semakin berkurang dari biasanya. Hal ini menyebabkan banyak maskapai yang batal terbang.

Seperti yang dialami Citilink dan Lion Air. Kedua maskapai tersebut batal terbang ke Bengkulu karena penumpang yang akan diangkut dari Bengkulu ke Jakarta hanya satu orang. Sedangkan penumpang rute sebaliknya, dari Jakarta ke Bengkulu, hanya 6 orang.

"Sekarang baru ada dua maskapai, yakni Citilink dan Lion Air yang siap terbang ke Bengkulu. Sedangkan maskapai lainya, seperti Garuda dan Sriwijaya Air belum ada rencana untuk kembali terbang ke Bengkulu," ujar General Maneger (GM) PT Angkasa Pura II Cabang Bengkulu, Sarosa, di Bengkulu, Minggu (10/5/2020).

Setiap penumpang pesawat yang akan berangkat harus menunjukan surat bebas Covid-19 kepada petugas, surat tugas dari instansi tempat bekerja, dan tujuan daerah yang akan dikunjungi, serta telah membeli tiket langsung di kantor maskapai bersangkutan.

"Bagi penumpang yang tidak memenuhi persyaratan tersebut sesuai protokol kesehatan, dipastikan mereka tidak akan diizinkan petugas di Bandara Fatmawati untuk naik pesawat. Sebab, aturan ini sudah baku sesuai dengan Permenhub 25 Tahun 2020," ujarnya.

Dijelaskan, ketatnya pengawasan dan persyaratan terhadap penumpang pesawat udara tersebut, selain untuk mencegah penyebaran virus corona juga sekaligus mengantisipasi larangan masyarakat mudik atau pulang kampung di tengah pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Selain itu, menurut Sarosa, penerapan protokol kesehatan terhadap para penumpang pesawat udara di Bandara Fatmawati Bengkulu, sejauh ini berjalan baik dan tanpa ada protes dari masyarakat.

"Sejauh ini pelaksanaan penerapan protokol kesehatan terhadap penumpang pesawat udara di Bandara Fatmawati Bengkulu, cukup baik dan berjalan lancar. Setiap penumpang yang akan berangkat dipastikan telah memenuhi syarat protokol kesehatan," kata .

Ia mengatakan, pihaknya tegas dalam memberlakukan protokol kesehatan kepada setiap penumpang pesawat udara yang akan berangkat dari bandara setempat tujuan Jakarta dan daerah lainnya di Tanah Air.

"Penumpang yang tidak memenuhi persyaratan protokol kesehatan tidak akan diizinkan naik ke pesawat." ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com