Gubernur Minta Para Bupati di Bengkulu Segera Cairkan BST Dana Desa

Gubernur Minta Para Bupati di Bengkulu Segera Cairkan BST Dana Desa
Ilustrasi pembagian bahan kebutuhan pokok. (Foto: Antara)
Usmin / JEM Senin, 11 Mei 2020 | 13:28 WIB

Bengkuku, Beritasatu.com - Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah minta para bupati di daerah ini segera mencairkan bantuan sosial tunai (BST) dari dana desa (DD) kepada warga desa yang terdampak Covid-19 di wilayah setempat.

"Saya mengimbau para bupati di Bengkulu segera mencairkan dana BST yang bersumber dari DD karena bansos sangat diharapkan oleh warga yang terdampak wabah virus corona di desa bersangkutan, " kata Gubernur Rihidin Mersyah, di Bengkulu, Senin (11/5/2020).

Ia mengatakan, besaran dana BST yang bersumber dari dana desa sama dengan bansos dari Kemsos, yakni Rp 600.000 per keluarga selama 3 bulan, yakni April, Mei dan Juni 2020.

Khusus untuk BST dari dana APBN sudah dicairkan kepada warga terdampak covid-19 di Bengkulu. Total penerima BST di Bengkulu sebanyak 60.000 rumah tangga senilai Rp 108 miliar.

Karena itu, pihaknya mendesak para bupati di Bengkulu segera mencairkan BST dari dana desa kepada warga yang terdampak covid-19 di desa masing- masing.

" Bansos dari dana desa ini sangat dibutuhkan betul oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari- hari ditengah pandemi virus corona yang sampai kapan belum diketahui pasti akan berhenti di Tanah Air, termasuk Bengkulu," ujarnya.

Dengan dicairkan BST dari dana desa tersebut, maka daya beli masyarakat di desa tidak menurun sehingga ekonomi meski pandemo virus corona tetap berjalan seperti biasa, kata Rohidin Mersyah.

Meski demikian, Gubernur Bengkulu meminta para kades dalam mendata warga yang akan menerima BST dilakukan secara selektif, dan transparan sehingga orang- orang yang dapat bansos DD benar-benar terdampak wabah penyebaran virus corona.

Sebab, jika aparat desa tidak selektif mendata warga penerima BST dana desa , maka akan menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. "Upayakan benar warga penerima BST adalah orang-orang miskin yang terkena imbas virus corona," ujarnya.

Jumlah desa di Bengkulu tercatat sebamyak 1.527 desa tersebar di 10 kabupaten dan kota di daerah. Sedangkan total dana desa di Bengkulu tahun 2020 sekitar Rp 1
trilium.

Besaran dana desa yang diterima masing-masing desa di Bengkulu berkisar antara Rp 900 juta hingga Rp 1,2 miliar. Sesuai instruksi Kementerian Desa, dan desa bisa digunakan untuk bansos Covid-19 sebesar 25 sampai 35 persen dari total dana desa yang terima setiap desa.

Sedangkan sisanya 65 hinnga 75 persen diperuntukan untuk pembangunan fisik dan kegiatan lainnya, termasuk peningkatan Bumdes di masing-masing desa. 



Sumber: BeritaSatu.com