Pandemi Corona

Generasi Milenial Memilih Berkontribusi Secara Offline

Generasi Milenial Memilih Berkontribusi Secara  Offline
Ilustrasi kampanye pencegahan "corona". (Foto: AFP)
Yeremia Sukoyo / YS Senin, 11 Mei 2020 | 15:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Nasdem melalui Bidang Pemilih Pemula dan Millenial melakukan survei terkait berbagai kebijakan di masa pandemi Covid-19. Dari hasil survei menunjukan, rutinitas selama kebijakan stay at home sebanyak 94% work from home, 32% kerja normal, 22% belajar/kuliah online, dan 16% di rumah.

"Responden juga menjelaskan, kegiatan apa saja selama kebijakan stay at home ini. Hasilnya sebanyak 23% bermain social media, 21% work from home, 20% bermain game online, 12 % ada yang membaca buku dan bisnis online, 9% streaming film, 2% berkebun, dan 1 % bakti sosial," kata Ketua Bidang Pemilih Pemula dan Milenial Nasdem Lathifa Ansori di Jakarta, Senin (11/5/2020).

Survei itu dilakukan selama periode 5-15 April 2020, dengan jumlah responden sebanyak 164 responden, tingkat kepercayaan sebesar 95% dan margin of error 5%. Survei dilakukan kepada masyarakat usia 25-34 tahun (40%), usia 14-24 tahun (25%), usia 35-44 tahun (24%), dan usia 45-59 tahun (11%).

Lalu pada pertanyaan apakah generasi milenial lebih memilih berkontribusi secara online atau offline? Hasilnya menunjukan mayoritas responden memilih berkontribusi secara offline. Bentuk-bentuk dari kontribusi secara online antara lain webinar, edukasi Covid-19, diskusi online, dan menggalang dana.

"Lalu untuk kegiatan offline antara lain semprot disinfektan, bagi-bagi masker, memberikan sembako, menjadi relawan, galang dana masyarakat," ucap Lathifa.

Pada pertanyaan mengenai sikap terhadap kebijakan penanganan Covid-19, responden memilih karantina wilayah sebanyak 134 responden, darurat sipil 29 responden, dan tidak menjawab 1 responden.

Sedangkan mengenai kondisi ekonomi setelah pandemi Covid-19, sebanyak 90 responden mengatakan buruk, 63 responden sedang, 10 responden baik, dan 1 responden tidak menjawab. Pada pertanyaan solusi ekonomi pasca covid-19 responden menjawab antara lain 87 responden bantuan langsung tunai, 32 responden subsidi di berbagai sektor, 18 responden stimulus pajak, 15 responden lapangan kerja, 10 responden stimulus pariwisata, dan 1 responden tidak menjawab.

Dijelaskan Lathifa, dalam survei juga diketahui sejumlah kegiatan menarik bagi generasi milenial. Di antaranya sebanyak 68 responden memilih bakti sosial, 32 responden bisnis online, 26 responden olahraga, 18 responden kegiatan keagamaan, 10 responden kegiatan politik, 6 responden bermain gadget, dan 2 responden komunitas relawan.

Terkait tindakan apa yang akan dilakukan generasi millennial jika mendapatkan berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech) di sosial media, responden menjawab 83 responden menegur, 40 responden melapor ke pihak berwajib, 38 responden diam saja, dan 1 responden ikut menyebarkan. 



Sumber: Suara Pembaruan