Gubernur Minta Dinkes Bengkulu Tracking 23 Kasus Baru Positif Covid-19

Gubernur Minta Dinkes Bengkulu Tracking 23 Kasus Baru Positif Covid-19
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. (Foto: Dok Pemprov Bengkulu)
Usmin / JAS Senin, 11 Mei 2020 | 19:30 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, untuk melakukan tracking atau penelusuran secara masif terhadap 23 orang kasus positif virus corona atau Covid-19 yang baru ditemukan di Bengkulu, agar tidak menyebar ke banyak orang.

"Saya minta benar pada Dinkes Bengkulu untuk melakukan penelusuran secara masih kepada orang-orang yang pernah kontak fisik langsung dengan 23 pasien positif Covid-19 tersebut, sehingga penyebarannya tidak meluas," kata Gubernur Rohidin, di Bengkulu, Senin (11/5).

Ia mengatakan, dari 23 kasus Covid-19 positif tersebut, empat di antaranya merupakan anggota Polda Bengkulu, dan sisanya tenaga medis dan masyarakat biasa.

Anggota Polda Bengkulu, tenaga medis dan masyarakat umum dinyatakan positif terjangkit virus Corona berdasarkan hasil pemeriksaan uji sampel swab di BBLK Palembang, Sumatera Selatan dan Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat pada Minggu (10/5/2020).

Dijelaskan, 23 pasien virus corona tersebut, 15 di antaranya berada di Kota Bengkulu, sedangkan sisanya 8 orang lagi berasal dari Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Seluma, Kaur, Kepahiang, Bengkulu Selatan, dan Bengkulu Tengah.

Warga yang terpapar positif Covid-19 tersebut, saat ini selain melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing juga menjalani perawatan instensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yunus Kota Bengkulu, RS Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu, dan rumah sakit umum kabupaten setempat.

Untuk itu, Gubernur Rohidin Mersyah minta pihak Dinkes kabupaten dan kota di Bengkulu, untuk melakukan rapid test terhadap orang-orang yang sempat berinteraksi langsung dengan pasien positif Covid-19 untuk memastikan mereka terjangkit virus mematikan ini atau tidak.

Dengan demikian, katanya, dapat diketahui siapa saja yang tertular pasien positif CC-19 tersebut, sehingga pihak Dinkes Bengkulu segera melakukan langkah antisipasi agar penyakut tersebut tidak menular ke orang lain lebih banyak lagi.

Sementara itu, Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, pihaknya sudah melakukan pelacakan orang-orang yang kontak fisik langsung dengan pasien virus corona positif terrsebut, termasuk para wartawan yang bertugas di Kota Bengkulu.

Sedangkan bagi pasien Covid-19 positif yang berada di kabupaten diminta Dinkes setempat untuk melakukan tracking kepada orang-orang yang pernah kontak fisik dengan pasein bersangkutan secepatnya, sehingga penyebarannya tidak meluas.



Sumber: BeritaSatu.com