Sebelum Jatuh di Sentani, Pilot Sempat Panggil Mayday

Sebelum Jatuh di Sentani, Pilot Sempat Panggil Mayday
Puing pesawat milik MAF yng jatuh di Danau Sentani, Jayapura, Selasa (12/5/2020) pagi. ( Foto: Ist )
Robert Isidorus / WBP Selasa, 12 Mei 2020 | 10:04 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Pilot pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) jenis Cessna yang jatuh di Danau Sentani, Kampung Yoboi, Kabupaten Jayapua, Papua Selasa (12/5/2020) pukul 06.29 WIT sempat memanggil Mayday atau kondisi darurat kepada menara lalu lintas pengawas (Air Traffic Control/ATC).

Pesawat bernomor register K100 Pk-Me yang dipiloti Joice Lin itu sebelumnya terbang dengan rute Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura - Distrik Mamit Kabupaten Tolikara.

Baca juga: Pesawat Jatuh di Danau Sentani, Pilot Ditemukan Tewas

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, pilot adalah seorang perempuan berkebangsaan Amerika Serikat (AS) dengan nomor pasport 483551781 dan beralamat Kompleks MAF Jalan AMA Sentani RT06/RW03 Kelurahan Sentani, Kota Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Baca juga: Sebuah Pesawat Diduga Jatuh di Sekitar Danau Sentani Papua

Pada pukul 06.27 WIT, pesawat jenis kodiak K-100 PK-MEC take off (lepas landas) dari Bandara Sentani tujuan Distrik Mamid, Kabupaten Tolikara Pukul 06.29 WIT, pilot memanggil menara ATC Mayday dan meminta RBT (mendarat darurat). Selanjutnya petugas memanggil, namun tidak ada jawaban dari pilot atau pesawat hilang kontak. “Pesawat membawa bahan sembako dan tidak berpenumpang,” ujarnya.

Saat berada di atas Danau Sentani, tiba-tiba pesawat jatuh. Hingga kini penyebab jatuhnya pesawat belum diketahui karena masih dalam penyelidikan tim gabungan.

Tim gabungan berhasil menemukan pilot sudah meninggal dunia di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. "Pilot sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura,” ujarnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com