Willem Wandik Disebut Figur Tepat Gantikan Lukas Enembe sebagai Cagub Papua

Willem Wandik Disebut Figur Tepat Gantikan Lukas Enembe sebagai Cagub Papua
Ilustrasi warga Papua. ( Foto: Antara )
Jeis Montesori / JEM Selasa, 12 Mei 2020 | 12:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pemilihan Gubernur Papua masih tiga tahun lagi, namun siapa bakal calon gubernur (cagub) yang bisa menggantikan Lukas Enembe pada 2023 mendatang sudah ramai dibicarakan. Salah satu figur yang disebut-sebut sebagai calon yang sangat memenuhi syarat menggantikan Lukas Enembe adalah Willem Wandik SE MSi.

Dukungan terhadap Willem Wandik antara lain datang dari masyarakat Papua se-Jabodetabek, dan disampaikan melalui perwakilannya di Jakarta kepada Beritasatu.com, Selasa (12/5/2020).

Salah satu perwakilan Papua untuk wilayah Jabodetabek, Benny Maran mengatakan, pilihan mereka terhadap Willem Wandik karena Willem adalah figur yang dianggap memiliki kapasitas yang jauh lebih memadai dan dinilai mampu membangun masyarakat Papua yang menjadi lebih maju lagi di masa akan datang.

"Kami menilai sosok Willem mampu memadukan dua kekuatan yang ada pada dirinya yakni kemampuan manajerial dan kemampuan intelektual yang menjadi kebutuhan utama dalam mengelola daerah. Itulah kelebihan Willem Wandik," kata Benny Maran.

Willem Wandik lahir di Paniai, Papua pada 17 Desember 1975 atau saat ini berusia 44 tahun. Willem adalah sarjana teknik dari Universitas Teknologi Surabaya (ITS). Setelah itu ia melanjutkan pendidikan ke Universitas Gajah Mada (UGM) pada 2013 dan meraih gelar magister atau S2 bidang Ekonomi Pembangunan.

Sejak duduk di bangku SMA, Willem Wandik sudah terpilih mengikuti program latihan kepemimpinan tingkat dasar (1997), kemudian tahun 2003 mengikuti latihan kepemimpinan di Malang, Jawa Timur. Willem juga seorang aktivis dan tokoh adat dari Tolikara, Papua.

Dalam bidang politik, Willem Wandik juga memiliki segudang pengamalaman. Willem Wandik menjadi bupati Puncak Jaya periode 2013 – 2018. Kemudian menjadi anggota DPR RI untuk dua periode, dan saat ini memasuki periode kedua, ia ditempatkan di Komisi V DPR membidangi infrastruktur, transportasi, daerah tertinggal, dan transmigrasi, meteorologi, klimatologi dan geofisika, serta pencarian dan pertolongan. Saat ini, selain sebagai anggota DPR RI, Willem Wandik memegang jabatan sebagai wakil ketua umum DPP Partai Demokrat.

"Referensi pendidikan serta pengalaman politik pemerintahan yang cukup pertimbangan lain yang cukup kapabel itu, menjadi pertimbangan masyarakat Papua memilih Willem Wandik sebagai figur yang layak menjadi generasi pemimpin dan menjadi gubernur Papua pada periode 2023-2028," kata Benny Maran.

Benny Maran mengatakan, sosok Willem Wandik memiliki wawasan yang sangat luas sehingga bisa menyelesaikan beragam persoalan di Tanah Papua. Tidak pernah punya conflict of interest baik dengan kalangan gereja maupun masyarakat lainnya. Itu terbukti dengan kemampuannya mengakomodasi semua kalangan di Papua.

Salah satu prinsip membangun Papua yang diusung Willem Wandik adalah harus membangun dengan hati. Willem Wandik memiliki prinsip bahwa salah satu bentuk terbaik kehadiran negara yang paling nyata adalah berfungsinya pelayanan publik dasar masyarakat.

Pelayanan dasar yang dimaksud Willem Wandik adalah pendidikan, kesehatan, bidang perekonomian melalui UKM, dan infrastruktur yang memadai. Di samping hal di atas yang tidak kalah pentingnya adalah membangun rasa aman. Itu semua mesti hadir, dan inilah yang membuat masyarakat Papua diaspora ingin memilih dia untuk menggantikan Lukas Enembe.

“Kami yakin dengan catatan di atas Willem Wandik sanggup melanjutkan apa-apa yang baik yang telah di lakukan Lukas Enembe dan memperbaiki apa yang masih kurang,” kata Benny Maran.



Sumber: BeritaSatu.com