Pemindahan Ibu Kota Bergantung Pemulihan Ekonomi

Pemindahan Ibu Kota Bergantung Pemulihan Ekonomi
Kota Jakarta. (Foto: Antara)
Bhakti Hariani / FER Selasa, 12 Mei 2020 | 18:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rencana pemindahan ibu kota negara Republik Indonesia ke Kalimantan Timur (Kaltim) bergantung pada pemulihan ekonomi nasional dan global, setelah berakhirnya pandemi virus corona atau Covid-19.

Baca Juga: Azis Syamsuddin: Jakarta Tetap Ibu Kota

Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna mengatakan, pemulihan ekonomi tidak hanya di dalam negeri namun juga ekonomi global. Pasalnya, rencana pemindahan ibu kota negara ini terkait dengan investor dari luar negeri.

"Kaitannya dengan ekonomi global maka bisa lebih lama lagi pindahnya. Kapan resmi pindahnya bergantung pada pemulihan ekonomi global," tutur Yayat, Selasa (12/5/2020).

Lebih lanjut diungkap Yayat, saat ini akan lebih baik jika konsentrasi semua pihak ditujukan untuk penanganan Covid-19 dan juga pemulihan ekonomi.

Baca Juga: Perpres 60/2020 Terbit, Jakarta Tetap Pusat Pemerintahan

Selama belum pindah dari Jakarta, dikatakan Yayat, DKI Jakarta masih tetap menjadi ibukota negara sesuai dengan Perpres yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Sesuai Perpres tetap sekarang Jakarta masih jadi ibu kota negara. Sampai nanti adanya Undang-undang ibu kota baru. Nantinya, UU harus menyatakan dengan jelas kapan ibu kota pindah dan kapan aktivitas dimulai disana," papar Yayat.

Dikatakan Yayat, adanya Perpres yang dibuat sebelum UU ibu kota baru dibuat menandakan bahwa komitmen pembangunan terhadap Jakarta tetap berjalan.



Sumber: BeritaSatu.com