BPIP: Doa Bersama Wujud Ikhtiar Hadapi Covid-19

BPIP: Doa Bersama Wujud Ikhtiar Hadapi Covid-19
Warga berdoa seusai salat Istisqa di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Rabu, 18 September 2019. (Foto: ANTARA FOTO / Hafidz Mubarak A)
Novy Lumanauw / WBP Kamis, 14 Mei 2020 | 09:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi (BPIP) Antonius Benny Susetyo mengatakan doa bersama yang digelar pada Kamis (14/5/2020) merupakan wujud ikhtiar menghadapi penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

Acara doa bersama yang diselenggarakan secara daring dihadiri Presiden Joko Widodo serta para pemuka agama di antaranya, KH M Quraish Shihab, pendeta Ronny Mandang, Ignatius Kardinal Suharyo, Ida Pedanda Nabe Gede Bang Buruan Manuaba, Sri Panyavaro Mahatera, dan Budi S. Tanuwibowo “Kita yakin doa, kemampuan ilmu pengetahuan, dan kekuatan akal budi diberi Tuhan Maha Pengasih kepada kita untuk menemukan cara terbaik mengatasi penyebaran Covid-19,” kata Benny di Jakarta, Kamis (14/5/2020).

Baca juga: Pesan Wapres soal Keutamaan Lailatulqadar dan Kemenangan Lawan Covid-19

Ia menjelaskan bahwa seluruh elemen masyarakat harus bersama-sama secara proaktif berusaha mengatasi masalah Covid-19. "Kita yakin semua kesulitan dapat diatasi apabila kita proaktif dan berusaha dengan ilmu pengetahuan. Pasti Tuhan akan menolong bangsa ini," jelas dia.

Selain itu, lanjut Benny, solidaritas kemanusiaan juga harus ditingkatkan demi menolong bangsa Indonesia. "Keyakinan akan kerahiman akan menolong bangsa memiliki semangat bersatu dan bergotong royong dalam satu bahasa yakni solidaritas kemanusian," tutur Benny.

Selanjutnya dikatakan, doa bersama adalah wujud usaha masyarakat yang proaktif serta yakin pengetahuan dan teknologi akan segera menemukan vaksin Covid-19. "Doa bersama wujud ikhtiar dan bangsa ini proaktif terus menerus untuk berdoa dan yakin dengan kemampuan ilmu pengetahuan serta teknologi kedokteran kita akan bisa mengatasi bersama," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com