Kapolda Sumut: Kapal Tanker Terbakar Akibat Kecelakaan Kerja

Kapolda Sumut: Kapal Tanker Terbakar Akibat Kecelakaan Kerja
Petugas Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut melakukan pendataan ante mortem pihak keluarga korban di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Medan, Sumatera Utara, Selasa (12/5/2020). Tim DVI Polda Sumut akan mengumpulkan data pihak keluarga yang digunakan sebagai data pada proses identifikasi jenazah korban kapal tanker MT JAG LEELA terbakar. (Foto: ANTARA FOTO / Septianda Perdana)
Arnold H Sianturi / LES Rabu, 13 Mei 2020 | 15:31 WIB

Medan, Beritasatu.com - Laboratorium forensik Polri masih melakukan penyelidikan atas terbakarnya kapal tanker MT Jag Leela milik PT Waruna Shipyard Indonesia di Belawan, Sumatera Utara (Sumut), yang melukai 22 orang dan menewaskan 7 orang pekerja, Senin (11/5/2020) kemarin.

"Tim sedang bekerja mengumpulkan barang bukti dari lokasi terbakarnya kapal tanker. Selain itu, petugas kita juga sudah mengambil keterangan sebanyak 12 orang dalam kapasitas sebagai saksi. Diduga, kecelakaan kerja," ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, Rabu (13/5/2020).

Kapolda mengatakan, tim Disaster Victim Identification (DVI) di RS Bhayangkara TK II Medan, juga sudah berhasil mengidentifikasi ketujuh korban yang meninggal dunia akibat kebakaran kapal tanker tersebut. Seluruh korban yang sebelumnya dibawa ke rumah sakit dalam kondisi tidak dikenali.

"Proses identifikasi terhadap seluruh korban sudah selesai. Proses penyerahan jenazah sudah dilakukan Selasa malam. Keluarga para korban sudah membawa jenazah untuk selanjutnya dilakukan pemakaman. Saya sebagai Kapolda Sumut menyampaikan duka cita mendalam untuk keluarga korban," katanya.

Adapun identitas korban tewas dalam kebakaran kapal tanker itu adalah, Imam Maulana (23) warga Jalan S Parman Medan, Nur Kasim Siregar (37) warga Kota Rantang, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang dan Bahtiar Asmawi Siregar (28) warga Kota Rantang, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang.

Kemudian, Iswondo (46) warga Jalan Prihatin Lingkungan 6 Medan, Buchari (34) warga Yoong Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Iwan Setiawan Hasibuan (32) warga Kampung Kolam, Lingkungan IX, Kelurahan Belawan Bahagia dan Sandi Nova (24) waega Lingkungan 16, Kelurahahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.



Sumber: BeritaSatu.com