Sultan HB X: Kalau Masih Banyak yang Tak Disiplin, DIY PSBB
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sultan HB X: Kalau Masih Banyak yang Tak Disiplin, DIY PSBB

Jumat, 15 Mei 2020 | 20:00 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / JAS

Yogyakarta, Beritasatu.com - Menyikapi mulai kendurnya kesadaran masyarakat dalam menjaga diri dari paparan virus corona atau Covid-19, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan, bisa saja DIY menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jika masih banyak warga yang sulit menerapkan disiplin dan tetap tinggal di rumah.

Menurut Sultan, jika larangan berkumpul dan ke luar rumah tanpa alasan yang jelas tetap dilakukan, dan dampak paparan Covid-19 dari tiga klaster di DIY meningkat signifikan, maka bukan tidak mungkin Pemda DIY menempuh jalan PSBB.

"Kita masih berupaya dengan campaign. Kami berharap masyarakat mau mendisiplinkan diri, PSBB atau tidak, kalau masyarakat patuh dan disiplin di rumah, selesai masalahnya. Tapi kesulitan kita itu untuk menahan diri untuk tidak keluar rumah kalau tidak penting. Itu sepertinya ngrekoso (susah). Kita bisanya mencoba berdialog dengan warga untuk mematuhi protokol kesehatan itu," ujar Sultan di Kompleks Kepatihan, Jumat (15/05/2020).

Sultan juga mengemukakan, jika dampak sebaran pasien positif dari klaster besar yakni Jamaah Tabligh Jakarta, Sidang Sinode Bogor, dan Indogrosir maka PSBB akan diterapkan di DIY.

"Kalau memang nanti kita anggap dengan klaster-klaster itu positifnya dominan, kita punya pertimbangan mungkin kita terapkan PSBB, untuk mentertibkan yang tidak disiplin. Sebelum itu kita lakukan, saya mohon kesadaran masyarakat," ucap Sultan.

Dikatakan Sultan, kebijakan agar pemerintah desa mendata warganya yang pulang dari perantauan, dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan penularan corona.

“Masyarakat bisa menempatkan diri sebagai pelaksana dan bertanggung jawab minimal atas dirinya sendiri dan bukan semata-mata menjadi korban kebijakan pemerintah, tidak sekadar menjadi objek Pemda tapi subjek dalam proses. Yang terjadi pada 2006 dan 2010, kita terima-kasih masyarakat saling membantu, itu karakter kita. Tapi jangan hanya saling membantu tapi punya kesadaran mendisiplinkan diri tidak keluar kalau tidak penting," tegas Sultan lagi.

Meski begitu, Sutan menyampaikan bahwa masyarakat jangan berspekulasi terkait PSBB di DIY. Sebab dalam penerapannya, PSBB pada hakikatnya juga sama dengan kedisiplinan dan pembatasan diri dari berkerumun.

Sultan juga menegaskan, jika semua disiplin, maka tidak perlu ada PSBB.

”Tinggal di rumah. Itu saja, nggak ada yang lain, untuk mengakhiri wabah ini," tegas Sultan.

Pemerintah juga terus mengawasi orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). Jika terjadi peningkatan atau eskalasi kasus positif baru di DIY, termasuk korban positif yang meninggal. Karena itu, ujar Sultan, kasus penularan pada klaster Indogrosir sangat disayangkan, sebab satu karyawan Indogrosir yang dinyatakan positif Covid-19, tidak memberikan informasi secara jujur kepada pihak medis.

"Harus tetap jujur karena jujur membawa konsekuensi bagi yang lain,” kata Sultan.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dewan Pengawas Rampung Bentuk Kode Etik KPK

Kode etik tersebut diatur dalam tiga Peraturan Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

NASIONAL | 15 Mei 2020

KPK Perpanjang Masa Penahanan Ketua DPRD Muara Enim

Penahanan keduanya diperpanjang untuk 40 hari ke depan terhitung sejak tanggal 17 Mei 2020 sampai dengan tanggal 25 Juni 2020.

NASIONAL | 15 Mei 2020

Hadapi Pandemi, Nadiem: Keselamatan Insan Pendidikan Nomor Satu

Mendikbud Nadiem Makarim kembali menegaskan penerapan kebijakan Belajar dari Rumah adalah untuk memastikan keselamatan guru, siswa maupun orang tua.

NASIONAL | 15 Mei 2020

PKS: Harus Ada Batas Waktu Tiongkok Tuntaskan Kasus ABK Indonesia

PKS mengapresiasi pemerintah karena telah melakukan pelaporan kasus ABK WNI ini ke Dewan HAM PBB sebagai bentuk protes keras. Namun, pelaporannya harus dikawal.

NASIONAL | 15 Mei 2020

Arus Penumpang di Bandara Fatmawati Bengkulu Masih Sepi

Arus penumpang pesawat udara di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, sampai saat ini masih sepi, sehingga tidak terjadi penumpang berdesakan.

NASIONAL | 15 Mei 2020

MUI Jateng Serukan Salat Idulfitri di Rumah

MUI Jateng mengeluarkan seruan kepada warga untuk melakukan Salat Idulfitri dan khotbah di rumah masing-masing, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 15 Mei 2020

Pengesahaan Putusan Perkara PKPU KCN Ditunda 60 hari

KCN akan meminta penyelesaian laporan kepada hakim pemutus agar mempercepat proses pembacaan pengesahan perdamaian.

NASIONAL | 15 Mei 2020

Ketua MPR: Usut dan Kejar Sindikat Surat Keterangan Bebas Covid-19 Palsu

Ketua MPR meminta Pemerintah segera bergerak sehubungan beredarnya surat keterangan sehat bebas virus Covid-19 palsu di medsos dan diperjualbelikan.

NASIONAL | 15 Mei 2020

Penerima Bansos PKH di DIY Dapat Tambahan Rp 400.000 Tiap Bulan

Bansos dari Pemda DI Yogyakarta berupa tambahan dana Rp 400.000 bagi para penerima bantuan PKH mulai didistribusikan pada Senin pekan depan.

NASIONAL | 15 Mei 2020

Lantik Pejabat, Menpora: Harap Jalankan Tugas dengan Komitmen

Menpora Zainudin Amali berharap para pejabat baru menjalankan tugasnya dengan komitmen dan bertanggung jawab untuk mengharumkan nama Kempora.

NASIONAL | 15 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS