Pengacara Sebut Pemeriksaan Said Didu Sebagai Saksi Sudah Cukup
INDEX

BISNIS-27 537.873 (30.05)   |   COMPOSITE 6307.13 (223.75)   |   DBX 1215.21 (4.76)   |   I-GRADE 185.638 (9.62)   |   IDX30 533.814 (34.96)   |   IDX80 142.76 (7.7)   |   IDXBUMN20 425.411 (28.19)   |   IDXESGL 147.067 (6.53)   |   IDXG30 144.927 (6.74)   |   IDXHIDIV20 469.552 (27.52)   |   IDXQ30 151.508 (7.38)   |   IDXSMC-COM 286.952 (4.19)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (10.51)   |   IDXV30 144.532 (5.41)   |   INFOBANK15 1076.36 (63.82)   |   Investor33 457.615 (27.27)   |   ISSI 184.91 (3.57)   |   JII 650.972 (18.12)   |   JII70 227.363 (5.64)   |   KOMPAS100 1270.4 (59.67)   |   LQ45 991.58 (59.46)   |   MBX 1739.82 (70.23)   |   MNC36 337.819 (19.25)   |   PEFINDO25 325.262 (1.45)   |   SMInfra18 322.474 (9.89)   |   SRI-KEHATI 391.563 (25.56)   |  

Pengacara Sebut Pemeriksaan Said Didu Sebagai Saksi Sudah Cukup

Minggu, 17 Mei 2020 | 14:31 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Pemeriksaan mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu (MSD) oleh Dit Siber Bareskrim Jumat (15/5/2020) lalu dianggap pengacaranya telah cukup. Said Didu telah dicecar dengan sekitar 50 pertanyaan dalam pemeriksaan maraton yang berlangsung hampir 12 jam dan berharap tak dijadikan tersangka.

“Sementara ini pemeriksaan untuk Pak MSD sebagai saksi cukup ya,” kata pengacara Said Didu, Helvis, saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (17/5/2020).

Menurut Helvis kliennya itu sangat kooperatif menjawab setiap pertanyan penyidik. Termasuk soal kalimat “ngotot”, “ibu kota jalan terus”, “sapta marga”, dan “uang, uang, dan uang”

“Semua sudah dijelaskan, clear menurut saya sesuai dengan apa yang ditanyakan penyidik,” sambungnya.

Misalnya soal “uang, uang, dan uang” yang dimaksudkan Said Didu adalah dalam rangka perekonomian dan investasi. Pernyataan Said Didu adalah analisis sebuah kebijakan pemerintah bukan ditujukan kepada Luhut Pandjaitan secara pribadi.

Seperti diberitakan dua kali sudah Said Didu sempat tak memenuhi panggilan polisi. Panggilan pertama pada Senin (1/5/2020) dengan alasan masih diberlakukan PSBB dan panggilan kedua Senin (11/5/2020) namun akhirnya dia bersedia diperiksa Jumat (15/5/2020) kemarin.

Said Didu menang belakangan disibukkan atas pernyataannya di kanal YouTube Muhammad Said Didu yang berjudul Luhut: Hanya Pikirkan Uang, Uang, dan Uang yang diupload pada 27 Maret.

Video berdurasi 22 menit 44 detik tersebut dianggap menusuk Luhut. Jubir Kemko Marves, Jodi Mahardi, meminta Said Didu meminta maaf dan jika dalam 2x24 jam tidak ada permintaan maaf pihaknya akan menempuh jalur hukum.

Said Didu ternyata hanya mengirimkan surat klarifikasi dan menyatakan itu merupakan bentuk kritik yang ditujukan pada Luhut selama mengatasi pademi Covid-19. Dia menilai Luhut lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan bidang investasi termasuk Ibukota Negara baru.

Buntutnya Said Didu pun dilaporkan ke polisi dengan sejumlah pasal. Mulai dari Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE, Pasal 14 ayat 1 dan 2 dan atau Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Menurut pengacara Luhut Arief Patramijaya, Luhut juga telah diperiksa polisi sebagai saksi korban. Kasus ini dilaporkan ke Bareskrim pada 8 April 2020.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Positif Covid-19 di Jambi Bertambah Lagi 10 Orang

Dengan demikian total pasien positif Covid-19 di Provinsi Jambi hingga Minggu (17/5/2020) menjadi 76 orang.

NASIONAL | 17 Mei 2020

Tegas Larang Mudik, 306 Kendaraan di Perbatasan Bengkulu Diminta Putar Balik

Kendaraan pemudik berasal dari Bengkulu dengan tujuan ke beberapa kota Sumatera dan Pulau Jawa dan sebaliknya.

NASIONAL | 17 Mei 2020

Ribuan Kendaraan Pemudik yang Hendak Masuk Jambi Diminta Putar Balik

Sebagian besar kendaraan pemudik yang hendak masuk di Jambi tersebut datang dari arah Provinsi Sumatera Utara dan Riau dengan tujuan Sumatera Selatan.

NASIONAL | 17 Mei 2020

Salah Satu Penyerang Pospol Paniai Ternyata Tetangga

Dalam serangan di pos polisi 99 Ndeotadi Kabupaten Paniai itu seorang polisi luka berat dan empat pucuk senjata api laras panjang dirampas.

NASIONAL | 17 Mei 2020

Sumut Belum Putuskan Terapkan PSBB

Pandemi Covid-19 ini akan cepat berakhir jika masyarakat kita menerapkan disiplin tingkat tinggi.

NASIONAL | 17 Mei 2020

Helm “Robocop” Polda Riau Jaring 20 ODP yang Keluyuran

Helm "robocop" Polda Riau ini dapat memindai semua individu di dalam kerumunan dengan keakurasian 100 persen

NASIONAL | 17 Mei 2020

45 Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Jalani Rapid Test Covid-19

Jika hasil rapid test anggota DPRD provinsi ini ada yang reaktif akan disikapi dengan pemeriksaan uji sampel swab di laboratorium.

NASIONAL | 17 Mei 2020

Mempertaruhkan Nyawa di Lautan Lebih Baik daripada Bertahan di Malaysia

Bagi para pekerja migran Indonesia di Malaysia, pulang kampung mempertaruhkan nyawa lebih baik daripada menganggur di Malaysia.

NASIONAL | 17 Mei 2020

Kementerian Perhubungan Pastikan Distribusi Logistik ke Indonesia Timur Normal

Kementerian Perhubungan (Kemhub) memastikan distribusi logistik ke Indonesia bagian timur, khususnya melalui tol laut, tetap berjalan normal di masa pandemi ini

NASIONAL | 17 Mei 2020

Jaga Ketahanan Pangan, Kemtan Percepat Gerakan Musim Tanam Kedua

Demi menjaga ketahanan pangan, Kementerian Pertanian juga melakukan percepatan gerakan musim tanam kedua secara serentak di seluruh Indonesia minggu ini.

NASIONAL | 17 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS