Wapres: Potensi Industri Produk Halal dan Keuangan Syariah Sangat Besar
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wapres: Potensi Industri Produk Halal dan Keuangan Syariah Sangat Besar

Minggu, 17 Mei 2020 | 20:24 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyatakan saat ini adalah momen yang tepat untuk mengembangkan potensi industri produk halal dan jasa keuangan syariah di Indonesia.

Menurut Wapres, sebagai anggota negara G20 dan berpenduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia berpotensi menjadi salah satu kekuatan ekonomi dan keuangan syariah terbesar di dunia. Bahkan Indonesia diprediksi akan masuk kelompok lima negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada 2045.

Untuk itu, pemerintah mendorong dikembangkannya potensi keuangan syariah serta industri produk halal di Indonesia.

“Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin memberikan kesempatan dan dukungan yang seluas-luasnya agar ekonomi dan keuangan syariah dapat berkembang dengan pesat," ungkap Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dalam program 'Satukan Shaf Indonesia: Prospek Ekonomi Syariah di Indonesia', Minggu (17/5/2020).

Merujuk data statistik, Wapres mengatakan, masyarakat Indonesia menjadi konsumen makanan dan minuman halal terbesar di dunia. Indonesia juga menempati urutan ke-5 dalam pengeluaran untuk pariwisata halal, urutan ke-3 dalam pengeluaran untuk busana muslim, serta urutan ke-6 dalam pengeluaran berkaitan dengan kesehatan dan farmasi halal.

“Target ke depannya kita harus dapat menjadi produsen untuk pasar domestik, dan sekaligus eksportir produk-produk halal untuk pasar halal dunia,” tegas Wapres.

Indonesia, lanjutnya, dapat memanfaatkan potensi pasar halal dunia dengan meningkatkan ekspor yang saat ini baru berkisar 3,8% dari total pasar halal dunia. Selain di bidang pangan, potensi lainnya di bidang modest fashion seperti hijab dan pakaian muslim lainnya.

Dijelaskannya, data dari The State of Global Islamic Economy Report 2018/2019, hingga USD 270 miliar dibelanjakan oleh warga dunia yang beragama Islam untuk modest fashion pada tahun 2017. Angka ini diperkirakan akan meningkat menjadi USD 361 miliar pada tahun 2023.

"Hal ini tentu merupakan peluang bagi Indonesia baik untuk pasar domestik maupun ekspor,” ujar Wapres.

Dalam pengembangan produk halal, Wapres berpesan, agar pelaku usaha dapat menyediakan produk halal berkualitas dan bermanfaat. Hal ini mengingat adanya kasus investasi bodong ataupun produk halal berkualitas rendah serta jasa pelayanan travel yang cenderung mengeksploitasi umat Islam, sehingga dapat memberikan dampak buruk bagi perkembangan industri halal di Indonesia.

"Hikmah dari adanya pandemi Covid-19 ini adalah umat Islam akan semakin peduli pada aspek kesehatan produk termasuk higienitas dan manfaatnya. Hal ini tentu akan berdampak baik pada pengembangan produk halal di masa yang akan datang," bebernya.

Menyangkut jasa keuangan syariah, Wapres menjelaskan pangsa pasar keuangan syariah di Indonesia baru mencapai 8,6%. Perbankan syariah baru mencapai 5,6%. Angka ini masih jauh dibandingkan dengan potensi yang ada.

”Saat ini kita memiliki momentum yang baik dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Oleh karena itu, kita tentu perlu terus mendorong agar keuangan syariah dapat terus berkembang dan mencapai potensinya,"kata Wapres.

Diapun mendorong agar aktivitas ekonomi dan produk keuangan syariah dapat menjadi gaya hidup semua orang. Sehingga ekonomi dan keuangan syariah bukan merupakan hal yang eksklusif, tapi menjadikannya inklusif dan bersifat universal.

"Sebagai negara yang menganut dual economy system, ekonomi syariah dan konvensional harus saling bersinergi dan tidak dibenturkan satu dengan yang lain," pungkasnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KAI Siapkan Protokol Antisipasi Skenario New Normal

KAI bersiap untuk menyambut skenario "The New Normal" di lingkungan KAI sebagai tindak lanjut arahan Menteri BUMN.

NASIONAL | 17 Mei 2020

RUU HIP Disebut Tak Cantumkan TAP MPRS XXV

"RUU HIP akan kehilangan rohnya apabila tidak mempertimbangkan sejarah pembentukan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara."

NASIONAL | 17 Mei 2020

KIPP: Siapkan Prakondisi Pilkada 9 Desember

"Kita perlu belajar dari Korea Selatan. Korsel berhasil laksanakan Pemilu di tengah pandemi karena adanya pra kondisi."

NASIONAL | 17 Mei 2020

Kemdag Pastikan Stok Gula Aman Jelang Idulfitri

Kementerian Perdagangan memastikan stok gula masih aman menjelang lebaran Idulfitri 2020.

NASIONAL | 17 Mei 2020

Besok, Puskesmas se-Kota Jayapura Akan Gelar Rapid Test Gratis

Target untuk rapid test adalah semua warga kota yang kerjanya banyak berhubungan dengan orang banyak dan juga yang pernah berhubungan dengan pasien Covid-19.

NASIONAL | 17 Mei 2020

Pemerintah dan DPR Didesak Hentikan Pembahasan RUU Pemasyarakatan

"Melihat ketentuan yang tertuang dalam RUU-Pas ini rasanya kejahatan korupsi hanya dipandang sebagai tindak kriminal biasa saja oleh DPR dan juga pemerintah."

NASIONAL | 17 Mei 2020

Legislator Kaltim Dorong Penguatan Program P3TGAI

Program itu merupakan padat karya masyarakat guna memberikan dampak perputaran ekonomi kepada masyarakat kecil.

NASIONAL | 17 Mei 2020

Kode Inisiatif: Ada 8 Syarat Pilkada 9 Desember Bisa Dilakukan

Delapan syarat itu harus dijawab DPR, pemerintah, dan KPU sebelum memutuskan pemungutan suara.

NASIONAL | 17 Mei 2020

MAKI Tantang Presiden dan DPR soal Kekebalan Hukum Perppu Covid-19

Kami ingin pejabat hati-hati, teliti dan tidak korupsi dalam menjalankan amanah dengan bentuk dibatalkannya kekebalan pejabat dalam Pasal 27 Perppu.

NASIONAL | 17 Mei 2020

KPK Dalami Munculnya Nama Achsanul Qosasi dan Adi Toegarisman

Ulum yang bersaksi untuk terdakwa Imam Nahrawi menyebut adanya aliran dana Rp 3 miliar ke Achsanul Qosasi dan sebesar Rp 7 miliar ke Adi Toegarisman.

NASIONAL | 17 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS