Covid-19 Masih Menyebar, CSIS Usulkan Pilkada Serentak Berbasis Daerah
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Covid-19 Masih Menyebar, CSIS Usulkan Pilkada Serentak Berbasis Daerah

Senin, 18 Mei 2020 | 16:30 WIB
Oleh : Robertus Wardi / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes mengemukakan jika wabah virus corona atau Covid-19 belum reda, perlu dipikirkan pilkada serentak untuk digelar per wilayah atau daerah. Pilkada bisa saja digelar tanggal 9 Desember 2020 tetapi basisnya adalah serentak untuk satu wilayah atau provinsi, bukan serentak secara nasional.

“Harus dipikirkan skenario alternatif dalam pelaksanaan pilkada. Misalnya penentuan keserentakan berdasarkan level atau situasi Covid-19 di daerah,” kata Arya dalam diskusi bertema "Buru-buru Melaksanakan Pilkada untuk (si) apa?" di Jakarta, Senin (18/5/2020).

Ia melihat pelaksanaan pilkada di 270 daerah secara serentak pada tanggal 9 Desember 2020, di saat pandemi Covid-19 akan sulit dilakukan. Yang bisa dilakukan adalah pilkada hanya digelar daerah-daerah yang sudah bebas Covid-19.

Misalnya beberapa provinsi yang sudah bebas Covid-19 bisa dilakukan bersamaan. Atau hanya dalam satu lingkup provinsi tetapi ada sejumlah kabupaten dan kota yang akan menggelar pilkada secara bersamaan.

“Untuk wilayah-wilayah yang masih merah, harus ditangguhkan, tunggu sampai dinyatakan hijau,” tegas Arya.

Dia juga mengusulkan perlu penambahan waktu pemungutan suara dari pukul 13.00 menjadi 15.00 jika tetap dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Hal itu agar tidak ada penumpukan pemilih. Kemudian memperpendek waktu kampanye, misalnya maksimal hanya dua bulan.

“Perlu juga memperbanyak jumlah pemilih per tempat pemungutan suara (TPS) menjadi 400 orang. Lalu mempermudah pencocokan dan penelitian (coklit) kepada para pemilih,” tutur Arya.

Meski demikian, dia melihat tidak ada kebutuhan mendesak untuk buru-buru melaksanakan pilkada. Pilkada bisa ditunda lagi karena telah tersedia aturan dan regulasi untuk menunda tahapan pelaksanaan melalui pemilihan lanjutan dan susulan.

“Saat ini, pilkada tidak menjadi isu utama publik. Ini dikhawatirkan akan mempengaruhi partisipasi pemilih dalam kampanye dan ketika hari pemungutan suara,” tegas Arya.

Dia menambahkan opsi paling cepat pilkada digelar adalah pada Maret 2021. Dengan harapan, saat itu, Covid-19 sudah hilang. Di sisi lain, partisipasi publik sudah tinggi karena sudah ada pemulihan atau recovery ekonomi.

"Skenario moderat, paling cepat baru bisa dilaksanakan Maret 2021," tutup Arya.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah: Pelonggaran PSBB Baru Sebatas Pembahasan

Sampai dua minggu ke depan belum akan ada kebijakan pengurangan pembatasan.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Pemprov Jateng Siapkan Karantina untuk PMI

Ganjar menegaskan, semua PMI yang pulang ke Jateng harus menjalani karantina minimal 14 hari.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Update Covid-19: Bertambah 496, Total Kasus Positif Menjadi 18.010

Terdapat penambahan 496 kasus baru positif Covid-19 di Indonesia selama 24 jam hingga hari ini. Total kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 18.010.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Bandara Kualanamu Mulai Ramai

Untuk hari ini, ada 18 penerbangan yang datang maupun berangkat melalui Bandara Kualanamu.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Gerindra Usulkan Bansos Sembako Covid-19 Diganti Uang Tunai Seluruhnya

Gerindra mengusulkan kepada pemerintah agar mengubah skema bansos kepada masyarakat terkait dampak pandemi virus "corona" (Covid-19) menjadi BST.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Belum Ada Penumpukan Penumpang di Bandara Fatmawati Bengkulu

maskapai Lion Air terbang ke Bengkulu, Minggu membawa penumpang dari Jakarta ke Bengkulu sebanyak 69 orang.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Pemprov Papua Beli 10 Ton Pangan Lokal untuk Warga Terdampak Covid-19

Sebagian besar pangan lokal dibeli dari pedagang di Kota dan Kabupaten Jayapura.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Panen Raya Inisiasi FKDB, Asstafsus Wapres dan Bhabinkamtibmas Sukses

Panen Raya yang diinisiasi FKDB, Kabarhakam Polridan Asstafsus Wapres di Cirebon, Indramayu, Karawang dan Subang berlangsung sukses.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Kelanjutan PSBB di Jabar Diserahkan ke Kepala Daerah Masing-masing

Hasil evaluasi ilmiah ini jadi dasar keputusan bapak dan ibu semua apakah akan melanjutkan PSBB di level kabupaten atau kota.

NASIONAL | 17 Mei 2020

Tekan Kenaikan Harga Gula, Bulog Jateng Gelar Operasi Pasar

Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah, Jumat (15/5/2020) melakukan operasi pasar untuk menekan gejolak harga gula pasir.

NASIONAL | 18 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS