Sambut Normal Baru Pariwisata, PT TWC Terapkan Stiker Panas Tubuh bagi Pengunjung
Logo BeritaSatu

Sambut Normal Baru Pariwisata, PT TWC Terapkan Stiker Panas Tubuh bagi Pengunjung

Senin, 18 Mei 2020 | 18:46 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / JEM

Yogyakarta, Beritasatu.com - Menuju “The New Normal” (normal baru) Pariwisata, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) yang akan membuka kembali operasional Taman Wisata Candi beserta fasilitasnya pada Juni mendatang, dengan menerapkan protokol Covid-19.

“Taman Wisata Candi saat ini berbagai persiapan telah dilakukan dengan memperbaiki dan meningkatkan standar kualitas pelayanan menuju pariwisata yang bersih, sehat, dan aman untuk menerima seluruh wisatawan yang berkunjung,” terang Direktur Utama PT TWC Edy Setijono di Candi Prambanan Yogyakarta, Senin (18/05/2020).

Edy menjelaskan, sesuai dengan arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang akan menerapkan program CHS (Cleanliness, Health, and Safety) di setiap destinasi pariwisata, New Normal Pariwisata yang dilakukan TWC meliputi ketentuan bahwa seluruh wisatawan yang masuk harus menggunakan masker, dilakukan pengecekan suhu tubuh, melakukan visitor management yang menerapkan physical distancing, menyediakan hand washing stations tiap 100 meter, signage dan information board protocol Covid -19, menempatkan customer service secara mobile.

“Jadi mohon maaf, jika ada pengunjung yang datang tanpa mengenakan masker, maka akan kami tolak,” ujar Edy.

Selain itu, pemeriksaan suhu tubuh akan diterapkan pertanda yakni stiker dengan tiga warna. Suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celcius, akan diberikan stiker warha hijau. Stiker kuning, untuk suhu tubuh 37,5 hingga 37,7 celcius, sedang yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat, diberikan striker warna merah.

“Ini bukan untuk menciptakan ketakutan, tetapi memberikan attention, dan akan ada customer service yang secara khusus memberikan edukasi kepada pengunjung berstiker kuning sedang bagi yang berstiker merah, diarahkan ke klinik kesehatan dan akan mendapatkan treatment. Kalau hadir sendiri, akan diarahkan untuk pulang, tetapi kalau bersama kelompok, maka wajib menunggu di klinik dan tidak diijinkan masuk ke destinasi,” papar Edy.

Sedang untuk mengurangi interaksi antara petugas dan wisatawan, PT TWC menerapkan pembayaran sebagian loket ticketing secara cashless di destinasi wisata kelolaannya. Selain itu sebagai upaya menjaga kenyamanan dan kebersihan lingkungan pedagang, juga diterapkan protokol Covid-19 di area pedagang, serta menyiapkan pelayanan kesehatan yang prima dengan tenaga dan ruang medis yang memadai.

Hal lain, Edy membenarkan bahwa selama tiga bulan tidak beroperasi, maka TWC tidak menerima pendapatan dari destinasi Candi.

“Tidak punya pendapatan. Bukan penurunan, dan memang yang terdampak bukan hanya kami, tetapi juga lingkungan sekitar yang mengandalkan pariwisata sebagai penopang ekonomi, karena itulah, kami berupaya agar bisa menjadi triger kebangkitan ekonomi,” ujarnya.

Dikatakan, dalam laporan pendatapan tahunan sebelumnya, TWC mampu mengantongi Rp 600 miliyar. “Namun sejak awal tahun, dengan pendapatan nol itu, TWC berupaya melakukan penghematan besar-besaran agar, nafasnya panjang dan tidak melakukan PHK kepada karyawan,”ujarnya.

Edy juga mengatakan, pada tahap awal pembukaan destinasi wisata candi tersebut, TWC akan menggelar tur bersama media serta agen perjalanan untuk memberikan informasi terkait perubahan yang telah dilakukan di dalam kawasan destinasi.

“Dengan telah diterapkannya 'The New Normal' Pariwisata diharapkan dapat membangun kepercayaan wisatawan, sehingga dunia pariwisata dan perekonomian di kawasan ini dapat bangkit kembali. meskipun kita yakin bahwa ini tidak akan cepat kembali normal seperti sediakala,” ucap Edy Setijono.

Sementara itu, selaku Korwil Satgas nasional BUMN, bersama-sama dengan BUMN wilayah Yogyakarta dan bekerja sama dengan Komisi VI DPR RI turut serta membantu pengentasan pandemi Covid-19, dengan memberikan bantuan alat kesehatan bagi tenaga medis di Daerah Istimewa Yogyakarta, PT TWC juga membantu warga dan para pelaku pariwisata di lingkungan kawasan yang terimbas kondisi pandemi ini dengan memberikan lebih dari 10.000 paket sembako di Prambanan Sleman, Prambanan Klaten dan Borobudur Magelang.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bamsoet Minta Pendataan Distribusi Bansos Diperbaiki

Pemerintah pusat dan Pemda sebaiknya bersinergi memberikan data yang akurat terkait masyarakat miskin penerima bansos.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Ubi Kayu Perkuat Ikatan Silaturahmi Ponpes Sabilulhuda dan Tokoh Katolik Yogyakarta

Kehidupan manusia, hubungan kemasyarakatan tanpa sekat harus segera dipulihkan dengan cara yang sederhana dan bukan dengan cara yang sulit.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Mulai Beroperasi, Bus AKAP Akan Ditempel Stiker Khusus

Bus AKAP yang diperbolehkan beroperasi saat PSBB akan dipasang stiker khusus yang dilengkapi QR code.

NASIONAL | 11 Mei 2020

Danone Indonesia Salurkan Bantuan Lewat Kementerian PPPA dan Kemkes

Danone Indonesia memberikan bantuan melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

NASIONAL | 18 Mei 2020

Prosesi Garebeg Sawal Keraton Yogya Ditiadakan

Selain prosesi arak-arakan Gunungan yang ditiadakan, prosesi Numplak Wajik yang sedianya digelar tiga hari sebelum pelaksanaan Garebeg Sawal, juga ditiadakan.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Hasil Uji Swab Terbaru, Mantan Kapolda Bengkulu Negatif Covid-19

Dalam uji "swab" terbaru, mantan Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Supratman, dinyatakan negatif Covid-19.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Eks Jampidsus Tepis Tudingan Ulum soal Dana Rp 7 M di Kasus KONI

"Itu tudinganan yang sangat keji terhadap saya, fitnah," kata Adi Toegarisman.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Covid-19 Masih Menyebar, CSIS Usulkan Pilkada Serentak Berbasis Daerah

Peneliti CSIS Arya Fernandes mengemukakan jika Covid-19 belum reda, pilkada serentak mungkin bisa digelar per wilayah atau daerah.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Pemerintah: Pelonggaran PSBB Baru Sebatas Pembahasan

Sampai dua minggu ke depan belum akan ada kebijakan pengurangan pembatasan.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Pemprov Jateng Siapkan Karantina untuk PMI

Ganjar menegaskan, semua PMI yang pulang ke Jateng harus menjalani karantina minimal 14 hari.

NASIONAL | 18 Mei 2020


TAG POPULER

# Sepeda Motor Masuk Tol


# Pemerasan Wali Kota


# KRI Nanggala


# Universitas Nusa Mandiri


# Larangan Mudik



TERKINI

Jerman Ingin Beli 30 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sputnik V

DUNIA | 5 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS